Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah Pembelajaran Tatap Muka SMP di Banjarmasin Siap Dibuka, Catat Bulannya VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat

Kadin Sambut Positif Penundaaan Pelonggaran Modal Asing

and - Apahabar.com Senin, 26 November 2018 - 02:06 WIB
and - Apahabar.com Senin, 26 November 2018 - 02:06 WIB

Kadin Sambut Positif Penundaaan Pelonggaran Modal Asing

Sekilas Mengenai Aliran Modal Asing RI. Ilustrasi: Reuters

Apahabar.com, Jakarta– Kalangan dunia usaha merespon positif penundaan pelaksanaan Paket Kebijakan Ekonomi XVI, berkaitan dengan pelonggaran investasi asing.

Penundaan dianggap perlu sampai ada diskusi lanjutan maupun sosialisasi yang melibatkan pengusaha. Selama ini informasi soal pelonggaran investasi asing yang akan dilakukan oleh pemerintah dianggap simpang siur.

“Kami minta ini ditunda sampai kami jelas dengan kebijakan ini. Meski saya tahu, pemerintah pasti punya alasan kuat untuk merelaksasi DNI,” kata Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani dilansir CNNIndonesia, belum lama ini.

Seperti diketahui, Menteri Koordinasi Bidang Perekonomian Darmin Nasution setuju menunda pelaksanaan pelonggaran investasi asing demi mendengarkan keluhan pengusaha itu.

Penundaan dilakukan setelah pemerintah mendengarkan masukan dari kalangan dunia usaha yang merasa keberatan dan butuh penjelasan mengenai pelonggaran tersebut.

Selanjutnya, pemerintah akan menunggu masukan agar pelonggaran investasi asing tidak mengganggu pengusaha dalam negeri.

Dalam perubahan kebijakan DNI, pemerintah rencananya membuka pintu bagi aliran modal asing sebesar 100 persen untuk 25 bidang usaha.

“Soal DNI sejak kemarin sebenarnya sudah kami jelaskan, terutama kepada Kadin dan Hipmi. Tapi katanya kurang penjelasannya, ya tidak apa, katanya mau ada acara di Solo? Ya nanti ayo saya datang, jelaskan,” ujar Darmin dilansir CNN Indonesia, belum lama ini.

Baca juga: Daftar 25 Bidang Usaha yang Bisa 100 Persen Investasi Asing

Darmin mengatakan penundaan dilakukan untuk menggencarkan sosialisasi sembari menunggu masukan dari kalangan pengusaha.

“Setelah sosialisasi, kami akan duduk bersama-sama. Nanti setelah itu, bagaimana hasilnya ya itu yang akan kami naikkan ke Presiden,” jelasnya.

Bersamaan dengan penundaan implementasi tersebut, pihaknya juga akan menahan draft revisi rancangan peraturan presiden soal daftar negatif investasi untuk tidak diserahkan dulu ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Payung hukum tersebut nantinya akan berupa revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 44 Tahun 2016 tentang Daftar Bidang Usaha yang Tertutup dan Bidang Usaha yang Terbuka dengan Persyaratan di Bidang Penanaman Modal. Pemerintah percaya jika relaksasi DNI akan mendorong peningkatan investasi asing.

Sumber: CNN Indonesia
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Cegah Karhutla, Jokowi: Manfaatkan Teknologi untuk Meningkatkan Monitoring
apahabar.com

Nasional

Masih Pandemi, MUI: Alihkan Perjuangan di Lapangan ke Uji Materi MK
apahabar.com

Nasional

Sejarah Ganja Masuk Indonesia

Nasional

Video Detik-detik Petugas dan Warga Sembunyi Saat Kontak Tembak Aparat dan KKB di Bandara Intan Jaya, Papua
apahabar.com

Nasional

Persoalan Lingkungan Hidup di Balik Rencana Pemindahan Ibu Kota ke Kaltim
apahabar.com

Nasional

Riset IFJ-AJI: Kebebasan Media di Indonesia Stagnan
apahabar.com

Nasional

Alasan Pengadilan Larang Sidang Ratna Sarumpaet Disiarkan Live
apahabar.com

Nasional

Haul Abah Guru Sekumpul Memang Fenomenal, Ini Faktanya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com