BREAKING NEWS: Wakil Rektor ULM Penuhi Panggilan Polda Kalsel 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Tak Ber-IMB, Inspektorat Turun Tangan Menyingkap Tabir Sejarah Banjar (1): Misteri Makam Demang Lehman Luna Maya Pakai Dress Rp 44 Juta dan Handbag Rp 383 Juta, Netizen Kira Mantan Ariel Noah Tenteng Kaleng Cat! Kejutan! OPIN Susul Insan Kotabaru Dukung 2BHD

Dorong Industri Film Daerah, Forum Sineas Banua Gelar Masterclass di Taman Budaya

- Apahabar.com Jumat, 23 November 2018 - 00:51 WIB

Dorong Industri Film Daerah, Forum Sineas Banua Gelar Masterclass di Taman Budaya

Para sineas Banua berkumpul usai masterclass di Taman Budaya, malam tadi. (apahabar.com/Randy)

apahabar.com, BANJARMASIN– Puluhan sineas banua yang haus wawasan perfilman mesti berkumpul di taman budaya Kalimantan Selatan, Kamis (22/11) sore. Hingga esok, Forum Sineas Banua menggelar Masterclass. Isinya berkaitan dengan edukasi perfilman daerah. Acara ini bagian dari festival Aruh Film Kalimantan 2018.

Pada hari pertama, pelajar, mahasiswa hingga masyarakat umum tampak hadir. Di sana mereka sekedar ingin menambah wawasan tentang film.

Untuk pemateri masterclass, FSB mendatangkan tiga sineas. Ia sudah lama bergelut di kancah perfilman nasional. Agus Makkie, Andi Bachtiar Yusuf dan Lulu Ratna.

Materi seputar perfilman dari produksi film sampai distribusi film akan dibawakan.

Agus Makkie menjadi pemateri di hari pertama. Tema yang diangkat: ” produksi film daerah “.

Sutradara dari film Wonderful Life ini menyatakan, “Kita ( para sineas ) ini adalah aset daerah yang berharga yang perlu dihargai dan diperhatikan.”

Pria berdarah Kalsel kelahiran empat puluh tahun silam itu menyampaikan, “Sekarang para sineas daerah harus mempersiapkan diri terhadap industri film, terutama yang produksi di daerah kita. Dan yang terpenting kita harus selalu membangun networks “. imbuhnya.

Apabila SDM daerah di bidang perfilman mumpuni maka mereka siap untuk terlibat dalam produksi film. “Jadi mereka ( filmmaker luar Kalimantan ) gak usah banyak banyak membawa kru ke daerah,” ujarnya.

Jadwal kegiatan berlangsung selama tiga hari. Dari tanggal 22 – 24 November 2018. Untuk tempat penyelenggaraan menggunakan Gedung Balairungsari, Taman Budaya Kalsel. Mulai dari jam 4 sore sampai jam 6, sejak 22 sampai 23 november. Dan untuk tanggal 24 novemeber dilaksanakan pada pukul 10 pagi sampai jam 1 siang

Sore ini, giliran Andibachtiar yusuf yang mengisi. Materinya tak kalah baik; “Film sebagai propaganda budaya, pariwisata dan ekonomi “.

Dan pada esok harinya, giliran Lulu Ratna akan mengisi. Ia akan mengangkat soalĀ  Distribusi Film.

Selain menjadi pemateri, mereka juga ditunjuk oleh FSB menjadi juri film fiksi pendek program kompetisi pada aruh film Kalimantan 2018.

Reporter: M. Randy Fitrawan

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Polisi Sebut Ambulans Nyaris Tabrak Petugas Diduga Pasok Batu ke Pedemo
apahabar.com

Nasional

Sidang Kasus Limpasu HST, Ortu Korban Ingin Terdakwa Dikebiri!
apahabar.com

Nasional

Wacana Kursus Pranikah Menko Muhadjir Tuai Kritikan, AMAN: Berhenti Turut Campur Terlalu Jauh
apahabar.com

Nasional

Presiden akan Resmikan Tol Bakauheni – Terbanggi Besar di Lampung
apahabar.com

Nasional

China Selesai Uji Favipiravir, Obat Virus Corona
apahabar.com

Nasional

Oppo A7 Sudah Bisa dipesan di Indonesia dengan Harga 3 jutaan.
apahabar.com

Nasional

Draf RUU Omnibus Law, Presiden Jokowi Target Beres Pekan Ini
apahabar.com

Nasional

Dewan Pers Ajak Media Lakukan Rekonsiliasi Pasca Pemilu 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com