Gejolak Pengadaan Mobil Dinas Baru, Pimpinan DPRD Banjarmasin Angkat Bicara Awal Usul Buka Investasi Miras di 4 Provinsi, Berikut Penjelasan Bahlil Heboh, Hujan Es Terjadi di Long Ikis Paser Izin Investasi Miras Dicabut, Bahlil Yakin Kepercayaan Investor Masih Baik Detik-Detik Kaburnya 4 Napi Kandangan, Jebol Teralis hingga Panjat Genteng

Black Friday, Diskon Gila-gilaan Toko Online

and - Apahabar.com Jumat, 23 November 2018 - 07:53 WIB
and - Apahabar.com Jumat, 23 November 2018 - 07:53 WIB

Black Friday, Diskon Gila-gilaan Toko Online

PARA pemberi berebut barang di toko yang memberi diskon besar-besaran di momen Black Friday.(foto: balladins.com)

apahabar.com, BANJARMASIN – Anda pernah mendengar apa itu Black Friday? Jika belum, Anda jangan sekali-kali memaknainya secara harfiah, black itu hitam dan friday adalah hari Jumat. Bukan seperti itu, sebab Black Friday merupakan sebuah istilah.

Black Friday bisa dibilang sudah menjadi budaya popular di masyarakat Amerika Serikat dan menjadi hari yang cukup penting dan dinanti-nanti oleh para pebelanja di negeri Paman Sam itu. Sebab, di hari inilah semua toko-toko di AS memberi diskon besar-besaran untuk produk yang dijualnya. Bahkan konon, diskon yang diberikan bisa mencapai 80%. Maka tak heran jika mereka rela sampai membuat tenda dan menginap di depan toko yang mengadakan diskon besar-besaran agar mereka bisa menjadi orang pertama yang masuk ke toko idaman mereka untuk membeli barang-barang super murah.

Apakah Black Friday Itu?

Black Friday berlangsung hanya satu hari setiap tahunnya, yaitu pada hari Jumat setelah pekan Kamis keempat di bulan November atau setelah Hari Thanksgiving. Untuk tahun 2018 ini, Thanksgiving di AS jatuh pada hari Kamis, 22 November 2018. Jadi Black Friday adalah hari Jumat, 23 November 2018. Iya, hari ini saudara-saudara.

Selama perayaan hari belanja Black Friday, toko-toko buka lebih lama dan berlomba-lomba menawarkan diskon besar-besaran atau cuci gudang untuk menarik pembeli. Di sinilah istilah Black Friday muncul karena pada hari tersebut neraca pembukuan toko-toko offline maupun online berubah dari merah (rugi) menjadi hitam (untung).

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Harga Galaxy S10 1TB Tembus Rp25 Juta
apahabar.com

Ekbis

Abadikan Momen Pergantian Tahun dengan Smartphone Ini
apahabar.com

Ekbis

Lenovo Perkenalkan Laptop Khusus Bussinesman dan Gamers di Banjarmasin
Rupiah

Ekbis

Rupiah Labil, Harga Emas Tidak Stabil

Ekbis

Hingga September 2020, Realisasi Penerimaan Pajak Terkontraksi 14,1 Persen
apahabar.com

Ekbis

Bursa Saham Asia Menguat, IHSG Awal Pekan Ikut Naik
apahabar.com

Ekbis

Erick Pastikan Jiwasraya Punya Modal untuk Restrukturisasi
zona hijau

Ekbis

Aksi Beli Saham oleh Investor Asing, IHSG Ditutup di Zona Hijau
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com