VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang

Dua Bulan Pasca Gempa, Pasokan LPG di Palu Berangsur Normal

- Apahabar.com Sabtu, 17 November 2018 - 20:07 WIB

Dua Bulan Pasca Gempa, Pasokan LPG di Palu Berangsur Normal

Gempa dan tsunami melanda Palu di Sulawesi Tengah, Foto: Alfa.mk

apahabar.com, BANJARMASIN– PT Pertamina (Persero) mencatat, kebutuhan konsumsi elpiji di Palu naik, memasuki bulan kedua pasca gempa dan tsunami melanda Palu di Sulawesi Tengah.

Konsumsi rata-rata harian di sana saat ini mencapai 12.066 tabung, meningkat 15,5% dari konsumsi rata-rata normal 10.446 tabung.

Pertamina MOR VII bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Palu, saat sidak sejumlah tempat, tengah pekan ini, menilai kondisi itu masih termasuk wajar.

Di Pangkalan elpiji Kios Burhan dan pangkalan Linda Tedy pada Rabu (14/11) lalu, misalnya, ditemukan ketersediaan rata-rata stok elpiji 3 kg sebanyak 50-100 tabung dan elpiji non subsidi sebanyak 5-10 tabung per pangkalan.

Sales Executive LPG V, Bastian Wibowo menjelaskan bahwa pasca bencana penyaluran elpiji memang berangsur normal.

“Total lima agen dan 786 pangkalan sudah beroperasi kembali untuk memenuhi konsumsi elpji di Kota Palu. Saat ini stok elpiji yang tersedia di SPPBE Gema Palu sejumlah 28 ribu tabung. Sementara di SPPBE Muhsans Putra Arba Mandiri terdapat 28.666 tabung elpiji 3 kg,” jelas Bastian dalam keterangan resmi, Sabtu (17/11).

Sekretaris Daerah Kota Palu, Tamin Tombolotutu membenarkan jika, situasi stok elpiji saat ini aman terkendali, dan tidak ada pengurangan.

”Setelah dilakukan sidak, kami temukan pihak Pertamina tidak mengurangi stok. Kondisi elpiji aman terkendali, dan harga di pangkalan sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp. 16 ribu per tabung. Harga di tingkat pengecer kisaran Rp. ribu per tabung,” ujar Tamin.

Penulis/Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Viral! Polisi Pukul Sopir Ambulans Gegara Bunyi Sirene
apahabar.com

Nasional

Pilu Pejuang Demokrasi di Kandangan: Tak Sempat Nikmati Uang Honor KPPS
apahabar.com

Ekbis

Ekspor-Impor Kaltim Malah Surplus 3,03 Miliar USD
apahabar.com

Nasional

Adik Tertangkap Sabu, Pasha Ungu Cuma Bisa Video Call
apahabar.com

Ekbis

Samsung Akan Luncurkan Lini Galaxy M Ramah Kantong di India
apahabar.com

Ekbis

Efek BI Turunkan Suku Bunga Acuan, IHSG Menghijau Sore Ini
apahabar.com

Nasional

Fenomena “Laut Terbelah” di Suramadu Dinamakan Halocline, Begini Penjelasannya
apahabar.com

Nasional

Hadiri Rakor, Paman Birin: HPN 2020 Harus Benar-benar Membawa Manfaat untuk Masyarakat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com