ga('send', 'pageview');
Breaking News! Kabar Duka, Kadisdik Banjar Maidi Armansyah Meninggal Dunia Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan




Home Kalsel

Kamis, 29 November 2018 - 21:38 WIB

BPBD: Sampai April Tabalong dan Balangan Rawan Banjir

Redaksi - apahabar.com

Ilustrasi Banjr. Foto-banjarmasin.tribunnews.com

Ilustrasi Banjr. Foto-banjarmasin.tribunnews.com

apahabar.com,BANJARMASIN – Memasuki musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan memetakan sejumlah daerah rawan bencana, yakni Tabalong dan Balangan.

Pantauan BPBD, kedua wilayah itu diprediksi akan terjadi banjir di pengujung 2018 ini. Adapun dua wilayah rawan banjir ini, antara lain di Kecamatan Ara, Kabupaten Tabalong dan Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan.

Serupa, untuk Kabupaten langganan banjir lainnya, yakni Tanah Bumbu. Ia mengatakan wilayah penghasil batu bara dan minyak sawit tadi biasanya banjir pada akhir musim hujan.

Baca juga :  5 Sembuh, Tabalong Sisa 8 Pasien Positif Covid-19

Ia juga mengatakan tak menutup kemungkinan terjadi musibah dadakan saat musim hujan ini di daerah lain di luar tiga daerah tadi.

Baca Juga: BPBD Siap Antisipasi Bencana

“Tanah Bumbu ini di akhir musim hujan sekitar bulan April, baru mengalami banjir,” terangnya saat dihubungi, apahabar.com, Kamis (29/11).

Pihaknya memperkirakan jadwal musim hujan disertai angin ribut akan terus meningkat sampai April 2019 mendatang.

Oleh karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat Kalsel untuk tidak membuang sampah dan membersihkan sampah-sampah yang ada di saluran air. Penyebab pertama musibah banjir ini kata dia salah satunya sampah yang tersumbat di selokan.

Baca juga :  Luas Tanam Belum Capai Target, Jagung Potensial di Batola

“Bersihkan-lah sampah disaluran air. Jadi apabila tidak dibersihkan wilayah lain yang tidak banjir menjadi banjir,” katanya.

Selanjutnya, apabila air sudah mencapai ketinggian rumah, imbauan yang diberikan adalah meninggalkan tempat tinggal tersebut dan percayakan kepada pihak keamanan setempat.

Selanjutnya, ia juga mengatakan bahwa tempat listrik seperti colokan segera langsung dilepas atau dipadamkan.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz F

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Menu Setara, Siasat Batola Perangi Kasus Stunting
apahabar.com

Kalsel

Viral Ngabuburit, Atlet Putri Kotabaru Miliki Segudang Prestasi
apahabar.com

Kalsel

Cegah Bali, Jalan di Lapangan Dwi Warna Barabai Ditutup Sementara
apahabar.com

Kalsel

Penerima Program Keluarga Harapan di Kalsel Meningkat 100 Persen
apahabar.com

Kalsel

HST Pun Waspada DBD
apahabar.com

Kalsel

Rekayasa Lalu Lintas di Depan RSUD Ulin, Dishub: Perlu Proses Panjang
apahabar.com

Kalsel

Pengedar Melawan Saat Dibekuk, Kombes Wisnu: Tunggu Hari Nahasnya
apahabar.com

Kalsel

Selain APD, PDIP Salurkan 4 Ton Beras ke Batola
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com