Wah, AS Mulai Tak Wajibkan Warganya Pakai Masker & Jaga Jarak Update Saham Spanyol, Indeks IBEX 35 Tergelincir 0,46 Persen Update Saham Inggris, Indeks FTSE 100 Tergerus 0,59 Persen Update Saham Jerman, Indeks DAX 30 Naik 49,46 poin Lebaran Pertama, Rumah hingga Jalan Provinsi di Satui Tanah Bumbu Terendam

Agar Pemilu Adem, Apkasi Gelar Selawatan di Berbagai Daerah

- Apahabar.com Minggu, 18 November 2018 - 20:37 WIB

Agar Pemilu Adem, Apkasi Gelar Selawatan di Berbagai Daerah

Selawatan APKSASI: Suasana selawatan yang digelar Apkasi di Kabupaten Konawe Selatan, Kendari, Sulawesi Tenggara, dipimpin Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf dihadiri Tuan Guru Bajang KH. Muhammad Zainul Majdi, MA dan Ketua Umum Apkasi H. Mardani H Maming.

apahabar.com, BANJARMASIN – Menjelang perhelatan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden (Pilpres ) 2019, suhu politik di Indonesia, kian memanas. Parpol, para caleg, termasuk tim sukses calon presiden dan wakil presiden, semakin gencar berkampanye.

Memanasnya suhu politik di tanah air ini, dinilai sebagai hal yang wajar. Karena Pemilu adalah sebuah kegiatan rutin yang dilaksanakan di Indonesia setiap lima tahun sekali.

Namun, jika suhu politik kian memanas dan mengarah pada perpecahan anak bangsa, ini yang dikhawatirkan Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia atau Apkasi.

Untuk meredam suhu politik sehingga Pileg maupun Pilpres dapat berjalan dengan damai, sejuk dalam koridor persatuan, Apkasi menggelar selawatan di berbagai daerah.

Ketua Umum Apkasi, H. Mardani H Maming mengungkapkan, organisasi yang dipimpinnya antara lain sudah menggelar selawatan di dua daerah.

 

H. Mardani H Maming – Ketua Umum Apkasi

“Pada hari Sabtu tanggal 17 November tadi, Apkasi menggelar selawatan di Kabupaten Konawe Selatan, Kendari, Sulawesi Tenggara. Dan sehari sebelumnya yaitu Jumat 16 November kami menggelar selawatan bersama masyarakat Lombok, Nusa Tenggara Barat,” kata H. Mardani H Maming ketika dihubungi apahabar.com.

Lebih jauh Mardani menjelaskan, selain sebagai upaya membuat “ adem “ suhu politik tanah air, kegiatan shalawatan yang digelar Apkasi tersebut juga dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional dan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.

Dalam shalawatan di lapangan Andoolo, Konawe Selatan, hadir pula Gubernur Sulawesi Tenggara, H. Ali Mazi serta Bupati Kanowe Selatan, H. Surunuddin Dangga.

Baca Juga: Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf : Sayangi Negeri Kita Indonesia

Ribuan warga Konawe tumpah ruah di lapangan Andoolo. Selain berselawat para jemaah juga dengan khidmat mendengarkan ceramah Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf dari Solo.

Sehari sebelumnya, ribuan warga Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang sebagian besar menjadi korban gempa, bersama-sama Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf juga melaksanakan shalawatan.

Hadir dalam shalawatan di Lombok, selain Ketua Umum Apkasi H. Mardani H Maming, juga Tuan Guru Banjang, KH. Muhammad Zainul Majdi, MA.

Ketua Umum Apkasi, H. Mardani H Maming berharap agar semua daerah di Indonesia lebih banyak mengandakan selawatan, agar negeri ini menjadi berkah.

“Selain itu, dengan selawatan semoga dapat mengurangi suhu politik tanah air menjelang Pemilu dan Pilpres 2019,” tambahnya.

Diungkapkan Mardani, Apkasi akan terus menggelar selawatan di berbagai daerah. Pada  26 November mendatang selawatan akan dilaksanakan di Banyuwangi, Jawa Timur.

Editor : Budi Ismanto

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Media Asing Soroti UU Cipta Kerja
apahabar.com

Nasional

Suhu Panas Masih Melanda Indonesia, BMKG: Perbanyak Minum Air Putih
apahabar.com

Nasional

Kapolda Semangati Polisi di Lokasi Longsor Penambangan
apahabar.com

Nasional

Hasil Rakorev Putuskan Munas JMSI Dilaksanakan Juni Mendatang
apahabar.com

Nasional

Pengembangan Bandara di “Bali” Baru, Presiden: Dikerjakan Bulan Ini
apahabar.com

Nasional

44 Persen Kabupaten/Kota Berisiko Rendah dan Aman Covid-19
apahabar.com

Nasional

Pemimpin Umum Harian Kompas Jakob Oetama Tutup Usia
apahabar.com

Nasional

Usai Diresmikan Jokowi, Rp 15 Triliun Segera Cair untuk Maloy
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com