Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST

Festival Aruh Film Kalimantan 2018 Berakhir, Sineas Banjarmasin dan Pontianak Berbagi Juara

- Apahabar.com Minggu, 25 November 2018 - 01:33 WIB

Festival Aruh Film Kalimantan 2018 Berakhir, Sineas Banjarmasin dan Pontianak Berbagi Juara

Malam Penganugerahan Aruh Film Kalimantan 2018. apahabar.com/ Randy

apahabar.com, BANJARMASIN– Gerimis menyambut berakhirnya perhelatan festival Aruh Film Kalimantan 2018 di Banua. Perhelatan festival film itu menandakan pergerakan para sinema di tanah Kalimantan kembali bergeliat.

Sabtu (24/11) malam, Gedung Balairung Sari Taman Budaya Kalsel, menjadi saksi berakhirnya pelaksanaan kali ini. Tiga sineas yang menjadi juara telah diumumkan.

Adapun, selama satu bulan rangkaian acara sukses dilaksanakan. Dari marathon class, layar tajak, lestari, lingkar kalimantan dan lain lain. Malam tadi, puncak acara yang paling ditunggu: Malam penghargaan aruh film Kalimantan 2018.

Acara dibuka dengan seni bela diri khas Kalimantan yaitu kuntau, tampak menambah kemeriahan. Penghargaan yang diberikan untuk para sineas yang ikut dalam program kompetisi, dengan dua kategori mandau perak (pelajar), mandau emas (mahasiswa dan umum) dan spesial mention (pilihan juri).

Dengan tema “Pusaka”, film yang masuk program kompetisi ada 41 film. Jumlah tadi menyusut setelah diseleksi menjadi 3 film saja untuk nominasi mandau perak dan 12 nominasi untuk mandau emas.

Untuk nominasi mandau perak, yakni “Budayakan Membaca” karya SMKN 1 Banjarmasin, “Perafen” karya SMKN 1 Martapura, serta “Utas Jagau” karya SMKN 3 Banjarmasin.

Dan nominasi mandau emas ada 12 film; “Bulikkah” karya Kopi Hitam tim dari Banjarmasin, “Bagian Tengah Masih Terang” karya Gertak film dari Pontianak, “Statis” karya Rocket Hero Production dari Palangkaraya, “Kuku” karya Si Anang dan Teropong Community, “Vice Versa (Begitupun Sebaliknya)” karya Dragon Hajati dari Banjarmasin.

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Trump Kecam Aksi Teror di Selandia Baru
apahabar.com

Nasional

BPOM Jamin Validitas Protokol Uji Klinis Vaksin Covid-19
apahabar.com

Nasional

Senin Pagi, Antrean Penumpang KRL di Stasiun Bogor Kembali Mengular
apahabar.com

Nasional

Kabupaten PPU dan Kukar Jadi Ibu Kota, Isran Koordinasi dengan Wali Kota
apahabar.com

Nasional

Soroti Kasus Penyiraman Novel Baswedan, Pangeran: Hukum Jangan Tumpul ke Atas
apahabar.com

Nasional

Mengintip Teknologi Pemandulan Nyamuk, Solusi Batan Tekan DBD
apahabar.com

Nasional

Dalami Kasus Korupsi Dana Hibah KONI, KPK Periksa Sesmenpora
apahabar.com

Nasional

Timur Tengah Memanas, AS Sudah Mulai Kirim Pasukan ke Kuwait
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com