Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D Gandeng BW, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran Petahana Kalsel ke Bawaslu Duel Juventus vs Barcelona Liga Champions Malam Ini Tanpa Ronaldo vs Lionel Messi, Link Live Streaming SCTV!

Momen Bagus Datangkan Presiden Jokowi ke Banua

- Apahabar.com Selasa, 27 November 2018 - 15:34 WIB

Momen Bagus Datangkan Presiden Jokowi ke Banua

MEGAH; Penampakan auditorium Kampus ULM, Kabupaten Banjarbaru. Foto-foto/Humas ULM

apahabar.com, BANJARMASIN– Peresmian proyek Islamic Development Bank (IDB) 7 in 1 yang dimiliki Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin tinggal menghitung hari.

Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Prof Dr Sutarto berharap, Presiden RI Jokowi meresmikan langsung proyek senilai Rp384 miliar itu.

Peresmian ditarget dilakukan dalam waktu dekat atau sebelum tutup tahun. Adapun peletakan batu pertama untuk pembangunan gedung baru dilakukan pertengahan tahun lalu.

Kehadiran Jokowi diharap mampu menumbuhkan semangat dunia pendidikan di Banua sekaligus meresmikan proyek yang di dalamnya terdapat 12 gedung baru itu.

“Saya berharap Presiden yang meresmikan, karena beliau juga belum pernah ke ULM,” ujar guru besar ULM ini kepada apahabar.com, Selasa (27/11) siang tadi.

Untuk merealisasikan kedatangan presiden, ia telah melaporkan progres terkini pembangunan ke Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI. Isi laporan memastikan proyek gedung auditorium dan lainnya sudah selesai dikerjakan.

“Kami sudah menyampaikan ke Bappenas bahwa bangunan selesai, dan tim Bappenas juga sudah memeriksanya,” katanya.

Adapun proyek yang direncanakan sudah sejak lama itu meliputi; 10 gedung baru di Banjarmasin, yaitu Faculty of Economics Lecture Theater (1575 m2/ l lt), Social Science Laboratorium (667 m2/ 2 lt), Match & Science Laboratorium (440 m2/ 2 lt),

Integrated & Science laboratorium (1551 m2/ 1 lt), General Building (Library, Student Activity Centre, Lecture Theater) masing-masing 1 lantai, Faculty Of Social & Politics Lecture Building (3956m2/4lt), Faculty Of Law Lecture Building (2644m2/2lt), Faculty Of Economics Post Graduate (2538 m2/ 2 lt).

Sedangkan, untuk di Banjarbaru dua gedung baru yaitu Auditorium (7.559 meter persegi) dan Sport Center (1.000 meter persegi).

Kini, tinggal menunggu persetujuan Bapenas, IDB segera diresmikan dan aktifitas perkuliahan di 12 gedung baru ini dapat dibuka.  Lanjut Sutarto, menurutnya ini momen tepat mendatangkan Presiden untuk meresmikan gedung yang terletak di Banjarmasin dan Banjarbaru tersebut.

Target Akreditasi A

Pada momen peletakkan batu pertama sebelumnya, Menristekdikti menargetkan selesainya pembangunan 12 gedung ini, mutu pendidikan: kualitas dosen, mahasiswa serta riset di ULM bisa meningkat.

“Yang terpenting bisa meningkatkan kualitas pendidikannya dengan mengantongi akreditasi A,” jelas Mohammad Nasir, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) dikutip dalam laman resmi ULM.

Perguruan tinggi di Indonesia, menurutnya, harus mulai mengembangkan sistem perkuliahan berkonsep e-learning atau berbasis teknologi informasi.

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Bersiap Ikuti 2 Pameran Internasional, Jokowi: Tampilkan Wajah Indoensia
apahabar.com

Nasional

Menhan Terima Bantuan 30 Ton APD dari Australia
apahabar.com

Nasional

Hujan saat Puncak Haji Dinilai Membantu Kurangi Angka Jemaah Sakit
apahabar.com

Nasional

Sosok Emen, Buruh Pembunuh PSK Online Gara-Gara Tisu Magic
apahabar.com

Nasional

Soal Netralitas di Pilkada, Tjahjo Kumolo: Banyak ASN Gagal Paham
apahabar.com

Nasional

Heboh! Beberapa Kepala Daerah Punya Rekening Kasino
apahabar.com

Nasional

Nikah Dini di Makassar Umumnya karena Hamil Duluan
apahabar.com

Nasional

Survei: Publik Puas dengan Jokowi, Tapi 9 Menteri Berikut Kinerjanya Paling Buruk
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com