Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala

Pertamina dan PPTK Komiten Berantas Money Laundering

- Apahabar.com Sabtu, 17 November 2018 - 15:49 WIB

Pertamina dan PPTK Komiten Berantas Money Laundering

Foto/Pertamina.com

Apahabar.com, JAKARTA- Menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), PT Pertamina (Persero) mengatakan, akan berkomitmen memberantas tindak pidana pencucian uang sekaligus merumuskan bentuk pencegahannya.

Baca: BI Naikkan Bunga Acuan Lagi Bulan Depan? 

Komitmen tersebut tertuang dalam sharing session managerial dengan menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Sharing session dilakukan melalui webinar, sehingga turut disimak unit perusahaan Pertamina se-Indonesia.

“Sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menjalankan bisnis sesuai kaidahgood coporate governance,” jelas Direktur SDM Pertamina Koeshartanto dikutip media ini dalam laman resmi.

Baca: Peningkatan Ekonomi Masyarakat Pegunungan Meratus Jadi Atensi

Dirinya menilai, sharing mengenai pencegahan dan pemberantasan tindak pidana penting dilakukan, agar perseoran mampu meningkatkan kapasitasnya.

“Sehingga Pertamina dapat memperbaiki kinerja perusahaan lebih sehat dan efektif lagi,” ujarnya.

Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin, dalam kesempatan tersebut memaparkan, pencucian uang atau money laundering adalah suatu upaya perbuatan menyembunyikan atau menyamarkan asal-usul uang atau dana.

Baca: Pertamina Andalkan PTT PPI

Atau harta kekayaan hasil tindak pidana melalui berbagai transaksi keuangan agar uang atau harta kekayaan tersebut tampak seolah-olah berasal dari kegiatan yang sah atau legal.

Menurut Kiagus, pemerintah sangat berharap banyak kepada Pertamina, karena BUMN ini memiliki peran penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Dia menyebutkan, pada 2017, perseroan tersebut memberikan kontribusi dan sumbangan terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak, yang berasal dari bagian Laba BUMN, sebesar Rp 8,57 triliun atau sebesar 20,90% dari target PNBP dari bagian laba BUMN pada tahun 2017.

Baca: Begini Cara Mahasiswa Kenalkan Gerakan Save Meratus 

Penulis/Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Harga Melambung, Pemerintah Batasi Ekspor Masker

Nasional

Harga Melambung, Pemerintah Batasi Ekspor Masker
apahabar.com

Ekbis

Kabar Penemuan Vaksin Covid-19 Dorong Penguatan Rupiah
apahabar.com

Nasional

Besok, Warga Rusia Dievakuasi dari Bali
Pasien Positif Covid-19 Bertambah Jadi 19 Orang

Nasional

Pasien Positif Covid-19 Bertambah Jadi 19 Orang
apahabar.com

Ekbis

Dongkrak Ekspor Pertanian Lewat Aplikasi i-Mace
apahabar.com

Nasional

Hipmi Ingatkan Dampak Buruk Pelarangan Ekspor Nikel
apahabar.com

Nasional

Melalui Video, Presiden Jokowi Contohkan Cara Cegah Virus Corona
apahabar.com

Nasional

Pendukung Jokowi dan Prabowo Nikah, Tunjukkan Beda Pilihan Hal Biasa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com