Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

Indonesia vs Filipina, Demi Harga Diri

and - Apahabar.com Minggu, 25 November 2018 - 13:29 WIB
and - Apahabar.com Minggu, 25 November 2018 - 13:29 WIB

Indonesia vs Filipina, Demi Harga Diri

infografis/Nazmudin

apahabar.com, BANJARMASIN – Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti menilai laga terakhir Grup B Piala AFF melawan Filipina di Stadion Gelora Utama Bung Karno, Minggu (25/11/2018) malam pukul 20.00 Wita tetap penting. Padahal peluang tim Garuda lolos ke semi final sudah tidak ada lagi.

Ya, secara matematis Hansamu Yama Pranata dkk gagal melaju ke semifinal karena tercecer di posisi empat klasemen dengan raihan tiga poin hasil tiga pertandingan.

Andai menang, poin maksimal yang akan dimiliki Indonesia adalah enam. Sedangkan Filipina bersama Thailand saat ini sudah mengemas tujuh poin.

Namun, harga diri jadi pertaruhan. Sebab di laga ini akan disaksikan puluhan ribu suporter setia Timnas Garuda.

Hal ini dibuktikan dengan melonjaknya penjualan tiket di banding saat melawan Timor Leste.

Karenanya, pelatih Bima Sakti bertekad memberikan kemenangan.

Baca juga: Hasnur Minta Hansamu Bertahan

“Laga nanti sangat penting buat kami. Meski tidak lolos, semua pemain bertekad meraih kemenangan,” kata Bima Sakti dilansir¬†bola.com, Minggu (25/11/2018).

Sebaliknya pelatih Filipina Sven Goran Eriksson juga masih punya harga diri.

Jika sampai kalah, mau ditaruh di mana mukanya. Lantaran pernah sebagai mantan mentor Bima Sakti dan Kurniawan Dwi Julianto, serta pelatih kiper timnas, Kurnia Sandy di jajaran pelatih timnas Indonesia sekarang.

Eriksson merupakan mantan pelatih Samdoria ketika ketiganya masuk dalam proyek Primavera PSSI ke Italia era 90 an.

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Sport

Jadwal MotoGP Prancis 2020, Live Trans7, Trek Portisimao Mirip ‘Roller Coaster’ Dovizioso Aneh, Rossi : 4 Titik Menakutkan
apahabar.com

Sport

Persiapan PON Papua 2021 Capai 70 Persen
apahabar.com

Sport

Sukacita Chicharito
Peraih Emas SEA Games Cabor Sambo dari Kalsel Coba Peruntungan CPNS 2020

Sport

Peraih Emas SEA Games Cabor Sambo dari Kalsel Coba Peruntungan CPNS 2020
apahabar.com

Sport

Selama PSBB Banjarmasin, Pemain Asing Barito ini Merasa Beruntung
apahabar.com

Sport

Jadi Kiper Terbaik Pekan Pertama Liga 1 2019, Ini Kata M Riyandi
apahabar.com

Sport

Mayweather Sesumbar lebih Baik dari Muhammad Ali dan Mike Tyson
apahabar.com

Sport

Rabu, Skuad Laskar Antasari Kembali Berlatih di 17 Mei Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com