Perbaikan Pipa Bocor di Jalan Ahmad Yani Banjarmasin Rampung, Lapor Jika Air Keruh Lagi! Rumah Ambruk di Banjarmasin, Simak Pengakuan Pemilik Catat, Jadwal Pelantikan ASN Asal Tanbu Jadi Sekdakot Banjarmasin Menakar Langkah Pertamina-Pemprov Basmi Pelangsir BBM Kalsel Tertangkap! Pelaku Penggelapan Minyak Sawit di Banjarbaru, CPO Diganti Air Sungai

Babam ”Marni” Pukau Penonton South Borneo Art Festival

and - Apahabar.com     Rabu, 21 November 2018 - 15:26 WITA
and - Apahabar.com     Rabu, 21 November 2018 - 15:26 WITA

Babam ”Marni” Pukau Penonton South Borneo Art Festival

Babam yang memperankan tokoh Marni tampil memukau di South Borneo Art Festival. (apahabar.com)

apahabar.com, BANJARMASIN – Sebuah pertunjukan drama tentang nasib tragis seorang waria penderita AIDS, memukau ratusan penonton yang memenuhi teater arena dalam pagelaran South Borneo Art Festival, di Desa Kiram, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

“Marni” tokoh waria yang diperankan Babam, mampu menyedot perhatian para penonton termasuk Gubernur Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor, yang ikut menyaksikan pertunjukan tersebut, Senin ( 19/11/2018) malam lalu.

Babam, dalam pertunjukan drama berdurasi 30 menit tersebut, dapat memerankan tokoh “Marni” dengan sangat pas. Dengan mengenakan busana wanita seksi, bermotif macan, dan highhell, Babam tampil “kemayu”, menggoda, terlihat tegar namun rapuh.

Kumis dan jambang yang dibiarkan pada wajahnya ditambah dengan dialog-dialog yang blak-blakan, tak jarang membuat para penonton tertawa. Namun manakala adegan tokoh “Marni” sang waria harus menderita karena AIDS di rumah sakit, para penonton pun hanyut pada kesedihan yang dibangun dalam plot cerita.

Drama dengan judul “Marni” tersebut menurut Babam, merupakan kisah nyata tentang seorang waria yang disia-siakan keluarganya dan harus meninggal dunia di rumah sakit akibat AIDS. “Naskah nya dibuat sejak tahun 2016 lalu,” ungkap Babam sebagai penulis, sutradara sekaligus pemeran utama dalam pertunjukan teater tersebut.

Babam sendiri mengaku, sudah mempersiapkan teaternya yaitu Teater Kolektif Sudah Peka Sakit Lagi sejak di Jogjakarta, untuk tampil maksimal di South Borneo Art Festival.

“Properti sebagian dibawa dari Jogja, di antaranya kostum dan beberapa aksesoris, sedangkan aksesoris dan perlengkapan lainnya dibeli di pasar,” tambah Babam.

Yang pasti, lanjut Babam, ia dan teaternya sangat senang tampil di Kalimantan Selatan dan mampu menghibur penonton di South Borneo Art Festival.

Editor : Budi Ismanto

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Atta Halilintar

Tak Berkategori

Jelang Pernikahan, Atta Halilintar Kenalkan Aurel ke Keluarga Besar
apahabar.com

Tak Berkategori

Jelang MotoGP Catalunya 2020 Akhir Pekan, Adik Marc Marquez Makin Pede, Live Trans7
apahabar.com

Tak Berkategori

Riam Bajandik, Menikmati Sensasi Sejuknya Air Sungai Wake
Euro 2020

Sport

Jadwal Semifinal Euro 2020 Rabu Dini Hari: Timnas Italia Vs Spanyol

Tak Berkategori

Hadiri Peningkatan Kapasitas Pelatih dan Kader PKK, Ketua TP PKK Banjarbaru Sampaikan Ini

Tak Berkategori

Pengabdian Masyarakat, BEM Polihasnur Terjun ke Kuala Lupak Batola
apahabar.com

Tak Berkategori

Program Berobat Gratis SHM-MAR Disambut Antusias Warga Simpang Empat
Hosting Murah

Tak Berkategori

Halaman yang Wajib Ada Pada Website
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com