Brakkkk!! Mobil Relawan Kebakaran di Banjarmasin Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas Lakalantas di Angkinang HSS, Warga Haruyan HST Tewas di Tempat H+4 Idulfitri, Arus Balik Mudik dari Kalsel ke Kaltim Meningkat Sejumlah Pegawai di Banjarmasin Balikin Duit THR, Kok Bisa? Viral Shogun Vs Vario di Kandangan Lama, Dua Pengendara Tewas Seketika!

Mengapa Hari Guru Diperingati, Ini Sejarahnya

and - Apahabar.com Sabtu, 24 November 2018 - 10:45 WIB
and - Apahabar.com Sabtu, 24 November 2018 - 10:45 WIB

Mengapa Hari Guru Diperingati, Ini Sejarahnya

Ilustrasi guru mengajar di pedalaman. Sumber: kompasiana.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Setiap 25 November di Indonesia diperingati sebagai Hari Guru. Namun tak banyak orang tahu, sejarah yang tertanam di hari itu.

Menurut sejarahnya, Hari Guru Nasional sudah dicetuskan sejak tahun 1994 sesuai dengan keputusan presiden. Berdasarkan Keppres Nomor 78 Tahun 1994 dan juga di UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen, 25 November dipilih sebagai Hari Guru Nasional dan diperingati bersamaan dengan ulang tahun PGRI.

Meski Hari Guru telah diperingati setiap 25 November, tapi karena sangat jarang diadakan kegiatan khusus di hari tersebut, wajar banyak orang yang tak tahu tentang hari nasional yang satu ini. Padahal, perkumpulan guru sebenarnya sudah ada sejak zaman pemerintahan Belanda.

Waktu itu, persatuan guru Indonesia bernama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) dan didirikan pada tahun 1912. Kelompok persatuan guru ini beranggotakan guru bantu, guru desa, kepala sekolah, dan perangkat sekolah lainnya.

Uniknya, para guru ternyata telah lebih dulu memproklamirkan kemerdekaan Indonesia secara tidak langsung saat mereka mengubah nama persatuan tersebut menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI) pada tahun 1932, beberapa tahun sebelum Indonesia merdeka.

Dua bulan setelah kemerdekaan Indonesia, yaitu pada 24-25 November 1945, Hari Guru mulai digaungkan. Waktu itu, para guru membentuk kongres guru untuk mendukung kemerdekaan Indonesia di Kota Surakarta.

Kongres tersebut menjadi tempat berkumpulnya para guru yang berjuang mempertahankan pendidikan Indonesia di tengah penjajahan. Mereka semua yang tergabung di kongres tersebut adalah guru yang masih aktif mengajar, pensiunan pejuang, pegawai pendidikan, dan lainnya.

Pada 25 November 1945, persatuan guru itu telah menamai diri mereka dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Namun, waktu itu belum ada keputusan resmi dari pemerintah untuk menjadikannya sebagai salah satu hari besar nasional.
Pada tahun 1994, Hari Guru Nasional resmi diperingati setiap 25 November. Ini juga tercantum di situs resmi PGRI. Dicetuskannya Hari Guru tentunya untuk mengenang jasa dan perjuangan para guru yang telah bekerja keras memperjuangkan pendidikan di Indonesia.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Cadangan Minyak RI Berpotensi Habis 9 Tahun Lagi
apahabar.com

Nasional

Kehadiran Prabowo di Yogya Ricuh, Polisi Lepas Tembakan Peringatan
apahabar.com

Nasional

Hari Ini, Jamaah Umroh Indonesia Mulai Bertolak ke Saudi
apahabar.com

Nasional

Jenazah Pilot Pesawat Milik MAF Ditemukan di Kedalaman 13 Meter Danau Sentani
apahabar.com

Nasional

Hari Masyarakat se-Dunia, Kenang 20 Tahun Penindasan
apahabar.com

Borneo

Terdakwa Pencurian Motor di Masjid Menyesal, Pasrah Diganjar 1 Tahun 6 Bulan
apahabar.com

Nasional

Jokowi Soroti 4 Hal Ini dalam Pelaksanaan PSBB
apahabar.com

Nasional

Pemprov: KEK MBTK 100 Persen Siap Diresmikan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com