Viral Surat Cinta BPK untuk Masyarakat Setelah Insiden Maut di Lingkar Dalam Ribuan Lahan Padi di Kalsel Terancam Kerdil dan Menguning, Dinas TPH: Jangan Panik Pukuli Korban Gegara Halangi Jalan, Supir Travel di Tanbu Ditangkap Aksi Skimming di Balikpapan: Klik Link WA, Saldo Belasan Juta Lenyap Serahkan Belasan Tuntutan, SP KEP Kawal DPRD Tabalong Sampai ke Jakarta

Bisnis Syariah Mesti Melek Teknologi Digital

- Apahabar.com     Kamis, 29 November 2018 - 08:48 WITA

Bisnis Syariah Mesti Melek Teknologi Digital

Konsultan Bisnis Ligwina Poerwo Hananto. Foto-blogspot.com

apahabar.com, JAKARTA – Teknologi digital telah merambah dunia bisnis. Mau tidak mau, bisnis syariah mesti bergerak ke arah itu.

“Pergerakan manusianya itu ke sana, ke teknologi. Mau itu syariah atau non-syariah, jadi tidak bisa terelakkan, kalau bisnis itu akan masuk ke ranah digital menggunakan teknologi,” tutur Konsultan Bisnis Ligwina Poerwo Hananto seperti dilansir Antara di Jakarta, Rabu (28/11).

Bisnis syariah, menurut Ligwana, mestinya memanfaatkan kemajuan teknologi yang ada, seperti sosial media untuk melakukan promosi. Perkembangan saat ini, kata dia, juga telah membuat teknik pembayaran dan transaksi berubah melalui ranah digital.

“Jadi kalau kita bicara mengenai bisnis-bisnis yang basisnya ekonomi syariah, maka dia pun akan bergerak ke arah sana (digital), cara pembayaran pun akan mengikuti. Semua yang sekarang semakin terdigitalisasi,” ujar Ligwina.

Baca juga : Pertamina Optimistis Seluruh Impor BBM Turun 2019

Ligwana memperkirakan tidak lama lagi akan ada “financial technology” atau fintech syariah. Pembayaran bagi hasil dalam konsep ekonomi syariah akan bergerak menuju ranah digital.

Dia melihat perhatian masyarakat Indonesia, terutama yang muslim, terhadap hal-hal yang berbau syariah semakin meningkat.

Ligwana menjadi narasumber bincang santai bertajuk “Cerdas Mengelola Keuangan Usaha” yang merupakan bagian dari perhelatan Indonesia Syariah Fair. Selain menghadirkan temu wicara, Indonesia Syariah Fair juga menggelar pameran yang berlangsung mulai 27 – 29 November 2018 di Balai Kartini, Jakarta.

Baca juga : Rupiah Kian Lemah, Dolar AS Tembus Rp 14.500

Sumber: Antara
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Gunakan Busana Putih, Paman Birin Motivasi Warga Gunakan Hak Pilih
perampok

Tak Berkategori

Ditangkap, Perampok Pegawai Pajak di Balikpapan Ngaku Dikuasai Setan
Uvaya

Tak Berkategori

Sengketa Kepemilikan Kampus Uvaya Banjarmasin, Begini Kebenaran dan Kronoliginya
apahabar.com

Tak Berkategori

651 Peserta Seleksi Pendidikan Pengembangan Polda Kalsel Ikuti Pemeriksaan Kesehatan
Prostitusi Banjarbaru

Tak Berkategori

Modus Prostitusi Seret Anak-Mahasiswa di Banjarbaru, Ngakunya Cuma Teman
apahabar.com

Tak Berkategori

Achmad Fikry: RKPD 2021 Harus Tepat Sasaran
apahabar.com

Tak Berkategori

Gubernur BI: Harga Minyak Dunia Anjlok Positif Bagi Ekonomi Indonesia
apahabar.com

Tak Berkategori

Jalan Mentawir-Wonosari Panajam Nyaris Putus Akibat Longsor
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com