Lampu Hijau Buka Masker, Pakar Covid-19 ULM: Hati-Hati Blunder Tabrakan Maut BPK Terulang Lagi, Apa Kabar Perda Damkar Banjarmasin? Perkuat Keandalan Listrik Kalseltengtim dengan Sistem Looping Jaringan Tersangka! Sopir BPK Penabrak 2 Pemotor di Banjarmasin Selatan Tuntut Pemerataan, Besok Buruh SIS ADMO Tabalong Juga Minta Pembagian Windfall

Momen Bagus Datangkan Presiden Jokowi ke Banua

- Apahabar.com     Selasa, 27 November 2018 - 15:34 WITA

Momen Bagus Datangkan Presiden Jokowi ke Banua

MEGAH; Penampakan auditorium Kampus ULM, Kabupaten Banjarbaru. Foto-foto/Humas ULM

apahabar.com, BANJARMASIN– Peresmian proyek Islamic Development Bank (IDB) 7 in 1 yang dimiliki Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin tinggal menghitung hari.

Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Prof Dr Sutarto berharap, Presiden RI Jokowi meresmikan langsung proyek senilai Rp384 miliar itu.

Peresmian ditarget dilakukan dalam waktu dekat atau sebelum tutup tahun. Adapun peletakan batu pertama untuk pembangunan gedung baru dilakukan pertengahan tahun lalu.

Kehadiran Jokowi diharap mampu menumbuhkan semangat dunia pendidikan di Banua sekaligus meresmikan proyek yang di dalamnya terdapat 12 gedung baru itu.

“Saya berharap Presiden yang meresmikan, karena beliau juga belum pernah ke ULM,” ujar guru besar ULM ini kepada apahabar.com, Selasa (27/11) siang tadi.

Untuk merealisasikan kedatangan presiden, ia telah melaporkan progres terkini pembangunan ke Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI. Isi laporan memastikan proyek gedung auditorium dan lainnya sudah selesai dikerjakan.

“Kami sudah menyampaikan ke Bappenas bahwa bangunan selesai, dan tim Bappenas juga sudah memeriksanya,” katanya.

Adapun proyek yang direncanakan sudah sejak lama itu meliputi; 10 gedung baru di Banjarmasin, yaitu Faculty of Economics Lecture Theater (1575 m2/ l lt), Social Science Laboratorium (667 m2/ 2 lt), Match & Science Laboratorium (440 m2/ 2 lt),

Integrated & Science laboratorium (1551 m2/ 1 lt), General Building (Library, Student Activity Centre, Lecture Theater) masing-masing 1 lantai, Faculty Of Social & Politics Lecture Building (3956m2/4lt), Faculty Of Law Lecture Building (2644m2/2lt), Faculty Of Economics Post Graduate (2538 m2/ 2 lt).

Sedangkan, untuk di Banjarbaru dua gedung baru yaitu Auditorium (7.559 meter persegi) dan Sport Center (1.000 meter persegi).

Kini, tinggal menunggu persetujuan Bapenas, IDB segera diresmikan dan aktifitas perkuliahan di 12 gedung baru ini dapat dibuka.  Lanjut Sutarto, menurutnya ini momen tepat mendatangkan Presiden untuk meresmikan gedung yang terletak di Banjarmasin dan Banjarbaru tersebut.

Target Akreditasi A

Pada momen peletakkan batu pertama sebelumnya, Menristekdikti menargetkan selesainya pembangunan 12 gedung ini, mutu pendidikan: kualitas dosen, mahasiswa serta riset di ULM bisa meningkat.

“Yang terpenting bisa meningkatkan kualitas pendidikannya dengan mengantongi akreditasi A,” jelas Mohammad Nasir, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) dikutip dalam laman resmi ULM.

Perguruan tinggi di Indonesia, menurutnya, harus mulai mengembangkan sistem perkuliahan berkonsep e-learning atau berbasis teknologi informasi.

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Kereta Cepat Beres, Besok Presiden Jokowi Cek LRT

Nasional

Tanggapi Kelompok yang Paksakan Khilafah di Indonesia, Wapres: Sadarkan, Mereka Salah Paham
apahabar.com

Nasional

KPU Tetapkan Jokowi-Ma’ruf Presiden dan Wapres Terpilih
apahabar.com

Nasional

Duka Musim Dingin, ACT Kalsel Serukan Kepedulian untuk Palestina

Nasional

Hari Ini PSBB Transisi DKI Jakarta Berakhir
Hujan Es

Nasional

Heboh Fenomena Hujan Es, BMKG Beber Penyebabnya
apahabar.com

Nasional

Dewi Persik Pukau Ribuan Masyarakat Kalsel, Paman Birin Ajak Dukung Jokowi
apahabar.com

Nasional

Covid-19 Jadi Pandemi, Sekjen PBB Minta Kelompok Rentan Diperhatikan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com