MUSDA Kian Sengit, Rikval Fachruri Bidik Posisi Ketum HIPMI Kalsel Tersetrum, Petugas PLN di Kandangan Nyangkut di Tiang Listrik Angin Puting Beliung Ngamuk, Puluhan Rumah di Banjar Poran Poranda Pak Jokowi, Kawasan Industri Jorong Tanah Laut Butuh Investor Baru! Dinkes Banjarmasin Langgar Prokes, Pejabat Pemkot Melempem

Pencarian Juru Mudi dan Mualim 1 Tugboat Fortunesius 101 Belum Menuai Hasil

- Apahabar.com Selasa, 13 November 2018 - 19:28 WIB

Pencarian Juru Mudi dan Mualim 1 Tugboat Fortunesius 101 Belum Menuai Hasil

PENCARIAN - Tim Sar terus melakukan pencarian pada korban kapal tenggelam

apahabar.com, BANJARMASIN- Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan (Kaltimra) memastikan, operasi pencarian terhadap dua anak buah kapal (ABK) Tugboat Fortunesius 101 akan terus diintesifkan.

Keduanya, Nasir Asik (Juru Mudi), dan Roni Yusmayudin (Mualim 1), diduga masih terjebak di dalam anjungan saat kapal pandu milik PT Garda tersebut karam di perairan Pulau Bunyu, Kalimantan Utara, tepatnya pada koordinat N 03° 35′ 10″ N 117°54’11” E, Senin (12/11) pagi.

Rencana operasi pencarian awak kapal pandu tersebut yang disusun sejak hari pertama disebutkan belum membuahkan hasil signifikan, lantaran kondisi alam, dan minimnya penerangan saat malam hari.

Upaya penyelaman yang sempat dilakukan, juga terkendala oleh jarak pandang atau visabilitas yang mencapai nol.

“Operasi pencarian dihentikan sampai pukul 18.00 malam karena tak memungkinkan, kemudian dilanjutkan pagi tadi,” jelas Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan (Kaltimra) Octavianto kepada Apahabar.com, Selasa (13/11) sore.

Octa mengonfirmasikan, sebanyak enam dari delapan buah ABK berhasil diselamatkan oleh tim rescue sampai sejauh ini. “Unsur SAR masih melakukan operasi SAR atas dua korban yang diduga terjebak dalam kapal yang karam,” ujar Octa melalui percakapan Whatsapp.

Sampai saat ini, kata Octa, pencarian melibatkan tim gabungan untuk melanjutkan pencarian dengan luasan area mencapai 2.50 nautical miles (NM) atau berkisar 8,58 Km2 dari Pulau Bunyu.

“Kami mendapat informasi jika salah satu korban yang hilang sempat keluar dari tugboat, sementara satunya lagi diduga terjepit atau terkurung di dalam anjungan, masih diupayakan penyelaman,” jelasnya.

Sebagai gambaran, untuk menjangkau titik diduga lokasi kapal karam, tim rescue membutuhkan waktu 1 jam 45 menit atau 34 NM dari dari Pos SAR Tarakan.

Adapun penyelaman aman dapat dilaksanakan sesuai rentan waktu, mulai pukul 09-10 pagi, dan 13.00-1400 siang. Sedangkan, untuk penyisiran area permukaan laut, tim Basarnas saat ini dibantu oleh personel ahli dari TNI Angkatan Laut, Polri, dan potensi SAR dari warga sekitar.

Adapun, sampai sekarang belum diketahui penyebab pasti kapal karam. Media ini juga belum mendapat informasi resmi dari kepolisian. Pun, dengan asal dan tujuan kapal, belum ada konfirmasi dari Unit Pelayanan Pelabuhan (ULP) setempat.

Terkait evakuasi bangkai kapal, Octa menambahkan, tim rescue terkendala oleh arus dan kedalaman di perairan sekitar. “Kapal diperkirakan tenggelam di dasar air. Kedalaman mencapai 10-14 meter,” terangnya.

Sejauh pendalaman dilakukan, didapat pula informasi jika TB Fortunesius terlihat oleng ke kiri saat hendak sandar di sekitar menara lama. “Hendak mengikat [menambat tali] di Buoy menara lama sebelum tenggelam ke arah kiri, kira-kira hanya 10 menit kejadiannya,” jelas seorang saksi di lokasi kejadian kepada petugas SAR.

Saksi, kepada petugas SAR, mengatakan saat itu diduga kuat dua korban yang hilang berada di haluan, dan kamar kapal, masing-masing mualim 1 dan juru kemudi.

Pihak SAR, sampai sejauh ini, juga belum menemukan adanya indikasi kapal tersebut over capacity atau kelebihan muatan, sampai proses evakuasi dan pemeriksaan polisi dilakukan.

Identitas Korban Hilang:
1. Nasir Asik (Juru Mudi),
2. Roni Yusmayudin (Mualim 1)

Korban Selamat:
1. Usman (Nahkoda)
2. Ray Sereng (KKM)
3. Arif Fajar (Juru Mudi)
4. Rizal Lambesi (Juru Mudi)
5. Ari (Juru Minyak)
6. Rian (Juru Mudi)

Editor: Zainal

Editor: Reporter: Fariz - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pemerintah Akan Perpanjang Batas Usia Pensiun PNS
apahabar.com

Nasional

Tiga Mobil Mewah Kasus Korupsi Mantan Wali Kota Madiun Dilelang
apahabar.com

Nasional

Ma’ruf Amin Minta Sulbar Bersiap sebagai Penyangga Ibu Kota Baru
apahabar.com

Nasional

Duet Prabowo-Puan Dinilai Belum Harga Mati
apahabar.com

Nasional

Hakim Polisikan Jubir KY, Kuasa Hukum: Ini Kriminalisasi
apahabar.com

Nasional

Simak! Ini Rangkaian Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Besok
apahabar.com

Nasional

Keributan Mumtaz Rais Vs Wakil Ketua KPK di Pesawat, Begini Kronologinya
apahabar.com

Nasional

Elektabilitas Jokowi di Kalsel Terus Meningkat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com