2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan

Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet, Polisi Panggil Lagi Nanik Deyang dan Rocky Gerung

and - Apahabar.com Senin, 26 November 2018 - 16:26 WIB
and - Apahabar.com Senin, 26 November 2018 - 16:26 WIB

Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet, Polisi Panggil Lagi Nanik Deyang dan Rocky Gerung

Nanik S Deyang dan Rocky Gerung. Foto: Antara/Net

apahabar.com, JAKARTA – Untuk kedua kalinya, pihak kepolisian memanggil kembali Nanik S Deyang, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandi dalam kasus hoaks Ratna Sarumpaet.

Selain Nanik S Deyang, polisi juga memanggil ahli filsafat Rocky Gerung dalam kasus yang sama.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yuwono, surat pemanggilan kepada Nanik S Deyang dan Rocky Gerung sudah dilayangkan. “Ini Nanik besok Selasa siang pukul 14.00 WIB kita panggil,” kata Argo di Polda Metro Jaya Senin (26/11).

Terkait pemanggilan Rocky dan Nanik, Argo menjelaskan penyidik bakal mencari informasi tentang alur foto Ratna. Polisi juga bakal mengorek ulang soal pengiriman foto lebam wajah Ratna di media sosial.

“Jadi seperti apa. Alur foto itu bisa didapatkan. Dua hal yang besok akan kita lakukan pada hari Selasa untuk perkembangan kasus RS,” ucap Argo seperti ditulis CNN Indonesia.

Pemanggilan oleh polisi kepada Nanik S Deyang ini adalah yang kedua kalinya untuk memberikan keterangan atas kasus hoaks Ratna Sarumpaet.

Pemanggilan ini, kata Argo, karena ada permintaan dari Kejaksaan untuk melengkapi beberapa berkas kasus Ratna Sarumpaet. “Ada beberapa yang harus diperbaiki sebagai petunjuk,” ujarnya.

Ratna telah ditahan sejak 5 Oktober lalu usai ditetapkan sebagai tersangka penyebaran hoaks soal penganiayaan. Dia dijerat Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Sejumlah saksi yang sudah diperiksa kepolisian yakni Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak dan Nanik S Deyang.

Kemudian mantan ketua umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, dan dokter bedah plastik Siddik.

Baca juga: Lima Jenis Sedotan Ramah Lingkungan dan Unik Pengganti Sedotan Plastik

Editor : Budi Ismanto

 

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tenang, Virus Corona Diperkirakan Tak Menempel pada Asap
apahabar.com

Nasional

Pengabar Bencana Indonesia Wafat, Inilah Sosok Sutopo
Jokowi: Pemerintah Upayakan Perlindungan Bagi WNI di Wuhan

Nasional

Jokowi: Pemerintah Upayakan Perlindungan Bagi WNI di Wuhan
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Pasien Sembuh 43.268 Orang dari 84.882 Kasus Positif
apahabar.com

Nasional

Update Hitung Cepat, Indo Barometer: PDIP Juara, PSI Cs Terancam
apahabar.com

Nasional

Linimasa Twitter Heboh Tanggapi Usul Penyuntikan Disinfektan dari Trump
apahabar.com

Nasional

George Floyd Mati di Tangan Polisi AS, Erdogan: Kami Akan Pantau Masalah Ini
apahabar.com

Nasional

Alasan Febri Mundur dari KPK: Kondisi Politik dan Hukum Telah Berubah bagi KPK
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com