Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Kasus Penggelapan Barang PT Semen Indonesia Logitsik, Dua Terdakwa Divonis

and - Apahabar.com Rabu, 14 November 2018 - 21:52 WIB
and - Apahabar.com Rabu, 14 November 2018 - 21:52 WIB

Kasus Penggelapan Barang PT Semen Indonesia Logitsik, Dua Terdakwa Divonis

Adi Setyo Nugroho dan Ahmad Turidian Syahrani saat menjalani persidangan. Apahabar/Baha

apahabar.com, BANJARMASIN– Lama duduk di kursi pesakitan, Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin akhirnya memvonis Adi Setyo Nugroho dan Ahmad Turidian Syahrani, dua terdakwa kasus penggelapan barang milik PT Semen Indonesia Logistik, Rabu (14/11) sore.

Majelis hakim menjatuhkan vonis 4 tahun 6 bulan penjara ke Adi Setyo Nugroho. Sedangkan, Ahmad Turidian Syahrani, majelis hakim menjatuhkan pidana selama 3 tahun 6 bulan.

Oleh hakim, kedua terdakwa dinilai terbukti bersalah melakukan pidana penggelapan barang milik PT Semen Indonesia Logistik senilai Rp1,8 miliar.

Dalam putusan, Majelis Hakim menilai, terdakwa Adi Setyo Nugroho melanggar pasal 374 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Sedangkan terdakwa Ahmad Turidian Syahrani melanggar pasal 480 KUHP (1) jo pasal 64 (1). Majelis Hakim menilai, semua unsur pidana penggelapan dan penadahan barang pasal tersebut telah terpenuhi.

“Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah bersalah melakukan tindak pidana penggelapan barang dan laporan fiktif di PT. Semen Indonesia Logistik,” ujar Ketua Majelis Hakim.

Hakim menyebut, sebagian dana telah digunakan terdakwa untuk untuk kepentingan pribadi. Maka itu jelas melawan hukum. “Terdakwa telah dengan sengaja menempatkan harta kekayaan yang merupakan hasil tindak pidana,” sambung hakim.

Untuk diketahui, kedua terdakwa melakukan persekongkolan jahat yang mengakibatkan kerugian di pihak PT. Semen Indonesia Logistik.

Kedua terdakwa melakukan penggelapan barang dengan cara memalsukan stempel toko atau pelanggan, memalsukan tanda tangan pemilik toko, merubah surat pengantar barang dari PT. Semen Indonesia Logistik yang telah diberikan oleh admin Cabang Banjarmasin dengan diganti surat pengantar barang milik CV. Varia Kencana, dan diberikan kepada sopir gudang untuk mengantar barang tersebut.

Terdakwa juga melakukan transaksi penjualan fiktif dengan membohongi pihak admin perusahaan.

Dari hasil audit internal, ditemukan kerugian dari hasil rekayasa penjualan Rp. 1,456,389,945, dan dari pengeluaran barang dari gudang PT Semen Indonesia Logistik tanpa sepengetahuan admin, sehingga terjadi selisih persediaan stock barang dalam gudang sebesar Rp. 357.275.125, sehingga total kerugian yang diderita PT. Semen Indonesia Logistik sebesar Rp. 1.813.65.070.

Reporter: Bahaudin Qusairi

Editor: Fariz

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Buru Voucher Senilai Rp10 Juta, Mahasiswa dan Pelajar Rela Antre di Gramedia
apahabar.com

Kalsel

Dipadukan Kulit, Tas Purun Tikus Berharga Rp1 Juta Lebih
apahabar.com

Kalsel

Polres HST dan Kodim 1002 Barabai Membaur Tanam Pohon
apahabar.com

Kalsel

Hadiri Peringatan Isra Miraj, Kapolres Banjarbaru Pesan Agar Pemilu Damai
apahabar.com

Kalsel

Cegah Penyebaran Covid-19, Kodim 1008/Tanjung Ajak Warga “Ayo Pakai Masker”
Tambah Shift Penjaga Perbatasan Kalsel-Kalteng, Batola Siap Kemungkinan Terburuk

Kalsel

Tambah Shift Penjaga Perbatasan Kalsel-Kalteng, Batola Siap Kemungkinan Terburuk
apahabar.com

Kalsel

Pemodal Resmi Tersangka, 7 Penambang di Pangkut Kalteng Masih Tertimbun Longsor
apahabar.com

Kalsel

Hari Ini, Kabut Asap Belum Menjauh dari Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com