2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian WHO Tetapkan Madinah Sebagai Kota Tersehat di Dunia, Simak Alasannya Hasil Liga Italia, Taklukkan Crotone 2-1, Fiorentina Kembali ke Jalur Kemenangan

Antara Senang dan Cemas, Nilai SKD 225 ke Atas Bisa Ikut SKB CPNS 2018

- Apahabar.com Kamis, 22 November 2018 - 11:01 WIB

Antara Senang dan Cemas, Nilai SKD 225 ke Atas Bisa Ikut SKB CPNS 2018

Peserta tes SKD CPNS 2018.(foto/tribun)

apahabar.com, BANJARMASIN – Harapan sejumlah peserta Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) CPNS tahun ini untuk lolos jadi aparatur negara kembali terbuka. Pasalnya, terbitnya Permenpan Nomor 61 Tahun 2018, nilai SKD 255 ke atas bisa ikut Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Tanggapan dari beberapa peserta tes yang nilainya di atas itu cukup beragam. Antara senang dan cemas. Senang karena nilai SKD melampaui batas yang baru ditentukan tersebut. Cemas lantaran formasi yang dibutuhkan cuma satu, sementara yang daftar banyak.

Misalnya Melati, begitu dapat kabar itu langsung membagikan ke teman-temannya. Ia terselihat semringah, lantaran nilai SKD nya di atas itu, 288.

“Paling tidak ada harapan lah dulu,” ujarnya yang mengikuti seleksi formasi Bimbingan Konseling di Kemenag Kalsel ini.

Sama halnya dengan Kartika. Bedanya, formasi di kehumasan Kemenag yang di daftar hanya satu orang saja dicari. Sehingga masih was-wasnya takut nilainya ada lebih tinggi darinya.

“Mudah-mudahan saja tidak ada yang lolos passing grade. Karena jika ada yang lolos otomatis tidak berlaku Permenpan itu,” ujarnya.

Di sisi lain, Adistya pelamar CPNS di Kabupaten Batola demikian. Dengan hanya satu formasi yang dibutuhkan, ia masih was-was.

“Soalnya belum pasti. Tergantung nilai peserta lain. Tapi jika sudah rezekinya masuk pasti tidak ke orang lain,” timpalnya pasrah.

Dalam aturan baru CPNS 2018 ini, pemerintah memutuskan menggunakan sistem rangking.

Kepastian sistem rangking disampaikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin usai mengikuti Rapat Terbatas, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (21/11) siang.

“Kita tidak berorientasi kepada passing grade, tetapi berorientasi pada ranking. Jadi kalau kita passing grade kita jatuhkan, itu sumber daya manusia aparatur nanti kembali mundur. Kita ingin maju,” tegas Syafruddin di lansir Tribun.

Permenpan Nomor 61 tahun 2018 ini sudah beredar luas di jejaringan media sosial.

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sumbang 0,5 Persen, Kanwil DJP Kalselteng Tak Unggulkan Penerimaan Pajak Sektor UMKM
TPS di Banjarbaru

Kalsel

Dihantam Angin Kencang, TPS di Banjarbaru Porak Poranda
apahabar.com

Kalsel

Habib Rizieq Shihab Ditahan, Lembaga Mahasiswa di Banjarmasin Pasang Badan
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Pelajar SMA Se-Banjarmasin Dapat Pencerahan Keimigrasian
SMKN 2

Kalsel

SMKN 2 Simpang Empat Tanbu Rapid Test Antigen Siswa Program ADEM Repatriasi
apahabar.com

Kalsel

Akhirnya, Banjarmasin Resmi Tinggalkan Zona Merah Covid-19!
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Tanbu, Positif Bertambah
apahabar.com

Kalsel

PPDB Online Banjarmasin, SMA Alma Zaya Jadi yang Pertama di Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com