3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Dua Pejabat Banjarbaru Dibui, Wali Kota Siap Berikan Pendampingan Hukum

and - Apahabar.com Senin, 19 November 2018 - 15:29 WIB
and - Apahabar.com Senin, 19 November 2018 - 15:29 WIB

Dua Pejabat Banjarbaru Dibui, Wali Kota Siap Berikan Pendampingan Hukum

ANGKAT BICARA: Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani didampingi Wakil Wali Kota. apahabar.com/Zay

apahabar.com BANJARBARU– Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani mengaku prihatin atas penahanan kedua anak buahnya, yang diamankan pihak Kejaksaan Negeri Banjarbaru, karena terseret kasus korupsi retribusi parkir di Pasar Ulin Raya. Pihaknya juga mengaku siap memberikan pendampingan hukum.

Baca juga: Menyelisik Dugaan Korupsi Retribusi Parkir di Pasar Ulin Raya

“Pemkot Banjarbaru akan mendampingi untuk memberikan bantuan hukum. Jika memang yang bersangkutan menginginkan,” ungkapnya kepada apahabar.com. Menurutnya, jika AA dan AJ sudah memberikan kuasa kasus ini kepada kuasa hukum.

Adapun, dua pejabat pemkot yang diamankan, adalah dua mantan Kadishub berinisial AA dan AJ. Belakangan diketahui inisial yang dimaksud adalah Antoni Arpan, dan Ahmad Jayadi. Keduanya sedang masuk masa purna tugas.

Sementara, kasus dugaan korupsi parkir Pasar Ulin Raya, yang menjerat keduanya, di mana saat ini kasusnya sudah ditangani Tim Tipidsus Kejari Banjarbaru.

Baca: Pengamat: Pemberhentian Wabup Tabalong Tidak Etis 

Nadjmi mengakui, kasus yang menjerat AA dan AJ ini merupakan kasus yang lama. Di mana kasusnya terjadi, awalnya bukan pada era pemerintahan yang dipimpinnya saat ini. Hanya, saja mencuatnya baru pada akhir 2018 ini.

Nadjmi menyayangkan penahanan yang dilakukan jaksa, mengingat AA merupakan staf ahli yang saat ini masih aktif. Meski begitu, pihaknya akan tetap membantu memberikan data-data, guna upaya pembelaan.

“Saat ini posisi staf ahli yang diduduki AA masih kosong. Secepatnya kami bersama Bagian Kepegawaian akan melakukan rapat. Terkait penentuan pejabat sementara staff ahli wali kota,” terangnya.

“Kami masih terkaget-kaget dengan kasus ini. Bahkan sampai dengan proses penahanan ini. Yang saya kenal Keduanya adalah orang baik, tidak pernah kelakuan beliau yang berlebihan, apalagi korup,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, dalam waktu dekat ini akan segera mengunjungi AA dan AJ di LP Kelas III Cempaka Banjarbaru. Adapun alasan keduanya ditahan di sana guna mempermudah penjengukan, maupunb persidangan.

Penulis: Zepi Al Ayubi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Usai Diduduki Pol PP, PNS BKD di Banjarmasin Tetap Bekerja
apahabar.com

Kalsel

Jajaki Kerjasama, ACT Kalsel Kunjungi Kantor apahabar.com
apahabar.com

Kalsel

SMPN 7 Barabai: Punya Satu Siswa, Belajar-Mengajar Berasa Les Privat
Pimpinan Ponpes Al Ikhsan Banjarmasin Meninggal di Balikpapan, Keluarga: Negatif Corona

Kalsel

Pimpinan Ponpes Al Ikhsan Banjarmasin Meninggal di Balikpapan, Keluarga: Negatif Corona
apahabar.com

Kalsel

Ditanya Mahasiswa FE ULM Soal DVI Polri, Begini Penjelasan Biddokkes Polda Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Pemuda Tanggung Nekad Curi Motor di Tabunganen
apahabar.com

Kalsel

22 Juli, Pendaftaran Seleksi Calon Guru Penggerak Ditutup
apahabar.com

Kalsel

Atasi Kelangkaan Elpiji 3 Kg, Pemkab Tanah Laut Kembali Gelar Operasi Pasar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com