Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

Cuaca Ekstrem, Kalsel Waspada Puting Beliung

and - Apahabar.com Rabu, 21 November 2018 - 13:39 WIB
and - Apahabar.com Rabu, 21 November 2018 - 13:39 WIB

Cuaca Ekstrem, Kalsel Waspada Puting Beliung

Ilustrasi hujan petir. Foto/skymetweather.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Klimatologi Kelas I Banjarbaru, mengimbau warga mewaspadai potensi cuaca ekstrem, angin kencang yang dimungkinkan terjadi di masa pancaroba dan peralihan musim saat ini.

‘’Angin puting beliung kerap terjadi di peralihan musim karena awan Cb dan Cu akan lebih aktif dan menyasar ke tempat yang permukaan atau tutupan lahannya cenderung homogen,’’ ungkap Goeroeh Tjiptanto, Kepala Stasiun Klimatologi Klas I Banjarbaru, ketika dihubungi apahabar.com.

Awan Cb atau Cumulonimbus (Cb), adalah awan cumulus yang tumbuh vertikal ketika cuaca terik. Berwarna putih/gelap. Terletak pada ketinggian kira-kira 1000 kaki dan puncaknya punya ketinggian lebih dari 3500 kaki. Menimbulkan hujan lebat, petir, kilat, kadang-kadang terkait dengan badai dan cuaca buruk. Turbulensi sangat besar.

Sedangkan awan Cu atau Cumulus, adalah awan yang mengandung kristal es. Merupakan awan tebal dengan puncak yang agak tinggi umumnya lebih dari 5.000 meter dimana suhu sangat dingin, walaupun pada musim panas atau kering.

Dasar ketinggian awan ini umumnya 1000 m dan lebaar 1 km. Terlihat gumpalan putih atau cahaya kelabu yang terlihat seperti bola kapas mengambang, awan ini berbentuk garis besar yang tajam dan dasar yang datar.

Kedua jenis awan ini, kata Goeroeh, umumnya akan menyasar ke perkampungan-perkampungan baru yang dulunya banyak pepohonan atau daerah perumahan yang kurang tanaman pohonnya.

Tips Menghindari Petir Saat Hujan

Oleh sebab itu, ia mengimbau warga segera memangkas ranting-ranting pohon yang tampak rimbun, untuk menghindari agar tidak sempai tumbang akibat diterjang angin kencang.

Menghadapi musim pancaroba ini, juga masyarakat diingatkan untuk selalu membersihan saluran-saluran air agar tidak menimbulkan genangan yang bisa menyebabkan banjir.

Hal yang juga penting menurut dia, agar tidak melakukan penutupan dengan semen areal lahan yang dapat menghambat tumbuhnya pohon atau celah resapan air.

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mengenal Hepatitis A dan Cara Menanganinya
apahabar.com

Kalsel

Kapolres Batola Ikuti Vicon Wakapolri Tentang Penerapan Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Wow, Puluhan Bidadari Bakal Sambut Slank di Bandara Syamsudin Noor
apahabar.com

Kalsel

Tiga Pantai Jadi Langganan Bencana, Kalimantan Selatan Waspada Cuaca Ekstrem

Kalsel

Video: Api Amuk Gandaria 2 Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Menderita Jantung, Pelukis Noor Solihin Hidayat Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalsel

Tingkatkan Pelayanan, RSUD Sultan Suriansyah Dongkrak dengan PIDI
apahabar.com

Kalsel

Didominasi Cerah Berawan, Cuaca Kalsel Simpan Potensi Hujan Hari Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com