Video Viral Rombongan Klub Harley Keroyok 2 Anggota TNI, Polisi Melerai Dicuekin, Ini Gara-garanya Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru

Hipertensi dan Jantung Penyakit tak Menular Tertinggi di Kalsel

- Apahabar.com Selasa, 20 November 2018 - 10:33 WIB

Hipertensi dan Jantung Penyakit tak Menular Tertinggi di Kalsel

Penderita hipertensi. (foto: liputan6.com)

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mewaspadai dan berupaya menekan meningkatnya kasus penderita penyakit tidak menular.

‘’Penderita penyakit tidak menular di Kalsel kini mencapai 37 persen dari total penderita berbagai penyakit di Kalsel,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Muslim.

Menurutnya, penderita penyakit tidak menular tertinggi adalah hipertensi, kemudian berturut-turut jantung, ginjal, diabetes dan beberapa penyakit lainnya. ‘’Seluruh penyakit tersebut dipicu oleh pola hidup tidak sehat masyarakat Kalsel, baik itu pola makan maupun perilaku sehari-hari,’’ katanya di Banjarmasin, Senin.

Untuk menekan terus meningkatnya angka penderita penyakit tidak menular tersebut, tambah dia, perlu gerakan dan kampanye terus menerus dari seluruh pihak, yang didukung oleh pemerintah daerah, untuk meningkatkan pola hidup sehat.

Baca juga : Banyak Penderita Diabetes Tidak Sadar

Beberapa kampanye pola hidup sehat yang harus terus digelorakan, tambah dia, adalah dengan memulai kegiatan pagi dari aktivitas fisik, minimal 30 menit setiap hari.

Selanjutnya, selalu mengonsumsi makanan dengan menu seimbang, yaitu sayur mayur, lauk dan nasi atau karbohidrat lainnya.

“Pola hidup dan pola makan di Kalsel yang paling berat adalah, warga Kalsel, kurang menyukai sayur, apalagi para remajanya,” katanya. Para remaja, tambah dia, lebih menyukai makanan siap saji, dari pada makanan yang banyak mengandung sayur mayur.

Selain itu, imbuh Muslim, pihaknya juga sedang menekan angka perokok aktif, untuk menghindari berbagai penyakit akibat rokok.

Baca juga : Bahaya, Main Gadget Gelap-Gelapan

“Mari kita bergerak bersama-sama untuk meningkatkan derajat kesehatan warga Kalsel, tidak mungkin hal tersebut bisa dilakukan sendiri oleh dinas kesehatan, tanpa dukungan dari masyarakat dan terkait lainnya,” katanya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kalsel, memperingati hari ke 54 Kesehatan Nasional di Banjarbaru. Acara yang diikuti oleh ratusan warga Banjarbaru dan sekitarnya tersebut, dibuka oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

Baca juga : Ribuan Jemaah Hadiri Perayaan Maulid Di Kota Citra Banjarbaru

Gubernur mengatakan, peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan peningkatan pelayanan kesehatan, menjadi salah satu prioritas pembangunan Kalsel.

Menurut dia, peningkatan gizi bagi Balita sejak ibu hamil, harus menjadi perhatian seluruh pihak, agar Kalsel mendapatkan generasi yang cerdas dan sehat.

Sumber: kalsel.antaranews.com

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Konser Tulus Diguyur Hujan, Begini Antusias Penonton
apahabar.com

Gaya

Puasa Sembuhkan Maag? Ini Kata Dokter
apahabar.com

Gaya

Tips Google agar Terhindar dari Penipuan Online
apahabar.com

Gaya

Terciduk Sosok Nissan Grand Livina 2019 ‘Mengaspal’
apahabar.com

Gaya

Sejak Pandemi Covid-19, Anak-anak Lebih Sering Online
apahabar.com

Gaya

Melihat Adat Balian, Resepsi Pernikahan Suku Dayak Ma’anyan
apahabar.com

Gaya

Miris, Festival Kuliner Banjar 2018 Didominasi Jajanan Luar Daerah
apahabar.com

Gaya

Dynabook Rilis Laptop Tipis Terbaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com