Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah

Minim Ahli K3, Kasus Kecelakaan Kerja Masih Terjadi di Kalsel

- Apahabar.com     Rabu, 28 November 2018 - 16:55 WITA

Minim Ahli K3, Kasus Kecelakaan Kerja Masih Terjadi di Kalsel

Ilustrasi Kecelakaan Kerja. Foto-Shutterstock

apahabar.com,BANJARMASIN – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Selatan mencatat, sepanjang 2018 terdapat dua kasus kecelakaan kerja yang melibatkan pekerja. Kecelakaan umumnya lantaran kesadaran penggunaan alat pelindung diri (APD) yang masih minim.

Kepala Bidang Pembinaan Pengawasan Tenaga Kerja Puguh Priyambada mengatakan, dua kasus kecelakaan kerja itu terjadi di dua perusahaan konstruksi. “Sebenarnya pihak perusahaan sudah menyediakan APD,” jelasnya dihubungi apahabar.com, Rabu (28/11).

Ia menilai kesadaran penggunaan APD yang minim selaras dengan keberadaan ahli K3 di sektor tersebut. Pengawasan menjadi kurang, memungkinkan kecelakaan kerja terjadi. Padahal, kata dia, di sektor ini kerap kali pekerja bersinggungan langsung dengan ketinggian.

Ia mencontohkan dengan kasus yang terjadi di Duta Mall. Akibat tidak memakai sabuk pengaman, satu pekerja jatuh dan meninggal dunia.

“Biasa pekerja itu tidak mau ribet pakai APD segala, tetapi setelah terjadi accident baru merasakan akibatnya.

Baca Juga: Kecelakaan Maut Di Batola: Diduga Lalay Nyawa Melayang

Pada prinsipnya pengawasan terhadap pekerja di ketinggian masuk dalam pengawasan kami,” ucapnya. Meski tercatat sebagai pelanggaran Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), pihaknya tak memberikan sanksi.

“Perusahaan tidak melanggar karena telah menyiapkan APD, tetapi pekerja melalaikan,” jelasnya. “Tetapi tetap kami berikan pembinaan kepada perusahaan agar membuat aturan dan sanksi terhadap pekerja yang melanggar.”

Baca Juga: Kecelakaan Maut Di Kayutangi, Jaksa Cium Adanya Unsur Kelalaian

Aturan yang dimaksud perusahaan secara tegas memasukan kewajiban pemakaian APD untuk pekerja pada Peraturan Perusahaan (PP) atau Perjanjian Kerja Bersama (PKB) berikut mencantumkan pasal sanksi di dalamnya.

Seperti diketahui aturan ketenagakerjaan telah diatur dalam UU No.13/2003 tentang Ketenagakerjaan dan UU No.1/1970 tentang Keselamatan Kerja.

Sementara, di lain sisi, ia mengungkapkan bahwa Disnakertrans Kalsel akan terus memantau hak-hak pekerja yang telah meninggal yang diterimakan oleh ahli warisnya.

Reporter: Robi

Editor: Fariz

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Adu Mulut, Warga di Banjar Tembak Mati Teman Sendiri

Kalsel

Mau Tahun Baruan di Banjarmasin, Warga Luar Daerah Akan Divaksinasi
Kotabaru

Kalsel

Sah! Status Sopir Truk Pelindas Kakak-Adik di Plajau Kotabaru Diumumkan
apahabar.com

Kalsel

Tagihan Listrik di Kalsel-Teng Membengkak? PLN Ungkap Penyebabnya

Kalsel

Ratusan Pejabat Fungsional dan P3K di Tanbu Dilantik
apahabar.com

Kalsel

Bupati Tapin Resmikan Lapangan Tenis Indoor 30 November
Covid-19 Tanbu

Kalsel

Covid-19 Tanbu Tembus 1.435 Kasus, Ini Kecamatan Penyumbang Terbanyak

Kalsel

Isu Lemahnya KPK Digaungkan, Mahasiswa Siap Geruduk DPRD Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com