PT. SBKW Perusahaan Resmi, Cuncung Sayangkan Media Tidak Cek And Balance Mediasi Buntu! Kades di Amuntai Ancam Sweeping Truk Conch Mensos Risma Dikabarkan Akan Tinjau Korban Longsor di Maradapan Kotabaru La Nina, Wilayah Pesisir Kalsel Jadi Atensi Khusus Jelang Piala AFF 2021, Evan Dimas Tetap Kapten Timnas Indonesia

Kepolisian Luncurkan Sistem Tilang Elektronik

- Apahabar.com     Minggu, 25 November 2018 - 13:24 WITA

Kepolisian Luncurkan Sistem Tilang Elektronik

Rambu tilang elektronik di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta.(sumber: antara)

apahabar.com, JAKARTA – Kepolisian Indonesia secara resmi meluncurkan sistem tilang elektronik alias Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), Minggu (25/11/2018).

ETLE sebagai bentuk inovasi layanan publik berbasis digital sekaligus penegakan hukum lalu-lintas yang transparan.

Salah satu perangkat utamanya menggunakan kamera pengenalan pelat nomor secara otomatis. Sehingga dapat mendeteksi nomor registrasi kendaraan pelanggar lalu-lintas secara otomatis, sekaligus dapat menjadi barang bukti pengadilan.

Tak hanya itu, kontak fisik antara pelanggar aturan lalu-lintas dengan polisi bisa sangat minimal terjadi pada saat pelanggaran itu terjadi.

Kepolisian juga meluncurkan Sistem Pengenalan dan Pendaftaran Terpadu Kendaraan (Integrated Vehicle Registration and Identification Sytem/IVRIS), dan SMS Info 8893.
Sistem kode batang mengintegrasikan layanan BPKB dan STNK, sedangkan layanan SMS memberi kemudahan masyarakat memperoleh informasi terkait layanan pajak kendaraan bermotor bahkan hingga SIM Keliling.

Direktur Lalu-lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusuf, saat peluncuran mengatakan, sejalan dengan peluncuran tiga sistem baru ini, terjadi peningkatan layanan publik tilang elektronik berbasis teknologi informasi dan komunikasi akan lebih efektif, efisien, dan transparan.

Sementara Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Syafruddin, mengatakan, dengan semua sistem baru itu maka niat untuk melayani masyarakat dengan baik benar-benar terwujud.

Tantangan besar untuk layanan publik yang harus dikejar, menurut dia, implementasi revolusi industri 4.0 dan mencapai tujuan 100 tahun Indonesia merdeka pada 2045 di mana diharapkan mampu masuk menjadi lima besar negara di dunia yang maju dalam semua aspek kehidupan.

“Harus maju di semua aspek, baik ekonomi hingga demokrasi. Dan itu tinggal 27 tahun lagi,” katanya.

Sumber : Antara

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Abdee Slank

Musik

Netizen Nyinyir Abdee Slank Jadi Komisaris Telkom: Pantas Diam Soal KPK
apahabar.com

Nasional

Kronologi Lengkap Jaksa Pinangki Bertemu Joe Chan alias Djoko Tjandra di Malaysia
Jokowi

Nasional

Sah! Presiden Jokowi Teken Percepatan Pembangunan di 3 Perbatasan Negara
apahabar.com

Nasional

KPU Tetapkan Jokowi-Ma’ruf Presiden dan Wapres Terpilih
apahabar.com

Nasional

1 Anggota KKB Pimpinan Sabinus Waker Ditembak Mati Satgas Nemangkawi
apahabar.com

Nasional

Warga Kaget KPK OTT Wali Kota Medan
Jokowi

Nasional

Ini yang Dirasakan Jokowi Setelah 2 Jam Disuntik Vaksin Sinovac
apahabar.com

Nasional

Puluhan Juta Vaksin Covid-19 Akan Disuntikkan Januari 2021
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com