ASN Banjarmasin Masih Pakai Elpiji 3 Kg, “Jangan Dikambinghitamkan” Jatah Lebih tapi Gas Langka di Banjarmasin, Kartu Kendali Dijual Rp300 Ribu! Duh, Jatah Ratusan Elpiji 3 Kg Bersubsidi Raib di Agen Muara Asam Asam Tala Keluh Pedagang Soal Penutupan Pasar Bauntung Lama ke Pemkot Banjarbaru: Kami Makan Apa? Kabupaten Banjar Lanjutkan PPKM Mikro ke Tahap Dua

Memelihara Kucing Kampung Bukan Kampungan

- Apahabar.com Jumat, 16 November 2018 - 20:02 WIB

Memelihara Kucing Kampung Bukan Kampungan

Tips Memelihara Kucing Foto: Net

apahabar.com, BANJARMASIN– Saat ini semakin banyak orang memiliki hewan peliharaan di rumah. Salah satu hewan peliharaan yang paling banyak digemari adalah kucing. Karena kucing adalah hewan jinak dan konon menggemaskan.

Jika dulu, masyarakat Indonesia memelihara kucing, maka kucing yang dimaksud adalah kucing lokal. Ketika ras kucing impor masuk ke negeri kita, seperti persia, himalaya, anggora, maine coon, bengal, hingga british shorthair, maka munculah istilah kucing kampung untuk jenis kucing lokal ini. Jelasnya, penyebutan istilah kucing kampung ini hanya untuk membedakannya dengan ras kucing impor.

Ada pendapat bahwa, ras kucing impor lebih cantik, menggemaskan, lucu, penurut, dan mudah memeliharanya, dibanding kucing kampung. Bahkan dalam perkembangannya kini, memelihara kucing impor dikaitkan dengan status sosial seseorang.

Memelihara kucing impor jelas memerlukan biaya tinggi, bukan saja makanannya, tapi juga perawatan kesehatan, kecantikan dan fasilitas lainnya. Apalagi jika si kucing impor bakal diikutkan untuk kontes-kontes kucing yang semakin banyak digelar di Indonesia.

Lantas, bagaimana dengan nasib kucing kampung ? Apakah memelihara kucing kampung semahal kucing impor ? Dan benarkah memelihara kucing kampung lebih sulit dibanding ras kucing impor ?

Pada dasarnya cara memelihara kucing kampung sama saja dengan memelihara kucing impor. Semua tergantung bagaimana memperlakukan hewan peliharaan kita. Mulai dari perhatian, perawatan, kasih sayang, hingga pemberian fasilitasnya.

Kemudian, apakah dengan memelihara kucing kampung kita jadi “ kampungan “ atau ketinggalan zaman ? Tentu saja tidak.

Memelihara kucing kampung tidak otomatis menentukan status sosial seseorang. Karena memang memelihara hewan tidak ada kaitannya dengan status sosial atau ekonomi.

Jadi memelihara kucing kampung tidaklah “kampungan”. Yang penting bagaimana kita memperlakukan kucing kampung sebagai hewan peliharaan yang juga bisa keren dan menyenangkan.

Editor : Budi Ismanto

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Masker Kain Terbukti Efektif Cegah Penyebaran Virus Corona
apahabar.com

Gaya

Wow!! Solchic Banjarmasin Tebar Aneka Promo Guys!

Gaya

Mantap, 7 Aplikasi Edit Foto dan Video Paling Mudah Digunakan
apahabar.com

Gaya

Kucing Picu Toksoplasma, Ini Bahayanya
apahabar.com

Gaya

Nikmati Konser We The Fest 2020 Secara Gratis, Simak Caranya!
apahabar.com

Gaya

Mau Makanan Sehat dan Lebih Terjangkau? Simak Tipsnya
apahabar.com

Gaya

Gila! Patah Tangan, Gitaris Limp Bizkit Ngeband dengan 3 Jari

Gaya

3 Kandungan Suplemen Termasuk Herbal yang Berbahaya untuk Ginjal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com