BANJIR KALSEL: 2 Ribu Jiwa Mengungsi, Pasukan Khusus TNI Mendarat di Banjarbaru Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet Tak Ucapkan Dukacita, Habib Banua Tantang Presiden ke Kalsel Warga Banjiri IG Presiden Jokowi: Kalsel Juga Berduka Pakkk!!!

Kepolisian Luncurkan Sistem Tilang Elektronik

- Apahabar.com Minggu, 25 November 2018 - 13:24 WIB

Kepolisian Luncurkan Sistem Tilang Elektronik

Rambu tilang elektronik di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta.(sumber: antara)

apahabar.com, JAKARTA – Kepolisian Indonesia secara resmi meluncurkan sistem tilang elektronik alias Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), Minggu (25/11/2018).

ETLE sebagai bentuk inovasi layanan publik berbasis digital sekaligus penegakan hukum lalu-lintas yang transparan.

Salah satu perangkat utamanya menggunakan kamera pengenalan pelat nomor secara otomatis. Sehingga dapat mendeteksi nomor registrasi kendaraan pelanggar lalu-lintas secara otomatis, sekaligus dapat menjadi barang bukti pengadilan.

Tak hanya itu, kontak fisik antara pelanggar aturan lalu-lintas dengan polisi bisa sangat minimal terjadi pada saat pelanggaran itu terjadi.

Kepolisian juga meluncurkan Sistem Pengenalan dan Pendaftaran Terpadu Kendaraan (Integrated Vehicle Registration and Identification Sytem/IVRIS), dan SMS Info 8893.
Sistem kode batang mengintegrasikan layanan BPKB dan STNK, sedangkan layanan SMS memberi kemudahan masyarakat memperoleh informasi terkait layanan pajak kendaraan bermotor bahkan hingga SIM Keliling.

Direktur Lalu-lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusuf, saat peluncuran mengatakan, sejalan dengan peluncuran tiga sistem baru ini, terjadi peningkatan layanan publik tilang elektronik berbasis teknologi informasi dan komunikasi akan lebih efektif, efisien, dan transparan.

Sementara Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Syafruddin, mengatakan, dengan semua sistem baru itu maka niat untuk melayani masyarakat dengan baik benar-benar terwujud.

Tantangan besar untuk layanan publik yang harus dikejar, menurut dia, implementasi revolusi industri 4.0 dan mencapai tujuan 100 tahun Indonesia merdeka pada 2045 di mana diharapkan mampu masuk menjadi lima besar negara di dunia yang maju dalam semua aspek kehidupan.

“Harus maju di semua aspek, baik ekonomi hingga demokrasi. Dan itu tinggal 27 tahun lagi,” katanya.

Sumber : Antara

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Akan Berpidato di Sidang Majelis Umum PBB
apahabar.com

Nasional

Demonstran dari 13 Ormas Pasang Keranda di Depan Gedung KPK
apahabar.com

Nasional

Jokowi Ajak Masyarakat Kalsel Lawan Virus Hoaks
apahabar.com

Nasional

Tenaga Medis Tangani Corona Wafat, Presiden Sampaikan Dukacita
apahabar.com

Nasional

Walhi Minta Pemerintah Lindungi Orang Utan dari Perburuan
apahabar.com

Nasional

Lima Jenis Sedotan Ramah Lingkungan dan Unik Pengganti Sedotan Plastik
apahabar.com

Nasional

KRI Teluk Jakarta-541 Tenggelam di Perairan Pulau Kangean
Sepasang Kekasih

Nasional

Sepasang Kekasih Berlumuran Darah di Kos-Kosan, 1 Tewas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com