Naik, Harga Elpiji Kalsel Diklaim Termurah Se-Kalimantan Megaproyek Gedung Baru DPRD Banjarmasin, Ibnu Sina Buka Suara Lagi, Danau Eks Tambang di Banjar Renggut Korban Jiwa Ironi Gedung Baru DPRD: Orang Miskin di Banjarmasin Makin Banyak Blak-blakan Ibnu Sina Bicara Konsep IKN Nusantara: Jangan Oligarkis & Ngutang

Masjid Sultan Suriansyah, Situs Wisata Tua yang Tak Kehilangan Pesona

- Apahabar.com     Kamis, 22 November 2018 - 15:29 WITA

Masjid Sultan Suriansyah, Situs Wisata Tua yang Tak Kehilangan Pesona

Masjid Sultan Suriansyah Sumber foto: dalunawisata.com

apahabar.com, BANJARMASIN– Wisata religi tak kalah menarik jika dibandingkan dengan wisata lainnya. Umumnya, wisatawan yang datang ke tempat wisata religi adalah orang yang tertarik dengan sejarah, meski sebagian juga beralasan ibadah.

Satu tempat wisata religi di Banjarmasin yang hingga kini menjadi pilihan banyak wisatawan adalah Masjid Sultan Suriansyah, Kuin Utara Banjarmasin. Wisatawan yang datang tidak hanya dari dalam kota, tapi juga berbagai daerah di Indonesia, bahkan dunia.

Masjid Sultan Suriansyah menjadi menarik karena dia dibangun tepat di hari keislaman Pangeran Samudra yang berganti nama dengan Sultan Suriansyah (tahun 1526). Sejak itu pula, Islam menjadi agama resmi Kerajaan Banjar.

Sejarah keislaman Banjar ini ‘diabadikan’ desain perpaduan arsitek khas Banjar dan Demak. Karena menurut sejarahnya, keislaman Sultan Suriansyah tidak terlepas dari peran aktif Kerajaan Demak.

Sekretaris Pengelola Masjid Pangeran Suriansyah, Adriandy menjelaskan,

para pemuka agama dari Demak-lah yang telah mengislamkan Raja Banjar setelah memenangkan perang dengan Kerajaan Daha.

“Sejarahnya, Raja berjanji akan masuk Islam apabila Demak mau memberikan bala bantuan. Dan setelah kemenangan itu datang, janji pun dipenuhi.”

Karena itulah, lanjut Adriandy, bangunan Masjid Sultan Suriansyah merupakan perpaduan antara arsitek khas Banjar dan Demak.

“Dari bentuk luar, terutama bagian samping dan atas masjid, jelas terinspirasi dari Masjid Demak. Namun, bagian bawah kita lihat masjid ini dibangun berbentuk panggung, sebagaimana rumah khas Banjar. Di bagian dalam, seni ukiran khas Banjar juga sangat menonjol,” terangnya.

Editor: Muhammad Bulkini

 

 

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tak Berkategori

Duh, 249 Anak di Balikpapan Terpapar Covid-19
apahabar.com

Tak Berkategori

Perhitungan Ulang PPK Tabunganen Gagal, PDIP Batola: Menunggu Keputusan Bawaslu

Tak Berkategori

Masalah Teknis Teratasi, Taliban Pastikan Bandara Kabul Siap Beroperasi
apahabar.com

Tak Berkategori

Polres Tapin Gelar Rakor Pengamanan Natal dan Tahun Baru
apahabar.com

Tak Berkategori

150 M untuk Menampung 275 Ton Sampah Per Hari
Padang Batung

Tak Berkategori

TK Melati Putih Padang Batung HSS Nyaris Ludes Terbakar
apahabar.com

Tak Berkategori

Puluhan Miras Disita dari Salon Jalan Veteran Marabahan

Tak Berkategori

Bupati HSS Pastikan Kenyamanan Kawasan Ekowisata Air Terjun Haratai
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com