Video Viral Pria Bawa Jenazah Ibunya Pakai Motor di Atas Bronjong, Sang Perekam pun Ketakutan! Video Detik-detik Mobil Tabrak Gerbang Masjidil Haram Mekkah dengan Kecepatan Tinggi Video Viral Rombongan Klub Harley Keroyok 2 Anggota TNI, Polisi Melerai Dicuekin, Ini Gara-garanya Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru

Pertamina Optimistis Seluruh Impor BBM Turun 2019

- Apahabar.com Rabu, 28 November 2018 - 14:28 WIB

Pertamina Optimistis Seluruh Impor BBM Turun 2019

Depot BMM Pertamina Jalan Kuin Selatan Banjarmasin.(foto: wikimapia.org)

apahabar.com, JAKARTA – Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati optimistis pada 2019 porsi keseluruhan impor bahan bakar minyak (BBM) bisa turun secara drastis.

“Tahun depan seluruh impor bisa kami turunkan,” kata Nicke Widyawati di Jakarta, Rabu (28/11), usai membuka acara Pertamina Energy Forum 2018.

Nicke juga menjelaskan berbagai upaya yang sudah dilakukan Pertamina untuk menurunkan angka impor di sektor minyak dan gas bumi.

Pertama, dengan memaksimalkan program B20 atau campuran 20 persen penggunaan biodiesel maka konsumsi penggunaan solar juga akan berkurang sebab sudah dicampur dengan “green fuel”.

Kemudian, konversi kilang yang sudah eksisting untuk menghasilkan “green fuel”, kilang tersebut adalah Kilang Plaju dan Balongan. Selanjutnya, dari konsumen elpiji yang terus meningkat, Pertamina berinisiatif menggunakan coal gas atau gasifikasi dari batu bara yang mampu menekan impor elpiji hingga 70 persen.

Baca juga : Rupiah Kian Lemah, Dolar AS Tembus Rp 14.500

Coal gas dapat menghasilkan DME (dimetil eter) yang mampu mengurangi penggunaan konsumsi elpiji. Sebelumnya, terkait B20, PT Pertamina (Persero) siap menyalurkan bahan bakar biodiesel 20 persen (B20) kepada pengguna akhir melalui 112 terminal bahan bakar minyak (TBBM).

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati mengatakan kesiapan tersebut sebagai bentuk implementasi kebijakan mandatory B20 yang diimplementasikan mulai 1 September.

“Untuk mendorong peningkatan jumlah pengguna bahan bakar biodiesel yang ramah lingkungan ini, kami sudah siap dan seluruh fasilitas Pertamina sudah siap 100 persen untuk mencampur dan menyalurkan biodiesel sebagai implementasi kebijakan mandatori B20,” kata Nicke.

Nicke menjelaskan dari 60 Terminal BBM yang telah menyalurkan B20, Pertamina mencatat sejumlah TBBM dengan penyaluran tertinggi seperti TBBM Jakarta Group, TBBM Kotabaru Group, TBBM Surabaya dan TBBM Balikpapan.

Baca juga : Empat Jawara Dunia Games Campus League Banjarmasin

Sumber: Antara

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Tembus 5 Ribu Penumpang, APT Pranoto Segera Perluas Terminal

Ekbis

Gara-Gara Stimulus AS, Rupiah Susah Menguat
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Makin Anjlok Terpapar Virus, Dekati Level Rp 16.000 per Dolar
apahabar.com

Ekbis

H-1 Iduladha, Tingkat Kunjungan Duta Mall Banjarmasin Mencapai 50%
apahabar.com

Ekbis

Manjakan Pelanggan Setia di Banjarmasin, Gino Mariani Berikan Voucher Belanja

Ekbis

Iuran Naik, Insentif Direksi BPJS Kesehatan Malah Mencengangkan
apahabar.com

Ekbis

Tak Cuma Jeruk, Batola Juga Punya Ladang Melon di Sidomakmur
apahabar.com

Ekbis

Dorong Peningkatan UMKM, Dinkop UKM Kalsel Gelar Expo Pembiayaan KUR
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com