Viral Surat Cinta BPK untuk Masyarakat Setelah Insiden Maut di Lingkar Dalam [ANALISIS] Tembok Retak RS Sultan Suriansyah Tuai Sorotan Aturan Baru Berlaku, Penumpang di Syamsudin Noor Masih Stagnan  Cuaca Hari Ini, Hujan Disertai Petir Mengintai Kalsel Ribuan Lahan Padi di Kalsel Terancam Kerdil dan Menguning, Dinas TPH: Jangan Panik

BI Dorong Kalsel Jadi Kawasan Pengembangan Kopi Nasional

and - Apahabar.com     Jumat, 23 November 2018 - 10:47 WITA
and - Apahabar.com     Jumat, 23 November 2018 - 10:47 WITA

BI Dorong Kalsel Jadi Kawasan Pengembangan Kopi Nasional

KPw Bank Indonesia Kalsel, Herawanto merancik kopi di Coffe Festival di Duta mall Banjarmasin. apahabar.com/baha

apahabar.com, BANJARMASIN – Setiap kopi punya ciri khas masing – masing di tiap daerah, tak terkecuali Kalimantan Selatan.

Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalsel, mengelar Coffe Festival di Duta mall Banjarmasin, Kamis (23/11).

“Insyaallah Coffe Festival ini bisa menjadi acara reguler. Acara ini bertujuan untuk mengangkat kopi – kopi lokal di Kalimantan Selatan,” kata Kepala KPw BI Kalsel Herawanto.

Acara yang dibuka langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina ini akan rutin setiap tahun atau bahkan setiap bulan.

Herawanto menilai, kopi lokal punya potesi besar untuk menarik wisatawan datang ke daerah. Apa lagi kata dia, Kalsel punya beberapa jenis kopi lokal dengan cita rasa yang cukup khas,seperti Kopi Pengaron dan Kopi Aranio.

Baca Juga : Belajar Ketelitian pada Secangkir Kopi Guru Seman Mulya

Tak hanya itu, kopi disebut – sebut dapat menjadi bagian dari pengembangan ekonomi sektor pariwisata, khususnya wisata kuliner.

Dalam hal ini, sektor pariwisata merupakan salah satu sektor ekonomi pilihan di Kasel selain komoditas turunan sawit dan udang beku.

Acara yang didukung penuh Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) juga bertujuan, mengenalkan kopi – kopi lokal dari Kalsel dan daerah – daerah lain.

“Dari data yang saya dapat, sayang sekali daerah Kalimantan, tidak menjadi daerah pengembangan kopi nasional,” sambung Herawato.

Padahal, jumlah produksi kopi di Kalsel lebih banyak dibanding daerah Papua dan Maluku. Namun dua daerah tersebut ditunjuk menjadi daerah pengembangan kopi di Nasional.

Dia berharap, dengan adanya festival kopi, bisa menjadikan Kalsel daerah pengembangan kopi Nasional dan kopi – kopi lokal bisa menjadi tren wisata kekinian oleh gerenasi kekinian.

Selain memperkenalkan produk kopi khas Kalsel, festival tersebut juga menampilkan varian kopi nusantara.

Dalam festival tersebut diselenggarakan pula barista battle, competition latte art, food festival, dan talkshow traditional coffee.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

40 Tahun "Cermin", Album Rock Dahsyat yang Tak Laku

Tak Berkategori

40 Tahun “Cermin”, Album Rock Dahsyat yang Tak Laku
Digigit Anjing Ganas

Tak Berkategori

Digigit Anjing Ganas, Seorang Anak di Banjarmasin Suntik Vaksin Rabies
apahabar.com

Tak Berkategori

Melawan Saat Ditangkap, Polisi Tembak Pembunuh Santri Husnul Khotimah Asal Kalsel
Mobil Listrik

Tak Berkategori

Cerita Orang Pertama yang Nekat Bawa Mobil Listrik ke Indonesia
apahabar.com

Tak Berkategori

55 Anggota Relawan Demokrasi KPU HSS ikuti Bimtek

Tak Berkategori

Kyiv dan Moscow Memanas, Ukraina Bakal Libatkan 32.000 Tentara bersama AS dan Sekutu dalam Latihan Militer
apahabar.com

Tak Berkategori

Perlambatan Corona Kerek Rupiah ke Rp13.730
apahabar.com

Tak Berkategori

Tiga Wilayah Kalsel Masih Terancam Banjir, Ada Dua Faktor Penyebab Menurut BPBD Erat Kaitannya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com