Ribuan Lahan Padi di Kalsel Terancam Kerdil dan Menguning, Dinas TPH: Jangan Panik Pukuli Korban Gegara Halangi Jalan, Supir Travel di Tanbu Ditangkap Aksi Skimming di Balikpapan: Klik Link WA, Saldo Belasan Juta Lenyap Serahkan Belasan Tuntutan, SP KEP Kawal DPRD Tabalong Sampai ke Jakarta Balita Mandi Air Comberan, PDAM Bandarmasih Dipanggil Dewan

AJI Balikpapan Desak Polisi Usut Tuntas Pembunuhan Eks Jurnalis

and - Apahabar.com     Rabu, 21 November 2018 - 09:07 WITA
and - Apahabar.com     Rabu, 21 November 2018 - 09:07 WITA

AJI Balikpapan Desak Polisi Usut Tuntas Pembunuhan Eks Jurnalis

Pemakaman Abdullah Fithri Setiawan alias Dufi yang ditemukan tewas dalam drum. (Eva Safitri/detikcom)

apahabar.com, BANJARMASIN– Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Balikpapan meminta, kasus pembunuhan Dufi diusut tuntas oleh polisi.

Apakah ada indikasi ini berkaitan dengan profesi Dufi sebagai bekas pewarta? Ketua AJI Kota Balikpapan Devi Alamsyah meminta polisi serius mendalami hal itu.

“Ini pembunuhan sadis. AJI jelas mengutuk peristiwa tersebut dan mendorong aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas pelaku pembunuhan tersebut,” jelasnya kepada media ini, pagi tadi.

Berita terkait: Dufi Eks Wartawan yang Ditemukan Dalam Drum Dimakamkan

Dikutip dari, Tirto.id, kakak kandung Dufi, Fadhilah Zaidie atau yang akrab disapa Fadil, mengaku keluarga kerap mendengar berbagai spekulasi soal penyebab kematian pria 43 tahun itu.

Salah satu spekulasi yang muncul adalah kematian Dufi dikaitkan dengan pemberitaan mobil Esemka di Stasiun Televisi Muhammadiyah.

Dufi diketahui pamit dari rumah di Gading Serpong, Tangerang, pada Jumat (16/11) pagi. Sekitar pukul 09.00 WIB, Dufi mengabari istrinya, Bayu Yuniarti, sudah berada di Stasiun Rawa Buntu.

Berita terkait: MrX Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Tabuk 

Tapi setelah itu, Dufi, yang mengaku hendak ke TV Muhammadiyah di Menteng, Jakpus, tak lagi mengirim kabar. Pesan WhatsApp istrinya pada Jumat (16/11) sore tidak sampai.

Dua hari tanpa kabar, keluarga Dufi dikagetkan oleh penemuan mayat di dalam drum di Klapanunggal, Kabupaten Bogor, pada Minggu (18/11) sekitar pukul 06.00 WIB.

Menukil pernyataan dari TV Muhammadiyah, kata Devi, Dufi tidak pernah diketahui sedang menjalankan tugas liputan. “Kemungkinan tidak ada indikasi terkait pemberitaan,” jelasnya.

Meski belum diidentifikasi terkait profesi, menurutnya, tetap harus menjadi perhatian polisi. “Mengingat latar belakangnya pernah menjadi jurnalis,” jelasnya.

Devi mengatakan, segala bentuk tindakan represif terhadap profesi jurnalis, yang mengancam kemerdekaan pers, maupun kebebasan berpendapat sebagaimana diatur dalam UU No. 40/1999 tentang Pers mesti ditentang.

Diberitakan, Dufi ditemukan tewas di dalam drum di Klapanunggal, Kabupaten Bogor, pada Minggu (18/11) sekitar pukul 06.00 WIB. Personel Polsek Klapanunggal langsung membawa jasad korban ke RS Polri.

Keluarga datang ke RS Polri untuk memastikan bahwa korban yang mayatnya ditemukan dalam drum di Bogor benar-benar Dufi.”Tidak ada satu identitas yang melekat di tubuh kakak kami, hanya sepatu. Itu pun sebelah,” ujar adik Dufi, Ali Ramdoni.

Sedangkan dari hasil autopsi ditemukan luka senjata tajam di tubuh Dufi. “Ditemukan pada leher, punggung dan dada,” ujar Kepala Forensik RS Polri Kombes Edy Purnomo, Senin (19/11).

Reporter: Fariz Fadhillah

Editor: Zainal MN

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hari Pramuka

Nasional

Sejarah Hari Pramuka 14 Agustus di Indonesia
apahabar.com

Nasional

Ups, 30 Tahun Spesialis Jagal Hewan Kurban Mendadak Parang Tumpul
apahabar.com

Nasional

Gadis Indonesia Ini Laku Rp 19,7 Miliar, “Dijual” Lewat Situs Lelang Cinderella Escort
apahabar.com

Nasional

RSD Wisma Atlet Catat 2.399 Pasien Sembuh
Harga Tes PCR

Nasional

Kemenkes Klaim Harga Tes PCR Covid-19 RI Termurah Kedua se-ASEAN
apahabar.com

Nasional

Brigjen Krishna Murti Dipersilakan Jika Ingin Jadi Ketua PSSI
apahabar.com

Nasional

Positif Corona, Wali Kota Bogor Isolasi Diri
apahabar.com

Nasional

Prabowo Ajak Pendukungnya Berjuang di Jalur Legislatif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com