Video Viral Rombongan Klub Harley Keroyok 2 Anggota TNI, Polisi Melerai Dicuekin, Ini Gara-garanya Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru

Maksiat, Layaknya Menebar Duri di Jalan Sendiri

and - Apahabar.com Sabtu, 24 November 2018 - 09:47 WIB
and - Apahabar.com Sabtu, 24 November 2018 - 09:47 WIB

Maksiat, Layaknya Menebar Duri di Jalan Sendiri

KH Abdullah Gymnastiar. Sumber : jitunews.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Maksiat layaknya menebar duri di jalan sendiri. Jika hari ini menderita, introspeksi dan memperbaiki diri adalah jalan keluarnya.

Diterangkan, KH Abdullah Gymnastiar, sesungguhnya tiap satu kali melakukan maksiat, maka ketika itu juga kita sedang menaruh paku, duri, pecahan kaca, bayonet atau bambu runcing, persis di jalanan yang akan kita lalui. Dan kita pasti akan menginjaknya, tidak akan meleset.

“Jadi, semakin kita banyak maksiat, semakin banyak kita menebar ranjau berbahaya yang pasti akan mencelakai diri kita sendiri. Na’udzubillahi mindzalik!” kata Pendiri Pondok Pesantren Darut Tauhiid ini.

Karenanya, sambung Aa Gym –akrab ulama ini disapa-, jangan menyalahkan orang lain ketika merasakan penderitaan. Penderitaan tersebut datang pasti karena diundang oleh kezaliman diri sendiri. Namun terkadang kita lupa akan hal ini.

“Setiap kali merasakan penderitaan, kita sibuk mencari kambing hitam, sibuk menyalahkan orang lain dan berat mengakui kesalahan diri sendiri. Padahal dalam Alqur’an, Allah SWT mengingatkan jika keburukan yang dilakukan akan kembali pada kita.

Baca juga : Keramat Guru Rosyad, Vespa yang Tak Bisa Dipindah

Dengan demikian, langkah terbaik ketika merasa menderita adalah segera introspeksi diri dan bertobat. Jangan pernah merasa suci dari dosa karena manusia memang tempatnya salah dan khilaf.

“Boleh jadi ada dosa yang lupa kita tobati, atau boleh jadi ada orang lain yang terzalimi oleh kita tanpa kita sadari.”

Kemudian, sambung Aa Gym, iringi tobat dengan berbaik sangka kepada Allah SWT, bahwa setiap kemalangan yang menimpa itu tiada lain adalah bentuk kasih sayang-Nya kepada kita. Agar kita senantiasa ingat kepada-Nya, memohon perlindungan-Nya dan memperbaiki kualitas diri.

Saudaraku, ketika kita melakukan maksiat, tak ada satupun yang meleset untuk dicatat oleh malaikat. Setiap bagiannya akan diperhitungkan dan akan diberikan balasannya kepada kita.

“Marilah kita giatkan diri bertobat dengan sungguh-sungguh. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan memberikan kita kekuatan untuk istiqomah dalam ketaatan kepada-Nya,” tandas Aa Gym.

Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ceramah

Hidayah Hanya dari Allah
apahabar.com

Ceramah

Gus Baha: Senang Dunia Itu Penting, Asal…
apahabar.com

Ceramah

Kajian Ramadan Bersama Guru Zuhdi; Adanya Alam Bukti Adanya Tuhan
apahabar.com

Ceramah

Kajian Ramadan Bersama Guru Zuhdi, Manusia Sebagai Hamba Tidak Punya Daya Upaya
apahabar.com

Ceramah

Kajian Ramadan Bersama Guru Zuhdi, Allah SWT Tidak Serupa Makhluk
apahabar.com

Ceramah

Bolehkah Membasuh Najis Besar dengan Sabun?
apahabar.com

Ceramah

Mendidik Anak; Ikhtiar Dijalankan, Doa Dipanjatkan
apahabar.com

Ceramah

Agar Hidup Berkah, Ini Amalan dan Doanya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com