Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Kronologis Pembunuhan Levie di Mobil Suzuki Swift Biru

and - Apahabar.com Sabtu, 24 November 2018 - 11:32 WIB
and - Apahabar.com Sabtu, 24 November 2018 - 11:32 WIB

Kronologis Pembunuhan Levie di Mobil Suzuki Swift Biru

Jasad Levie saat dievakuasi dari lokasi kejadian. ia ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di tepi Jalan Ahmad Yani, Gambut. Sumber foto: istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN– Kasus kejahatan Herman (25) di mobil Suzuki Swift biru yang mengakibatkan tewasnya Levie Prisilia (35) menyita perhatian publik Kalimantan Selatan.

Berikut data yang dihimpun dari Polsek Gambut bersama-sama anggota Polres Banjar dan Polda Kalsel mengenai kronologis pelaku tega membunuh korban yang terjadi Jumat (23/11/2018):

1. Pada Kamis (22/11/2018) pukul 14.00 Wita, pelaku menelepon korban untuk janjian di rumah korban, guna membicarakan ritual terhadap korban agar di sayang suami.

2. Pukul 15.00 Wita, pelaku melihat mobil korban sedang masuk perumahan Aston. Kemudian digiring dari belakang oleh pelaku menuju rumah korban, yang mana pada saat di rumah korban ada saksi I an. Agus Jayadi dan saksi II an. Patmilawati.

Baca juga : Sempat Melawan, Pelaku Pembunuhan Levie Dihadiahi Timah Panas

3. Kemudian pelaku menyuruh korban, agar si korban menyuruh para saksi keluar rumah sambil membawa anak korban. Kemudian pada saat saksi ke luar rumah, sedangkan pelaku masuk ke dalam rumah dan saling berpapasan.

4. Kemudian korban menyerahkan uang kepada pelaku sebesar Rp. 300.000,- untuk membeli peralatan ritual. Lalu pelaku pergi ke pasar Kuripan Banjarmasin membeli kain bahalai sebagai persyaratan ritual.

5. Sekira pukul 20.00 Wita korban menelepon pelaku, agar setelah sholat isya segera dilakukan ritual. Akan tetapi pelaku sedang sibuk, sehingga tidak bisa melakukan ritual pada saat itu.

6.  Sekira pukul 24.00 Wita, korban dan pelaku sepakat untuk melakukan ritual tersebut. Kemudian korban menyuruh saksi I untuk memboking kamar hotel di Aston, sebagai tempat dilakukannya ritual. Akan tetapi hotel tersebut penuh. Kemudian korban keluar rumah mendatangi pelaku di conter ATM hotel Aston dengan menggunakan 1 (satu) unit mobil Suzuki Swift warna biru Nopol DA 1879 TN.

7. Kemudian pelaku sempat masuk ke dalam mobil korban. Dikarenakan di conter tersebut ada security yang jaga, lalu korban mengajak pelaku ke pinggir jalan A. Yani Km. 11.800 Gambut Barat, untuk melakukan ritual tersebut di dalam mobil.

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Mayat dalam Koper Diduga Dimutilasi Orang Dekat Korban
Jokowi Harapkan Kapal Selam KRI Alugoro Sebagai Awal Kemandirian Alutsista Nasional

Nasional

Jokowi Harapkan Kapal Selam KRI Alugoro Sebagai Awal Kemandirian Alutsista Nasional
apahabar.com

Nasional

Jadi Bos Freeport, Intip Perjalanan Claus Putra Asli Papua
apahabar.com

Nasional

Mendagri: Jangan Pilih Lagi Kepala Daerah yang Tak Serius Tangani Covid-19
apahabar.com

Nasional

Sisi Religius Jokowi di Mata Ustaz Yusuf Mansur
apahabar.com

Nasional

Dini Hari, KPK Obok-Obok Kaltim, Tujuh Orang Ditangkap!
apahabar.com

Nasional

MUI Jateng: People Power Hanya Pernyataan Emosi Sesaat

Nasional

Anggota DPR Ingin BPOM Sidak Jelang Akhir Tahun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com