Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Gelombang Tinggi, Setengah Penumpang Kapal Tenggelam Masih Hilang

- Apahabar.com Sabtu, 24 November 2018 - 23:22 WIB

Gelombang Tinggi, Setengah Penumpang Kapal Tenggelam Masih Hilang

Ilustrasi. Foto/Net

apahabar.com, JAKARTA – Kapal kargo Multi Prima I tenggelam di perairan Bali-Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Dari 14 ABK, baru tujuh orang yang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Kejadian tenggelamnya Kapal kargo Multi Prima I itu terjadi pada Kamis (22/11). Namun justru baru dilaporkan ke pihak SAR tadi sore.

Kepala Kantor SAR Mataram, I Nyoman Sidakarya mengatakan, pihaknya akan menerjunkan tim ke lokasi dengan menggunakan Kapal Reschue Boat 220 Mataram untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap tujuh ABK lain yang dilaporkan hilang.

“Kami akan menggerakan Kapal RB 220 Mataram besok jam 5 pagi untuk melakukan penyisiran. Mudah-mudahan bisa ditemukan,” ujar Nyoman dilansir CNNIndonesia.com, Sabtu (24/11).

Baca juga : Pecahkan Rekor AARM 2018, TNI AD Masih Perkasa Se-Asia Tenggara

Nyoman membenarkan kejadian tenggelamnya Kapal kargo Multi Prima I itu terjadi pada Kamis (22/11). Namun justru baru dilaporkan ke pihak SAR tadi sore.

“Baru dapat laporan dari Surabaya tadi sore jam 15.00. Nah itu kok baru dilaporkan. Karena itu tadi sore kami langsung laksanakn aksi seperti apel dan persiapan operasi,” ujar Nyoman.

Lebih jauh dia menjelaskan, tujuh ABK yang selamat sudah dibawa ke Pelabuhan Tanjung Tembaga, Probolinggo. Mereka dalam kondisi lemas dan syok.

Nyoman menambahkan, kapal tersebut berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Waingapu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kapal tersebut dilaporkan membawa bahan-bahan bangunan.

Baca juga : Hasil Autopsi Polisi: Levie Alami Kekerasan Fisik Sebelum Meregang Nyawa

Dalam pencarian nanti, Tim SAR juga akan memantau kondisi cuaca di sekitar lokasi. Karena tadi sore cuaca di sana sangat tidak bersahabat.

“Cuaca tadi sore tinggi gelombang sampai 1-2 meter,” ujar dia.

Belum diketahui pasti apa penyebab Kapal Multi Prima I karam dalam perjalanan dari Surabaya ke Waingapu.

Dari informasi dihimpun, tujuh ABK yang selamat, yakni Bob Chris Butarbutar (26), Rahmatulloh (27), Debiyallah Sastria (27), Zainal Arifin (21), Benyamin Henuk (34), Haji Jamaludin (20), dan Aldy Hidayat (18).

Sementara tujuh ABK yang dinyatakan masih hilang, yakni Syamsul Salda (388), Pande (67), Riski (26), Sutrisno (57), Soni Kancil (41), Philipus Bay (43), dan Trasius alias Joi (35) yang merupakan nahkoda kapal.

Sumber: CNN Indonesia

Editor : Fariz

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kabar Baik, Dua Pasien Positif Corona di Bogor Sembuh
apahabar.com

Nasional

Ancam Kebebasan Pers, Ramai-Ramai Tolak Revisi KUHP
apahabar.com

Nasional

Hasil Visum Polisi: Levie Alami Kekerasan Fisik sebelum Meregang Nyawa
apahabar.com

Nasional

Dua Tewas dari Kecelakaan Bus Kramat Jati Jakarta-Surabaya
apahabar.com

Nasional

Liput Aksi Unjuk Rasa UU Cipta Kerja, Kapolda Metro Jaya Berikan Rompi Khusus Jurnalis
Panduan Kemenag Soal Ibadah Ramadan di Tengah Covid-19, Bagaimana Salat Id?

Nasional

Panduan Kemenag Soal Ibadah Ramadan di Tengah Covid-19, Bagaimana Salat Id?
apahabar.com

Nasional

Pengamat Hukum Duga Penetapan Tersangka Makar Bernuansa Politik
apahabar.com

Nasional

Polda Papua Bertekad Kejar KKB Nduga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com