BANJIR KALSEL: 2 Ribu Jiwa Mengungsi, Pasukan Khusus TNI Mendarat di Banjarbaru Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet Tak Ucapkan Dukacita, Habib Banua Tantang Presiden ke Kalsel Warga Banjiri IG Presiden Jokowi: Kalsel Juga Berduka Pakkk!!!

Harga Batu Bara Turun Tiga Hari Beruntun

- Apahabar.com Jumat, 16 November 2018 - 08:27 WIB

Harga Batu Bara Turun Tiga Hari Beruntun

apahabar.com, BANJARMASIN– Harga batu bara turun untuk hari ketiga berturut-turut pada akhir perdagangan Kamis (15/11/2018).

Berdasarkan data Bloomberg, harga batu bara di bursa ICE Newcastle untuk kontrak teraktif Januari 2019 ditutup turun 0,15% atau 0,15 poin di level US$102,30 per metrik ton.

Di bursa ICE Rotterdam, harga batu bara untuk kontrak teraktif Januari 2019 mampu rebound dengan menanjak 1,73% atau 1,50 poin dan berakhir di level 88,30 kemarin.

Adapun harga batu bara thermal untuk pengiriman Januari 2019 di Zhengzhou Commodity Exchange kembali terkoreksi dan berakhir turun 0,62% atau 3,8 poin di level 613 yuan per metrik ton, pada perdagangan Kamis.

“Eskalasi lebih lanjut dalam pembatasan impor batu bara belum diverifikasi, sedangkan permintaan di pasar spot lesu,” jelas analis Huatai Futures Sun Hongyuan dalam risetnya, seperti dikutip Bisnis.com dari Bloomberg.

Sementara itu, harga minyak mentah menguat pada perdagangan Kamis (15/11) saat ketegangan atas sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap Arab Saudi mengimbangi lonjakan stok minyak mentah AS.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember ditutup naik 0,4% atau 0,21 poin di level US$56,46 per barel di New York Mercantile Exchange.

Minyak Brent untuk pengiriman Januari berakhir naik 0,50 poin atau 0,76% di level US$66,62 per barel di bursa ICE Futures Europe yang berbasis di London.

Dilansir Bloomberg, minyak mentah menguat setelah AS mengeluarkan sanksi keuangan terhadap 17 pejabat Saudi atas kematian jurnalis Jamal Khashoggi, beberapa jam setelah kerajaan menuntut 11 orang atas pembunuhan itu.

Gejolak geopolitik ini menutupi efek laporan pemerintah yang menunjukkan peningkatan penyimpanan minyak mentah mingguan terbesar sejak Februari 2017.

“Kenaikan stok minyak mentah besar-besaran yang kami lihat pekan demi pekan di AS menarik semua risiko geopolitik dari harga minyak mentah,” kata Rob Thummel, direktur pelaksana di Tortoise, seperti dikutip Bloomberg.

“Pengumuman tentang sanksi menempatkan beberapa risiko kembali ke pasar,” lanjutnya.

Di antara para pejabat yang dijatuhi sanksi adalah Saud al-Qahtani, mantan penasihat senior Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Hukuman yang membekukan aset dan membatasi akses ke sistem keuangan AS ini dijatuhkan tidak lama setelah AS mengumumkan rencana untuk mengakhiri penerbangan pengisian bahan bakar udara untuk koalisi pimpinan Saudi yang memerangi pemberontak Houthi di Yaman.

Pada saat yang sama, spekulasi dari pemangkasan pasokan OPEC terbaru juga menjadi sentimen positif meningkatkan harga minyak mentah. OPEC dan mitranya sedang mempertimbangkan untuk mengurangi produksi lebih dari 1 juta barel per hari yang diajukan Arab Saudi awal pekan ini.

Pergerakan harga batu bara kontrak Januari 2019 di bursa Newcastle

Tanggal

US$/MT

15 November

102,30

(-0,15%)

14 November

102,45

(-4,12%)

13 November

106,85

(-0,60%)

12 November

107,50

(+1,08%)

9 November

106,35

(+0,66%)

Sumber data: Bloomberg

 

Sumber: Bisnis.com

Editor: Fariz

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Isu Lion Air Setop Operasi, Cek Faktanya
apahabar.com

Ekbis

Tsunami Selat Sunda: Pertamina Siapkan Jalur Alternatif Salurkan BBM-LPG ke Lampung
apahabar.com

Ekbis

H-1 Lebaran 2019, Bandara Tjilik Riwut Bak ‘Kuburan’
Tak Perlu ‘Serbu’ Leasing, Begini Aturan Pengajuan Keringanan Kredit

Ekbis

Tak Perlu ‘Serbu’ Leasing, Begini Aturan Pengajuan Keringanan Kredit  
apahabar.com

Ekbis

Jokowi Senang, 7 Perusahaan Asing Relokasi Pabrik ke Indonesia
apahabar.com

Global

PM Belgia Mundur Setelah Muncul Mosi Tak Percaya
apahabar.com

Ekbis

Sepekan, Harga Gula di Tanbu Sudah Tiga Kali Naik
apahabar.com

Ekbis

Pepsi Hengkang, Gemar Minum Kopi Salah Satu Pemicunya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com