Viral Surat Cinta BPK untuk Masyarakat Setelah Insiden Maut di Lingkar Dalam Aturan Baru Berlaku, Penumpang di Syamsudin Noor Masih Stagnan  Cuaca Hari Ini, Hujan Disertai Petir Mengintai Kalsel Ribuan Lahan Padi di Kalsel Terancam Kerdil dan Menguning, Dinas TPH: Jangan Panik Pukuli Korban Gegara Halangi Jalan, Supir Travel di Tanbu Ditangkap

Dugaan Korupsi Retribusi Parkir Ulin Raya: Jaksa Kantongi Dokumen “Emas”

and - Apahabar.com     Senin, 19 November 2018 - 11:34 WITA
and - Apahabar.com     Senin, 19 November 2018 - 11:34 WITA

Dugaan Korupsi Retribusi Parkir Ulin Raya: Jaksa Kantongi Dokumen “Emas”

Kasi Tipisdus Kejari Banjarbaru Mahardika PW Rosadi bersama Tim menunjukkan berkas kasus. apahabar.com/Zay

 

apahabar.com BANJARBARU- Kasus dugaan korupsi retribusi parkir Pasar Ulin Raya terus menggelinding di tangan Kejaksaan Negeri Banjarbaru.

Belakangan disebutkan, total sebanyak 400 dokumen, terkait bukti dugaan korupsi retribusi parkir Pasar Ulin Raya, yang menjerat dua mantan Kadishub Banjarbaru, AA dan AJ berhasil diamankan.

Dari dokumen ’emas’ yang terverifikasi ini menjadi petunjuk jaksa mengungkap kemungkinan adanya pemain lain dalam kasus ini.

“Barang bukti yang ada pada kami adalah dokumen-dokumen terkait dugaan korupsi parkir Pasar Ulun Raya ini. Totalnya ada sekitar 400 dokumen,” ujar Kasi Tipidsus Kejari Banjarbaru Mahardika PW Rosadi, Senin (19/11) pagi.

Dari informasi yang dihimpun, AA adalah Antoni Arpan, AJ Ahmad Jayadi. Keduanya  sedang masuk dalam masa purna tugas. Sejauh kasus ini dikembangkan, kata dia, jaksa telah memeriksa sekitar 20 orang saksi.

apahabar.com

Infografis: Nazmudin/aphabar.com

Dua di antaranya adalah, dua tersangka lain. Mereka dari pihak ketiga, yaitu pengelola parkir pasar Ulin Raya: pasangan suami-istri Sofyan Rina Lestari Arimbi, selaku direktur dan manajer operasional CV Nadya Parkatama. Mereka divonis pada 2017 silam. Masing-masing dua tahun.

Adapun, kedua tersangka AA dan AJ dilakukan penahanan usai pemeriksaan secara sah tahap dua (P21). Pelimpahan berkas dari penyidik ke jaksa penuntut umum.

Pemeriksaan sendiri berjalan sekitar dua jam lebih. Usai pemeriksaan tersebut, kedua tersangka ditahan dan dititipkan di LP Kelas III Cempaka Banjarbaru.

“Alasan penahanan kami lakukan karena, ini memang kewenangan kami. Pasalnya dikhawatirkan Tersangka akan melarikan diri dan untuk melancarkan proses persidangan nanti,” ungkapnya.

Berita terkait: Kejari Pastikan Terkait Retribusi Parkir

Dia mengungkapkan, kedua tersangka melalui kuasa hukum juga sempat melakukan upaya penangguhan penahanan. Tapi pihaknya masih mengkaji lebih dalam hal ini.

“Saat ini tersangka kami lakukan penahanan selama 20 hari ke depan, sambil menunggu proses selanjutnya. Rencananya pelimpahan berkas ke persidangan akan kami lakukan dalam pekan ini juga,” tegasnya.

Penulis: Zepi Al Ayubi
Editor: Fariz Fadhillah

 

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarbaru

Tak Berkategori

[CEK FAKTA] Viral Penumpang Dipalak di Bandara Syamsudin Noor Lama
apahabar.com

Tak Berkategori

Hasil Rekapitulasi KPU Banjarmasin, Prabowo Unggul Telak
apahabar.com

Tak Berkategori

Ngelem Saat Ramadan, Puluhan Bocah di Banjarmasin Diamankan
Banjarmasin

Tak Berkategori

Langgar PPKM Level IV Banjarmasin, Nyapu hingga Denda Ratusan Ribu Menanti!
Pembangunan JPO

Tak Berkategori

Kantongi Izin Balai Jalan, Pembangunan JPO di Banjarbaru Segera Dimulai
vaksin Covid-19

Tak Berkategori

Puluhan Ribu Orang di Tabalong Sudah Divaksin Covid-19
apahabar.com

Tak Berkategori

Hujan Lebat Disertai Petir Masih Hantui Kalsel
PMI

Tak Berkategori

Pemkab Tala dan PMI Bangun Hunian Sementara untuk Korban Longsor
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com