Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Berkas Lengkap, Bekas Dua Kadishub Banjarbaru Segera Diadili

- Apahabar.com     Kamis, 22 November 2018 - 16:35 WITA

Berkas Lengkap, Bekas Dua Kadishub Banjarbaru Segera Diadili

Pasar Ulin Raya

apahabar.com BANJARBARU– Tim dari Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri Banjarbaru mulai melangkah. Berkas kasus dugaan korupsi dua mantan Kadishub Banjarbaru AA dan AJ ini dinyatakan rampung atau P21.Tipidsus Kejari Banjarbaru pun telah mengirimkan berkas ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banjarmasin.Sekedar diketahui sebelumnya, keduanya terindikasi mengentit dana retribusi parkir Pasar Ulin Raya.

“Berkas sudah kami nyatakan lengkap, dan sudah kami kirimkan ke Pengadillan Tipikor, Senin (19/11) lalu,” ungkap Kasi Tipisdus Kejari Banjarbaru Mahardika PW Rosadi kepada apahabar.com Kamis (22/11) kemarin.

Mengapa hal ini tak diungkapkan olehnya saat konferensi pers? Ia mengaku, sengaja. Karena berkas sedang dalam proses pelengkapan.

Terkait jadwal sidang, pihaknya sampai saat ini masih menunggu surat pemberitahuan penetapan persidangan dari Pengadilan Tipikor Banjarmasin.

“Kami belum mengetahui jadwal sidang, masih menunggu penetapan hari sidang dari Tipikor. Biasanya setelah berkas lengkap dikirimkan, tujuh hari setelahnya baru dapat jadwal sidang dari Tipikor,” jelasnya.

Saat ditanya soal berapa Jaksa Penuntut Umum yang disiapkan terkait pihaknya dalam persidangan nanti. Dirinya enggan berkomentar, menurutnya hal itu manjadi hal internal pihaknya.

Sebelumnya Tipisdus Kejari Banjarbaru menahan dua Mantan Kadishub Banjarbaru AA dan AJ. Usai pemeriksaan resmi tahap dua (P21), pelimpahan berkas dari penyidik ke JPU. Terkait dugaan korupsi retribusi Pasar Ulin Raya. Dengan nilai kerugian sebesar Rp 1,061 Miliar.

Keduanya disangkakan pasal Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 3 UU Tindak Pidana Korupsi. Pihak Kejaksaan juga telah mengantongi 400 dokumen emas, terkait kasus ini.

Penulis : Zepi Al Ayubi
Reporter: Zepy al Ayubi
Editor: Fariz

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Distribusi Logistik Pemilu, Tinggal Menunggu Suara Suara Pengganti
apahabar.com

Kalsel

‘Mappanre Kampoeng’, Cara Masyarakat Pulau Burung Melestarikan Budaya Leluhur
Birin

Kalsel

Absen di Mata Najwa, Ke Mana Paman Birin?
apahabar.com

Kalsel

Bebas Hujan, Kalsel Cerah Sepanjang Hari Ini
PWNU

Kalsel

Hasil Kerjasama PWNU-Polda Kalsel, 400 Warga Terima Vaksinasi
Tahun Baru

Kalsel

Jelang Pergantian Tahun, Dua Pintu Masuk Banjarmasin Diawasi
apahabar.com

Kalsel

Rumah Warga Pantai Belanti Terendam
apahabar.com

Kalsel

Serahkan Santunan Almarhum Aminuddin Latif, PT Taspen Imbau Non ASN Ikuti Program JKK-JKM
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com