Viral Surat Cinta BPK untuk Masyarakat Setelah Insiden Maut di Lingkar Dalam Cuaca Hari Ini, Hujan Disertai Petir Mengintai Kalsel Ribuan Lahan Padi di Kalsel Terancam Kerdil dan Menguning, Dinas TPH: Jangan Panik Pukuli Korban Gegara Halangi Jalan, Supir Travel di Tanbu Ditangkap Aksi Skimming di Balikpapan: Klik Link WA, Saldo Belasan Juta Lenyap

Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet, Polisi Panggil Lagi Nanik Deyang dan Rocky Gerung

and - Apahabar.com     Senin, 26 November 2018 - 16:26 WITA
and - Apahabar.com     Senin, 26 November 2018 - 16:26 WITA

Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet, Polisi Panggil Lagi Nanik Deyang dan Rocky Gerung

Nanik S Deyang dan Rocky Gerung. Foto: Antara/Net

apahabar.com, JAKARTA – Untuk kedua kalinya, pihak kepolisian memanggil kembali Nanik S Deyang, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandi dalam kasus hoaks Ratna Sarumpaet.

Selain Nanik S Deyang, polisi juga memanggil ahli filsafat Rocky Gerung dalam kasus yang sama.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yuwono, surat pemanggilan kepada Nanik S Deyang dan Rocky Gerung sudah dilayangkan. “Ini Nanik besok Selasa siang pukul 14.00 WIB kita panggil,” kata Argo di Polda Metro Jaya Senin (26/11).

Terkait pemanggilan Rocky dan Nanik, Argo menjelaskan penyidik bakal mencari informasi tentang alur foto Ratna. Polisi juga bakal mengorek ulang soal pengiriman foto lebam wajah Ratna di media sosial.

“Jadi seperti apa. Alur foto itu bisa didapatkan. Dua hal yang besok akan kita lakukan pada hari Selasa untuk perkembangan kasus RS,” ucap Argo seperti ditulis CNN Indonesia.

Pemanggilan oleh polisi kepada Nanik S Deyang ini adalah yang kedua kalinya untuk memberikan keterangan atas kasus hoaks Ratna Sarumpaet.

Pemanggilan ini, kata Argo, karena ada permintaan dari Kejaksaan untuk melengkapi beberapa berkas kasus Ratna Sarumpaet. “Ada beberapa yang harus diperbaiki sebagai petunjuk,” ujarnya.

Ratna telah ditahan sejak 5 Oktober lalu usai ditetapkan sebagai tersangka penyebaran hoaks soal penganiayaan. Dia dijerat Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Sejumlah saksi yang sudah diperiksa kepolisian yakni Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak dan Nanik S Deyang.

Kemudian mantan ketua umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, dan dokter bedah plastik Siddik.

Baca juga: Lima Jenis Sedotan Ramah Lingkungan dan Unik Pengganti Sedotan Plastik

Editor : Budi Ismanto

 

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pulang dari China, Lima Warga AS Terinfeksi Corona

Nasional

Pulang dari China, Lima Warga AS Terinfeksi Corona
banjir pekalongan

Nasional

Bikin Merinding! Banjir di Pekalongan Berwarna Merah Darah

Nasional

Kisah Pria Punya 26 Anak Viral, Netizen: Gen Halilintar Menangis!
apahabar.com

Nasional

Ribuan Penerbangan Batal Akibat Gempa Lombok
Gempa

Nasional

Tenang, Gempa Magnitudo 4,3 di Bulukumba Tidak Berpotensi Tsunami
apahabar.com

Nasional

Terdampak Pandemi, Kemendikbud Bantu Sekolah Swasta dengan Dana BOS
apahabar.com

Nasional

BJ Habibie Pergi, Wali Kota Banjarmasin Ikut Berduka
abu Janda

Nasional

Diperiksa Bareskrim, Abu Janda Akui Hanya Respons Cuitan Tengku Zulkarnain
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com