LSM Laporkan Denny Indrayana ke Bawaslu, Terindikasi Kampanye Jelang PSU Si Jago Merah Ngamuk di Cempaka 7 Banjarmasin, Jemaah Salat Tarawih Berhamburan Tensi Politik Memanas, Bawaslu RI Turun Gunung ke Kalimantan Selatan Buntut Video Guru Wildan, Bawaslu Klarifikasi PWNU Kalsel Resmi! PPKM Mikro di Banjarbaru Kembali Diperpanjang hingga 19 April

Pertamina Optimistis Seluruh Impor BBM Turun 2019

- Apahabar.com Rabu, 28 November 2018 - 14:28 WIB

Pertamina Optimistis Seluruh Impor BBM Turun 2019

Depot BMM Pertamina Jalan Kuin Selatan Banjarmasin.(foto: wikimapia.org)

apahabar.com, JAKARTA – Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati optimistis pada 2019 porsi keseluruhan impor bahan bakar minyak (BBM) bisa turun secara drastis.

“Tahun depan seluruh impor bisa kami turunkan,” kata Nicke Widyawati di Jakarta, Rabu (28/11), usai membuka acara Pertamina Energy Forum 2018.

Nicke juga menjelaskan berbagai upaya yang sudah dilakukan Pertamina untuk menurunkan angka impor di sektor minyak dan gas bumi.

Pertama, dengan memaksimalkan program B20 atau campuran 20 persen penggunaan biodiesel maka konsumsi penggunaan solar juga akan berkurang sebab sudah dicampur dengan “green fuel”.

Kemudian, konversi kilang yang sudah eksisting untuk menghasilkan “green fuel”, kilang tersebut adalah Kilang Plaju dan Balongan. Selanjutnya, dari konsumen elpiji yang terus meningkat, Pertamina berinisiatif menggunakan coal gas atau gasifikasi dari batu bara yang mampu menekan impor elpiji hingga 70 persen.

Baca juga : Rupiah Kian Lemah, Dolar AS Tembus Rp 14.500

Coal gas dapat menghasilkan DME (dimetil eter) yang mampu mengurangi penggunaan konsumsi elpiji. Sebelumnya, terkait B20, PT Pertamina (Persero) siap menyalurkan bahan bakar biodiesel 20 persen (B20) kepada pengguna akhir melalui 112 terminal bahan bakar minyak (TBBM).

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati mengatakan kesiapan tersebut sebagai bentuk implementasi kebijakan mandatory B20 yang diimplementasikan mulai 1 September.

“Untuk mendorong peningkatan jumlah pengguna bahan bakar biodiesel yang ramah lingkungan ini, kami sudah siap dan seluruh fasilitas Pertamina sudah siap 100 persen untuk mencampur dan menyalurkan biodiesel sebagai implementasi kebijakan mandatori B20,” kata Nicke.

Nicke menjelaskan dari 60 Terminal BBM yang telah menyalurkan B20, Pertamina mencatat sejumlah TBBM dengan penyaluran tertinggi seperti TBBM Jakarta Group, TBBM Kotabaru Group, TBBM Surabaya dan TBBM Balikpapan.

Baca juga : Empat Jawara Dunia Games Campus League Banjarmasin

Sumber: Antara

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 1,023 Juta per Gram
apahabar.com

Ekbis

Jelang Lebaran, Nasabah di Martapura Lebih Banyak Tebus Emas
emas Antam

Ekbis

Naik Rp 2.000 per Gram, Segini Harga Emas Antam Hari Ini
apahabar.com

Ekbis

Arus Balik Libur Natal, Konsumsi Pertamax dan Pertamina Dex Meningkat
apahabar.com

Ekbis

Harga Cabai di Banjarbaru Naik, Ternyata Ini Penyebabnya
apahabar.com

Ekbis

Ekspansi ke Luar Negeri, Pertamina Ekspor Perdana 4 Ribu Barel SF-05 ke Algeria
apahabar.com

Ekbis

Pilkada 2020, Pengrajin Sablon di Banjarmasin Kebanjiran Orderan
apahabar.com

Ekbis

Harga Minyak Turun, Menko Luhut Sarankan Pemerintah Cermati Kebijakan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com