Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

4 Kali Gugurkan Lava, Status Gunung Merapi Waspada

- Apahabar.com Selasa, 27 November 2018 - 07:47 WIB

4 Kali Gugurkan Lava, Status Gunung Merapi Waspada

Merapi terlihat dari arah Boyolali. Foto: detik.com

apahabar.com, YOGYAKARTA – Gunung Merapi dikabarkan menggugurkan Lava sebanyak 4 kali pada 22 November 2018 malam.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menyebutkan jarak luncur terjauh mencapai 300 meter.

“Guguran lava terjadi akibat pertumbuhan kubah lava yang sudah mencapai batas permukaan kubah lava 2010, hampir di semua arah termasuk pada arah bukaan kawah.

Hal ini memungkinkan guguran material kubah langsung meluncur ke luar kawah seperti yang terjadi pada 22 November kemarin,” kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kasbani saat jumpa pers di kantor BPPTKG Yogyakarta, Senin (26/11).

Menurut Kasbani, Guguran lava berasal dari pertumbuhan kubah lava baru yang mulai muncul pada 22 Agustus 2018. Pertumbuhannya rata-rata 3.000-6.000 meter kubik per hari dengan volume kubah lava per tanggal 22 November 2018 mencapai 308 ribu meter kubik.

Baca Juga: Ibu Rumah Tangga Diamankan, Sabu Satu Bal Gagal Edar di Banjarmasin

“Kubah tumbuh sampai ke tepian sehingga ini memungkinkan terjadinya longsoran atau guguran kubah lava,” jelasnya.

Pertumbuhan kubah lava sejauh ini masih relatif kecil jika dibandingkan sebelum erupsi tahun 2010. Saat ini kondisi kubah lava juga masih simetris dan stabil dengan volume kawahnya yang mencapai sekitar 10 juta meter kubik.

Baca Juga: Pemerintah Bakal Gunakan Dolar Untuk Biaya Haji 2019

“Kecil, tapi memang berpotensi terjadi longsoran karena ujung penyebaran sampai tepian memungkinkan terjadi guguran kalau ada suplai magma,” jelasnya.

Baca Juga: Suka Minum Kafein Saat Hamil, Bisa Memicu Bayi Lahir Prematur

Meski telah mengalami guguran lava, status Gunung Merapi saat ini masih Waspada (level II). Masyarakat yang tinggal di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III diimbau terus mengikuti informasi pertumbuhan kubah dan guguran lava. Masyarakat diperbolehkan beraktivitas dengan radius lebih dari 3 km dari puncak Merapi.

Sumber: Detik.com
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kabar Adanya Tsunami Susulan Hoaks
apahabar.com

Nasional

Mobil Dinas Fortuner Dipakai Warga Sipil, Purnawirawan TNI Diperiksa Besok
apahabar.com

Nasional

Sidang Putusan Etik Plt Direktur Dumas KPK Aprizal Ditunda
apahabar.com

Nasional

Survey Alvara Research Jokowi – Ma’ruf Kalahkan Lagi Prabowo – Sandi
apahabar.com

Nasional

Tabrakan di Kebayoran Lama, Sopir Transjakarta Jadi Tersangka
apahabar.com

Nasional

Di Rakernas PDIP, Jokowi Bicara Transformasi Ekonomi
apahabar.com

Nasional

Personel Brimob Dikeroyok Anggota Ormas di Depok
apahabar.com

Nasional

Waspada! Hari Ini 8 Titik Api Terdeteksi di Kalsel, Cek Lokasinya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com