Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Pertamina dan PPTK Komiten Berantas Money Laundering

- Apahabar.com Sabtu, 17 November 2018 - 15:49 WIB

Pertamina dan PPTK Komiten Berantas Money Laundering

Foto/Pertamina.com

Apahabar.com, JAKARTA- Menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), PT Pertamina (Persero) mengatakan, akan berkomitmen memberantas tindak pidana pencucian uang sekaligus merumuskan bentuk pencegahannya.

Baca: BI Naikkan Bunga Acuan Lagi Bulan Depan? 

Komitmen tersebut tertuang dalam sharing session managerial dengan menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Sharing session dilakukan melalui webinar, sehingga turut disimak unit perusahaan Pertamina se-Indonesia.

“Sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menjalankan bisnis sesuai kaidahgood coporate governance,” jelas Direktur SDM Pertamina Koeshartanto dikutip media ini dalam laman resmi.

Baca: Peningkatan Ekonomi Masyarakat Pegunungan Meratus Jadi Atensi

Dirinya menilai, sharing mengenai pencegahan dan pemberantasan tindak pidana penting dilakukan, agar perseoran mampu meningkatkan kapasitasnya.

“Sehingga Pertamina dapat memperbaiki kinerja perusahaan lebih sehat dan efektif lagi,” ujarnya.

Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin, dalam kesempatan tersebut memaparkan, pencucian uang atau money laundering adalah suatu upaya perbuatan menyembunyikan atau menyamarkan asal-usul uang atau dana.

Baca: Pertamina Andalkan PTT PPI

Atau harta kekayaan hasil tindak pidana melalui berbagai transaksi keuangan agar uang atau harta kekayaan tersebut tampak seolah-olah berasal dari kegiatan yang sah atau legal.

Menurut Kiagus, pemerintah sangat berharap banyak kepada Pertamina, karena BUMN ini memiliki peran penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Dia menyebutkan, pada 2017, perseroan tersebut memberikan kontribusi dan sumbangan terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak, yang berasal dari bagian Laba BUMN, sebesar Rp 8,57 triliun atau sebesar 20,90% dari target PNBP dari bagian laba BUMN pada tahun 2017.

Baca: Begini Cara Mahasiswa Kenalkan Gerakan Save Meratus 

Penulis/Editor: Fariz Fadhillah

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Tabalong

Nasional

Di Tabalong Tanam Pisang, Pria Asahan Mandi Lumpur Protes Jalan Rusak
Nakes Mesum

Nasional

Nakes Mesum Sesama Jenis Dinonaktifkan dari Wisma Atlet
apahabar.com

Nasional

Persekusi Nelayan Versi Sandiaga, Polisi: Aneh Disebut Kriminal
apahabar.com

Nasional

Gus Muwafiq Klarifikasi Ceramah yang Dianggap Hina Rasulullah
Jokowi: Belum Ada Indikasi Corona Masuk Indonesia

Nasional

Jokowi: Belum Ada Indikasi Corona Masuk Indonesia
apahabar.com

Nasional

Menteri Pertanian: Stok Pangan Nasional Aman
apahabar.com

Ekbis

Harga Minyak Naik, Ditopang Langkah Stimulus AS

Nasional

Skandal Seks Mahasiswi Banjarmasin, Polisi Panggil Saksi dan Pemeran Perempuan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com