Pemilu Ulang di Banjarmasin Selatan, Cucu Habib Basirih Pinta Jauhi Politik Uang H-2 Ramadan, Distribusi Elpiji di Kalsel Macet Lagi Gara-Gara Jalan Rusak Terungkap! Alasan Oknum Pemuda LAS HST Hina Buser yang Tenggelam di Banjarmasin Sadarkan Diri, Dokter Ungkap Kondisi Terkini Echa Si Putri Tidur Banjarmasin POPULER SEPEKAN: Waspada Air Pasang, Ambruknya Pasar Ujung Murung, hingga Viral Putri Tidur

Hipertensi dan Jantung Penyakit tak Menular Tertinggi di Kalsel

- Apahabar.com Selasa, 20 November 2018 - 10:33 WIB

Hipertensi dan Jantung Penyakit tak Menular Tertinggi di Kalsel

Penderita hipertensi. (foto: liputan6.com)

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mewaspadai dan berupaya menekan meningkatnya kasus penderita penyakit tidak menular.

‘’Penderita penyakit tidak menular di Kalsel kini mencapai 37 persen dari total penderita berbagai penyakit di Kalsel,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Muslim.

Menurutnya, penderita penyakit tidak menular tertinggi adalah hipertensi, kemudian berturut-turut jantung, ginjal, diabetes dan beberapa penyakit lainnya. ‘’Seluruh penyakit tersebut dipicu oleh pola hidup tidak sehat masyarakat Kalsel, baik itu pola makan maupun perilaku sehari-hari,’’ katanya di Banjarmasin, Senin.

Untuk menekan terus meningkatnya angka penderita penyakit tidak menular tersebut, tambah dia, perlu gerakan dan kampanye terus menerus dari seluruh pihak, yang didukung oleh pemerintah daerah, untuk meningkatkan pola hidup sehat.

Baca juga : Banyak Penderita Diabetes Tidak Sadar

Beberapa kampanye pola hidup sehat yang harus terus digelorakan, tambah dia, adalah dengan memulai kegiatan pagi dari aktivitas fisik, minimal 30 menit setiap hari.

Selanjutnya, selalu mengonsumsi makanan dengan menu seimbang, yaitu sayur mayur, lauk dan nasi atau karbohidrat lainnya.

“Pola hidup dan pola makan di Kalsel yang paling berat adalah, warga Kalsel, kurang menyukai sayur, apalagi para remajanya,” katanya. Para remaja, tambah dia, lebih menyukai makanan siap saji, dari pada makanan yang banyak mengandung sayur mayur.

Selain itu, imbuh Muslim, pihaknya juga sedang menekan angka perokok aktif, untuk menghindari berbagai penyakit akibat rokok.

Baca juga : Bahaya, Main Gadget Gelap-Gelapan

“Mari kita bergerak bersama-sama untuk meningkatkan derajat kesehatan warga Kalsel, tidak mungkin hal tersebut bisa dilakukan sendiri oleh dinas kesehatan, tanpa dukungan dari masyarakat dan terkait lainnya,” katanya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kalsel, memperingati hari ke 54 Kesehatan Nasional di Banjarbaru. Acara yang diikuti oleh ratusan warga Banjarbaru dan sekitarnya tersebut, dibuka oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

Baca juga : Ribuan Jemaah Hadiri Perayaan Maulid Di Kota Citra Banjarbaru

Gubernur mengatakan, peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan peningkatan pelayanan kesehatan, menjadi salah satu prioritas pembangunan Kalsel.

Menurut dia, peningkatan gizi bagi Balita sejak ibu hamil, harus menjadi perhatian seluruh pihak, agar Kalsel mendapatkan generasi yang cerdas dan sehat.

Sumber: kalsel.antaranews.com

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Wajib Diketahui, Ini Empat Masalah Umum Mobil Matic

Gaya

Wajib Diketahui, Ini Empat Masalah Umum Mobil Matic
apahabar.com

Gaya

Mengenang Satu Abad Hassan Shadily, Perancang Kamus Indonesia-Inggris
apahabar.com

Gaya

Hari Jadi Gojek Ke-10, GoFood Tawarkan Sederet Promo hingga 1 Desember 2020
Apahabar.com

Gaya

Resmi Rilis, Ini Spesifikasi Vivo X50 dan X50 Pro
apahabar.com

Gaya

Ini 5 Tanda Ayam Sudah Tak Layak Dikonsumsi
apahabar.com

Gaya

Jelang Lebaran, Songkok Batik Tulis Madura Makin Diminati
apahabar.com

Gaya

Hari Batik Nasional, Begini Cara Mengetahui Batik Asli
apahabar.com

Gaya

Menyusui Saat Pandemi, Perlukah Ibu Sampai Cuci Payudara?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com