Nekat, Preman di Pekapuran Todongkan Pisau ke Polisi Lagi, Polisi Kotabaru Endus Dugaan Korupsi Dana Desa Kemenpora Cetak 5 Ribu Pengusaha Muda, Hipmi Siap Berkolaborasi Resmi, Pekapuran Raya-Pemurus Dalam Zona Hitam Covid-19! H2 Juli, Kalsel Tambah Ratusan Kasus Baru Covid-19




Home Kalsel

Rabu, 28 November 2018 - 20:41 WIB

Awal Desember, Banjarmasin Peringati Hari Disabilitas Internasional

Redaksi - Apahabar.com

Foto - Net

Foto - Net

apahabar.com, BANJARMASIN – Sebagai langkah kecil mewujudkan Banjarmasin sebagai kota inklusi, pemerintah kota dan komunitas penyandang disabilitas merayakan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Banjarmasin Tahun 2018. Peringatan ini akan dilaksanakan pada 1-2 Desember 2018 mendatang.

Ajang kerja sama antara pemkot dan Sentra Advokasi Perempuan Difabel dan Anak (Sapda) Jojga ini diyakini lebih meriah dari tahun sebelumnya.

“Peringatan kali ini sangat berbeda. Pemkot mendorong komunitas penyandang disabilitas untuk terlibat aktif sebagai penyelenggara,” ujar Ketua Pelaksana HDI, Slamet Triadi dalam rilis yang masuk ke redaksi apahabar.com, Rabu (28/11/2018) malam Wita.

Baca juga :  Pasien Sembuh Bertambah, Kasus Covid-19 Batola Mulai Melandai

Selain dihadiri penyandang disabilitas, acara ini juga dihadiri para murid sekolah inklusi, perusahaan-perusahaan, perwakilan pemerintah pusat, serta para duta besar yang mendukung gerakan kota inklusi. Tak tanggung-tanggung, peserta ditarget 1000 orang lebih.

Kegiatan ini diisi lomba menggambar dan mewarnai, melukis di atas tanggui, pembacaan puisi, fotografi dan tari.

Selain itu, juga bakal diramaikan dengan digelarnya deklarasi duta anak inklusi, seminar dan lokakarya, serta talkshow. Seluruh rentetan kegiatan ini mengambil tajuk “Kayuh Baimbai: Kami Bisa, Kita Sama.”

Baca juga :  Dapat Penghargaan di Hari Bhayangkara, Nurdin Terus Bergerak Bantu Warga di Tala

Slamet menuturkan, sudah seharusnya, peringatan ini diadakan oleh penyandang disabilitas secara mandiri. “Ini adalah momen untuk menunjukkan kepada dunia bahwa kami ada,” ujar pria yang aktif menjabat sebagai Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Banjarmasin ini di Balai Kota, Selasa (20/11/2018).

Ia menegaskan ada tiga hal utama yang hendak disampaikan kepada publik. Pertama, pengarusutamaan disabilitas. Kedua, mempromosikan inklusifitas bahwa setiap orang berhak untuk tidak didiskriminasi sebagai warga negara. Terakhir, mendorong keterlibatan penyandang disabilitas dalam berkarya dan berkreasi.

Share :

Baca Juga

Kalsel

VIDEO: Nyawa Menantu Melayang di Tangan Mertua
apahabar.com

Kalsel

Ini Kata Polisi Terkait Mayat Gantung Diri di HKSN Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Bukan Gertak Sambal, Habib Banua Resmi Polisikan Adhariani !
apahabar.com

Kalsel

Raih Adipura, Banjarmasin Masih Dikepung Sampah
apahabar.com

Kalsel

Tak Punya E-KTP, Pelamar CPNS Bisa Gunakan Suket?
apahabar.com

Kalsel

Satu Lagi Korban Longsor Tambang Emas di Kotabaru Ditemukan
apahabar.com

Kalsel

Rawan Banjir, Dua Sungai Besar Jadi Perhatian BPBD Banjar
apahabar.com

Kalsel

Para Pakar Banua Kritisi Kebijakan PSBB
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com