Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Delapan Jurnalis Muda apahabar.com Dibekali Ilmu Jurnalistik

- Apahabar.com     Selasa, 27 November 2018 - 13:02 WITA

Delapan Jurnalis Muda apahabar.com Dibekali Ilmu Jurnalistik

Delapan jurnalis muda mendapat pembekalan dari redaksi apahabar.com. Foto/Amrullah

apahabar.com, BANJARMASIN – Delapan jurnalis muda apahabar.com mendapat pembekalan dari tim Redaksi, Selasa (27/11) pagi di kantor apahabar.com, Jalan Soetoyo S, Kelurahan Teluk Dalam, Banjarmasin Tengah.

Sebelum dinyatakan siap, mereka terlebih dahulu mendapat pembekalan ilmu dan etika jurnalistik selama sepekan lamanya.

Adapun materi yang berikan meliputi: Bisnis Media Digital oleh Dewan Redaksi; Budi Ismanto, dan Milhan Rusli. Sedangkan materi dasar dan etika jurnalistik diberikan oleh Pimpinan Redaksi Nasrullah dibantu redaktur Fariz Fadhillah.

Budi Ismanto menegaskan, ihwal wartawan muda harus menjaga etika dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dalam menjalankan tugas di lapangan.

Ia merasa sedih atas maraknya jurnalis “abal-abal” yang hanya bermodalkan id card, namun tidak menghasilkan karya jurnalistik.

“Saya sedih melihat jurnalis seperti itu, kerjanya hanya memeras para pejabat,” ucapnya di sela pembekalan.

Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Kalimantan Selatan tersebut berharap agar jurnalis muda apahabar.com mampu menyajikan informasi yang cepat, kredibel dan akurat di era digital ini.

“Kita berikan kebebasan kepada kawan-kawan agar terus berinovasi dan berkarya di apahabar.com ini,” katanya.

Milhan Rusli menambahkan, ihwal pihaknya akan terus menjadikan apahabar.com sebagai referensi dan mampu bersaing dengan media online lainya.

Menurutnya, apahabar.com bukan hanya mengandalkan dari segi kecepatan, tetapi juga mempertimbangan keakuratan informasi yang diperoleh di lapangan.

Dalam era digital prinsip jurnalisme dan keakuratan berita mesti menjadi perhatian. Kehati-hatian amat diperlukan dalam mengontrol produksi berita sejak di tangan jurnalis.

Media digital yang menawarkan kelebihan jurnalisme dibanding media cetak, terutama dalam hal kecepatan. Dalam era digital Fariz menambahkan, semua orang bisa melaporkan peristiwa yang sedang terjadi.

“Ada perubahan konsep berita, bukan dari apa yang sudah terjadi melainkan apa yang sedang terjadi,” jelasnya.

Meski begitu kata dia, kelebihan itu mesti dibarengi dengan pemenuhan prinsip jurnalisme dan keakuratan berita. “Prinsip kehati-hatian yang diutamakan. Salah ketik masih sering dijumpai,” jelasnya.

“Berita digital bisa lebih autentik karena bisa menampilkan secara langsung kejadian yang sedang terjadi, semacam live streaming pada berita video,” jelas Nasrullah.

“Dengan demikian penyediaan indormasi yang penting dan berguna bagi publik semakin terpenuhi,” sambung Inash, sapaan karibnya.

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Niat Melerai, Pemuda Tewas Ditusuk di Pemurus Dalam
apahabar.com

Kalsel

Santuni Anak Panti, Cara Polisi di Tanbu Menepis Stereotip Negatif
Sabu

Kalsel

Bawa Sabu, Warga Jelapat Batola Ditangkap di Muara Asam-Asam
Kebakaran

Kalsel

Minggu Pagi Api Berkobar di Pelambuan Banjarmasin, 10 Rumah Hangus

Kalsel

Dapat Alokasi BOKB Rp 43 Miliar, BKKBN Kalsel Siap Kawal Pengelolaan Dana
apahabar.com

Kalsel

Berkapasitas Lebih Besar, Bandara Internasional Syamsudin Noor Perlu Sokongan PDAM Intan Banjar
apahabar.com

Kalsel

Usulan Raperda Pemda Direspon Positif Seluruh Fraksi DPRD Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Eratkan Hubungan Kemitraan, Kapolres HSU Silaturahmi ke Kejaksaan Negeri HSU
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com