Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Bupati yang Terjaring OTT KPK Miliki Kekayaan Rp 54 Miliar

- Apahabar.com Minggu, 18 November 2018 - 16:36 WIB

Bupati yang Terjaring OTT KPK Miliki Kekayaan Rp 54 Miliar

Sumber foto video detik.

apahabar.com, JAKARTA – Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu, terjerat operasi tangkap tangan (OTT) KPK memiliki harta kekayaan Rp 54 miliar.

Terakhir kali, bupati di kabupaten minim pembangunan itu melapor Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara ke KPK, medio Maret 2016 silam.

Dikutip dari situs LHKPN KPK, Minggu (18/11), bupati yang diamankan di Medan itu memiliki total harta Remigo sebesar Rp 54.477.973.711. Itu terdiri dari harta bergerak dan tak bergerak.

Untuk harta tidak bergerak, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pakpak Bharat itu memiliki tanah dan bangunan yang tersebar di beberapa daerah di Sumatera utara di antaranya di Deli Serdang, Medan dan Simalungun, senilai Rp 52.332.915.000.

Baca juga: Bupati Kabupaten Minim Pembangunan ini Terjaring OTT KPK

Sementara harta bergerak Remigo terdiri dari satu unit mobil, logam mulia dan sejumlah harta bergerak lainnya. Nilai harta bergerak bupati yang diusung 8 partai itu sebesar Rp 855 juta.

Remigo juga memiliki harta yang terdiri dari surat berharga senilai Rp 1.116.149.753. Tak hanya itu, bupati yang terpilih dalam Pilkada Pakpak Bharat 2015 itu juga memiliki harta berupa giro dan setara kas lainnya sebesar Rp 173.908.958.

KPK menyebut penangkapan Remigo terkait dugaan suap proyek di Dinas PUPR Pakpak Bharat.

“Ada dugaan suap terkait proyek dinas PU di Pakpak Bharat,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah dikutip dalam detikcom, Minggu (18/11).

KPK menyebut ada dugaan transaksi mencapai ratusan juta. “Ada dugaan transaksi ratusan juta,” terang Febri.

Sumber: detik
Editor: fariz

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Innalillah, Sempat Viral Lantaran Tidur Setahun Bayi Shaka Kini Telah Tiada
apahabar.com

Nasional

Ratusan Hewan di Medan Zoo Terancam Kelaparan Akibat Pandemi
apahabar.com

Nasional

Jika Kaltim Dipilih, Tiga Kawasan Diprediksi Jadi Ibu Kota
apahabar.com

Nasional

World Press Freedom Day, Dewan Pers Ingatkan soal Empati Terkait Covid-19
Edhy Prabowo

Nasional

Edhy Prabowo Diduga Gunakan Uang Suap untuk Modifikasi Mobil
Terpisah dari Rombongan, Gajah Sumatera Dibantai hingga Tewas

Nasional

Terpisah dari Rombongan, Gajah Sumatera Dibantai hingga Tewas
apahabar.com

Nasional

Obituari Penderita Kanker: Wasiat Mendiang Nana Bikin Terenyuh
apahabar.com

Nasional

Kronologi Penyerangan Polsek Ciracas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com