Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Awal Desember, Banjarmasin Peringati Hari Disabilitas Internasional

- Apahabar.com Rabu, 28 November 2018 - 20:41 WIB

Awal Desember, Banjarmasin Peringati Hari Disabilitas Internasional

Foto - Net

apahabar.com, BANJARMASIN – Sebagai langkah kecil mewujudkan Banjarmasin sebagai kota inklusi, pemerintah kota dan komunitas penyandang disabilitas merayakan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Banjarmasin Tahun 2018. Peringatan ini akan dilaksanakan pada 1-2 Desember 2018 mendatang.

Ajang kerja sama antara pemkot dan Sentra Advokasi Perempuan Difabel dan Anak (Sapda) Jojga ini diyakini lebih meriah dari tahun sebelumnya.

“Peringatan kali ini sangat berbeda. Pemkot mendorong komunitas penyandang disabilitas untuk terlibat aktif sebagai penyelenggara,” ujar Ketua Pelaksana HDI, Slamet Triadi dalam rilis yang masuk ke redaksi apahabar.com, Rabu (28/11/2018) malam Wita.

Selain dihadiri penyandang disabilitas, acara ini juga dihadiri para murid sekolah inklusi, perusahaan-perusahaan, perwakilan pemerintah pusat, serta para duta besar yang mendukung gerakan kota inklusi. Tak tanggung-tanggung, peserta ditarget 1000 orang lebih.

Kegiatan ini diisi lomba menggambar dan mewarnai, melukis di atas tanggui, pembacaan puisi, fotografi dan tari.

Selain itu, juga bakal diramaikan dengan digelarnya deklarasi duta anak inklusi, seminar dan lokakarya, serta talkshow. Seluruh rentetan kegiatan ini mengambil tajuk “Kayuh Baimbai: Kami Bisa, Kita Sama.”

Slamet menuturkan, sudah seharusnya, peringatan ini diadakan oleh penyandang disabilitas secara mandiri. “Ini adalah momen untuk menunjukkan kepada dunia bahwa kami ada,” ujar pria yang aktif menjabat sebagai Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Banjarmasin ini di Balai Kota, Selasa (20/11/2018).

Ia menegaskan ada tiga hal utama yang hendak disampaikan kepada publik. Pertama, pengarusutamaan disabilitas. Kedua, mempromosikan inklusifitas bahwa setiap orang berhak untuk tidak didiskriminasi sebagai warga negara. Terakhir, mendorong keterlibatan penyandang disabilitas dalam berkarya dan berkreasi.

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Siang Ini Kalsel Diwarnai Hujan Lokal
apahabar.com

Kalsel

H Alpiya Rakhman Kunjungi Warga Terdampak Banjir di Desa Sejahtera Mulia Tanbu
apahabar.com

Kalsel

Debat Pertama: SHM-MAR Beber Segudang Strategi Majukan Pertanian Tanah Bumbu
apahabar.com

Kalsel

Sudah 76.500 Pemudik Keluar Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Rumah Warga Dekat Syamsudin Noor Terkepung Kebakaran Lahan
Covid-19

Kalsel

Kabar Baik, Pasien Sembuh Covid-19 di Tanbu Tambah 32 Orang
Gubernur

Kalsel

Pelantikan Pj Wali Kota Banjarmasin Tinggal Tunggu Jadwal Kemendagri
apahabar.com

Kalsel

Performa DJ Yasmin ‘Hipnotis’ Ratusan Muda-mudi Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com