Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin

NASA Temukan Galaksi Kanibal, Apakah Bumi Terancam ?

and - Apahabar.com Rabu, 21 November 2018 - 11:21 WIB
and - Apahabar.com Rabu, 21 November 2018 - 11:21 WIB

NASA Temukan Galaksi Kanibal, Apakah Bumi Terancam ?

Foto/NASA

apahabar.com, BANJARMASIN – Mendengar kata kanibal tentunya kita langsung berfikir orang makan orang atau makan sesama, namun ada juga galaksi yang memiliki sifat memakan sesamanya.

Jika benar seperti itu, apakah nanti galaksi Bima Sakti dimana bumi berada akan terancam oleh kehadiran galaksi kanibal ini ?

Ini diketahui baru-baru tadi setelah Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menemukan sebuah galaksi paling terang yang pernah ditemukan.

Tapi bukan itu yang menjadi daya tarik temuan ini. Tetapi sifat galaksi ini yang sangat berbeda dengan galaksi-galaksi yang sudah ditemukan selama ini.

Ternyata, kumpulan bintang tersebut memiliki sifat kanibal. Ia memangsa paling tidak tiga tetangganya yang sesama galaksi yang ukurannya lebih kecil. Hal tersebutlah yang membuatnya menjadi sangat terang.

Seperti dilansir detik.com, galaksi yang dimaksud bernama WISE J224607.55-052634.9. Nama galaksi tersebut mungkin sangat susah untuk diingat, sehingga peneliti menyebutkan dengan nama W2246-0526.

apahabar.com

Inilah penampakan galaksi kanibal yang baru ditemukan NASA. Foto/NASA

Bahkan jika dibandingkan dengan Matahari, W2246-0526 masih jauh lebih terang. Perbandingannya bisa sampai 350 triliun kali lipat tingkat kecerahannya.

Selain itu, ia merupakan kumpulan bintang paling besar yang diketahui. Juga terdapat lubang hitam yang besarnya sekitar empat miliar kali dari Matahari.

Dalam situs resminya, NASA menjelaskan kalau W2246-0526 kenapa galaksi tersebut memangsa sesamanya karena galaksi tersebut membutuhkan energi yang sangat besar untuk dapat menghasilkan cahaya.

Cahaya yang dipancarkan dari galaksi tersebut ternyata tidak hanya berasal dari bintang-bintang besar yang ada di dalam galaksi tersebut, tetapi juga dari gas dan debu.

Kabar baiknya, galaksi yang penuh rasa lapar ini posisinya cukup jauh dari Bumi. Cahayanya butuh waktu sekitar 12,4 miliar tahun untuk menjangkau kita.

 

Sumber : Detik

Editor : Nasrullah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Gelaran Pemilu Sukses, Industri Manufaktur Diyakini Bakal Meningkat
apahabar.com

Ekbis

Dewan Kota: Keberadaan PKL Bisa Diberdayakan
apahabar.com

Ekbis

Eksekusi Kredit Macet, Leasing Harus Patuhi Aturan
apahabar.com

Ekbis

Perluas Transaksi Nontunai, BI Pacu Instrumen Kebijakan
apahabar.com

Ekbis

Sriwijaya Air Group Bantah Kabar Berhenti Beroperasi
apahabar.com

Ekbis

Kekhawatiran Pasar Mereda, Rupiah Ditutup Menguat
apahabar.com

Ekbis

Kontraktor Tambang Batu Bara PT. KPP Terapkan Protokol Pencegahan Covid-19
apahabar.com

Ekbis

Pasca-Imlek, Harga Sawi Keriting di Pontianak Melonjak Drastis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com