Begal Sadis Mengintai Sopir Travel, Simak Imbauan Tim Macan Kalsel  Vonis Mati Pembawa Sabu Ratusan Kilo di Tabalong, Terdakwa Langsung Banding Dihantam Covid-19, Pajak Hiburan Kota Banjarmasin 0 Persen! Pembantaian Sekeluarga di Sigi Sulteng, TNI Terjunkan Pasukan Khusus Berjuang untuk Keluarga, Legimin Tetap Semangat Jualan Kerupuk di Tengah Pandemi

Memelihara Kucing Kampung Bukan ‘Kampungan’

and - Apahabar.com Jumat, 16 November 2018 - 18:22 WIB
and - Apahabar.com Jumat, 16 November 2018 - 18:22 WIB

Memelihara Kucing Kampung  Bukan ‘Kampungan’

kucing kampung tidak kampungan

apahabar.com, BANJARMASIN – Saat ini semakin banyak orang memiliki hewan peliharaan di rumah. Salah satu hewan peliharaan yang paling banyak digemari adalah kucing. Karena kucing adalah hewan jinak dan konon menggemaskan.

Jika dulu, masyarakat Indonesia memelihara kucing, maka kucing yang dimaksud adalah kucing lokal. Ketika ras kucing impor masuk ke negeri kita, seperti persia, himalaya, anggora, maine coon, bengal, hingga british shorthair, maka munculah istilah kucing kampung untuk jenis kucing lokal ini. Jelasnya, penyebutan istilah kucing kampung ini hanya untuk membedakannya dengan ras kucing impor.

Ada pendapat bahwa, ras kucing impor lebih cantik, menggemaskan, lucu, penurut, dan mudah memeliharanya, dibanding kucing kampung. Bahkan dalam perkembangannya kini, memelihara kucing impor dikaitkan dengan status sosial seseorang.

Memelihara kucing impor jelas memerlukan biaya tinggi, bukan saja makanannya, tapi juga perawatan kesehatan, kecantikan dan fasilitas lainnya. Apalagi jika si kucing impor bakal diikutkan untuk kontes-kontes kucing yang semakin banyak digelar di Indonesia.

Lantas, bagaimana dengan nasib kucing kampung ? Apakah memelihara kucing kampung semahal kucing impor ? Dan benarkah memelihara kucing kampung lebih sulit dibanding ras kucing impor ?

Pada dasarnya cara memelihara kucing kampung sama saja dengan memelihara kucing impor. Semua tergantung bagaimana memperlakukan hewan peliharaan kita. Mulai dari perhatian, perawatan, kasih sayang, hingga pemberian fasilitasnya.

Kemudian, apakah dengan memelihara kucing kampung kita jadi “ kampungan “ atau ketinggalan zaman ? Tentu saja tidak.

Memelihara kucing kampung tidak otomatis menentukan status sosial seseorang. Karena memang memelihara hewan tidak ada kaitannya dengan status sosial atau ekonomi.

Jadi memelihara kucing kampung tidaklah “kampungan”. Yang penting bagaimana kita memperlakukan kucing kampung sebagai hewan peliharaan yang juga bisa keren dan menyenangkan.

 

Editor : Budi Ismanto

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Keseruan Seminar di Outlet Solchic Banjarmasin
apahabar.com

Gaya

Makan Kimchi Diklaim Turunkan Risiko Tertular Covid-19, Benarkah?
apahabar.com

Gaya

Bisakah Virus Corona Bertahan di Paket Belanja Online?
apahabar.com

Gaya

Sering Buang Air Kecil Ketika Malam, Tanda Hipertensi
apahabar.com

Gaya

Grab Telah Operasikan 5.000 Kendaraan Listrik di Indonesia
apahabar.com

Gaya

Akar Tanaman Herbal Dapat Tingkatkan Kekebalan Tubuh
Apahabar.com

Gaya

Kenali Gejala Nyeri Pinggang yang Disebabkan Saraf Terjepit
apahabar.com

Gaya

Studi: Wanita Jangkung Hidup Lebih Lama
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com