Yang Perlu Diperhatikan Setelah Banjir Hantakan Renggut Nyawa Balita Banjir Hantakan HST Rengut Nyawa Balita, Lebih Lima Desa Terendam Pantas GR86 Jadi Primadona di GIIAS 2022, Berapa Harganya? Akhirnya, Truk Pertamina yang Terbalik di Martapura Berhasil Dievakuasi Maksimalkan Potensi EBT, CPI: Pengembangan EBT Jangan Asal-asalan!
agustus

Belajar Ketelitian pada Secangkir Kopi Guru Seman Mulya

and - Apahabar.com     Jumat, 23 November 2018 - 08:14 WITA
and - Apahabar.com     Jumat, 23 November 2018 - 08:14 WITA

Belajar Ketelitian pada Secangkir Kopi Guru Seman Mulya

Ilustrasi secangkir kopi. Foto : lobimesen

apahabar.com, BANJARMASIN – Bagi sebagian orang kopi bisa membuat orang melek berpanjang malam. Itulah sebabnya, kopi menjadi teman akrab para santri yang mutholaah malam atau memang majelis yang dihadiri memang kelasnya tengah malam. Mungkin maksudnya, agar lebih teliti.

Di antara yang menggelar majelis tengah malam adalah Tuan Guru Seman Mulya, paman sekaligus guru dari Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Sekumpul, Kalimantan Selatan. Tentu saja untuk majelis yang satu ini memang terkhusus bagi santri-santri yang sudah dites dan ketelitian terlebih dahulu.

Satu ketika ada yang datang ke tempat beliau dan mengutarakan diri untuk belajar. Namun oleh Guru Seman, orang tersebut diminta mengamalkan wiridan, hingga bermimpi dengan Rasulullah SAW. Setelah bermimpi, mimpinya itu kembali dicek oleh Guru Seman. Mana mimpi yang betulan dan mimpi yang hanya khayalan. Beliau punya kriteria tersendiri.

Jika si calon santri sudah dapat mimpi bertemu Rasulullah SAW yang betulan, maka orang itu pun dipersilakan mengikuti majelisnya. Namun, rintangan tidak hanya sampai di situ. Sebab, majelis Guru Seman yang digelar tengah malam menuntut hadir tepat waktu. Lebih dulu datang akan disuruh pulang.

“Kasungsungan, unda handak guring (Terlalu cepat, aku mau tidur),” ucap Guru Seman pada santrinya yang “kepagian” datang.

Jika terlambat sedikit saja, pintu akan ditutup seketika.

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tak Berkategori

Jembatan Sungai Salim Normal, Buka Tutup Jalan Nasional di Gampa Asahi Batola Dihentikan
Covid-19 Melonjak Lagi, Jennifer Bachdim Batal Pulang Kampung

Tak Berkategori

Covid-19 Melonjak Lagi, Jennifer Bachdim Batal Pulang Kampung
apahabar.com

Tak Berkategori

Masih Menanti Investor, Kereta Api Tabalong-Banjarmasin Dijamin Tak Terabas Hutan
apahabar.com

Tak Berkategori

83 Ribu IKM Kalsel Didorong Ikut Program #BanggaBuatanIndonesia
apahabar.com

Tak Berkategori

Kaji Pemakaian Bahasa Indonesia yang Baik, Balai Bahasa Libatkan Wartawan
apahabar.com

Tak Berkategori

Simak 8 Tips saat Pakai Masker Kain
apahabar.com

Tak Berkategori

Polri Petakan Jaringan ISIS di Indonesia
apahabar.com

Tak Berkategori

Begini Cerita Pria yang Lolos Penembakan di New Zealand ‘Berkat Alquran’
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com