Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

AJI Balikpapan Desak Polisi Usut Tuntas Pembunuhan Eks Jurnalis

and - Apahabar.com Rabu, 21 November 2018 - 09:07 WIB
and - Apahabar.com Rabu, 21 November 2018 - 09:07 WIB

AJI Balikpapan Desak Polisi Usut Tuntas Pembunuhan Eks Jurnalis

Pemakaman Abdullah Fithri Setiawan alias Dufi yang ditemukan tewas dalam drum. (Eva Safitri/detikcom)

apahabar.com, BANJARMASIN– Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Balikpapan meminta, kasus pembunuhan Dufi diusut tuntas oleh polisi.

Apakah ada indikasi ini berkaitan dengan profesi Dufi sebagai bekas pewarta? Ketua AJI Kota Balikpapan Devi Alamsyah meminta polisi serius mendalami hal itu.

“Ini pembunuhan sadis. AJI jelas mengutuk peristiwa tersebut dan mendorong aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas pelaku pembunuhan tersebut,” jelasnya kepada media ini, pagi tadi.

Berita terkait: Dufi Eks Wartawan yang Ditemukan Dalam Drum Dimakamkan

Dikutip dari, Tirto.id, kakak kandung Dufi, Fadhilah Zaidie atau yang akrab disapa Fadil, mengaku keluarga kerap mendengar berbagai spekulasi soal penyebab kematian pria 43 tahun itu.

Salah satu spekulasi yang muncul adalah kematian Dufi dikaitkan dengan pemberitaan mobil Esemka di Stasiun Televisi Muhammadiyah.

Dufi diketahui pamit dari rumah di Gading Serpong, Tangerang, pada Jumat (16/11) pagi. Sekitar pukul 09.00 WIB, Dufi mengabari istrinya, Bayu Yuniarti, sudah berada di Stasiun Rawa Buntu.

Berita terkait: MrX Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai TabukĀ 

Tapi setelah itu, Dufi, yang mengaku hendak ke TV Muhammadiyah di Menteng, Jakpus, tak lagi mengirim kabar. Pesan WhatsApp istrinya pada Jumat (16/11) sore tidak sampai.

Dua hari tanpa kabar, keluarga Dufi dikagetkan oleh penemuan mayat di dalam drum di Klapanunggal, Kabupaten Bogor, pada Minggu (18/11) sekitar pukul 06.00 WIB.

Menukil pernyataan dari TV Muhammadiyah, kata Devi, Dufi tidak pernah diketahui sedang menjalankan tugas liputan. “Kemungkinan tidak ada indikasi terkait pemberitaan,” jelasnya.

Meski belum diidentifikasi terkait profesi, menurutnya, tetap harus menjadi perhatian polisi. “Mengingat latar belakangnya pernah menjadi jurnalis,” jelasnya.

Devi mengatakan, segala bentuk tindakan represif terhadap profesi jurnalis, yang mengancam kemerdekaan pers, maupun kebebasan berpendapat sebagaimana diatur dalam UU No. 40/1999 tentang Pers mesti ditentang.

Diberitakan, Dufi ditemukan tewas di dalam drum di Klapanunggal, Kabupaten Bogor, pada Minggu (18/11) sekitar pukul 06.00 WIB. Personel Polsek Klapanunggal langsung membawa jasad korban ke RS Polri.

Keluarga datang ke RS Polri untuk memastikan bahwa korban yang mayatnya ditemukan dalam drum di Bogor benar-benar Dufi.”Tidak ada satu identitas yang melekat di tubuh kakak kami, hanya sepatu. Itu pun sebelah,” ujar adik Dufi, Ali Ramdoni.

Sedangkan dari hasil autopsi ditemukan luka senjata tajam di tubuh Dufi. “Ditemukan pada leher, punggung dan dada,” ujar Kepala Forensik RS Polri Kombes Edy Purnomo, Senin (19/11).

Reporter: Fariz Fadhillah

Editor: Zainal MN

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tak Percaya Survei, BPN Optimis Prabowo-Sandiaga Unggul
Hari Kedua PSBB, Jakarta Lengang

Nasional

Hari Kedua PSBB, Jakarta Lengang
apahabar.com

Nasional

China: Arsitek RS Virus Corona Kelahiran Indonesia
apahabar.com

Nasional

Suhu Panas Masih Melanda Indonesia, BMKG: Perbanyak Minum Air Putih
apahabar.com

Nasional

Korban Tsunami Bertambah 20 Meninggal dan 165 Luka-Luka
apahabar.com

Nasional

Sebagai Penyangga Pangan Nasional, Food Estate Penting Didukung
Rusia dan China Bekerja Sama Kembangkan Vaksin Antivirus Corona

Nasional

Rusia dan China Bekerja Sama Kembangkan Vaksin Antivirus Corona
apahabar.com

Nasional

Kopilot Diduga Bunuh Diri Usai Dipecat, Ini Kata Wings Air
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com