Naik, Harga Elpiji Kalsel Diklaim Termurah Se-Kalimantan Megaproyek Gedung Baru DPRD Banjarmasin, Ibnu Sina Buka Suara Lagi, Danau Eks Tambang di Banjar Renggut Korban Jiwa Ironi Gedung Baru DPRD: Orang Miskin di Banjarmasin Makin Banyak Blak-blakan Ibnu Sina Bicara Konsep IKN Nusantara: Jangan Oligarkis & Ngutang

Pilu, Berniat Bela Anak, Nyawa Sang Ayah Melayang!

and - Apahabar.com     Senin, 26 November 2018 - 16:44 WITA
and - Apahabar.com     Senin, 26 November 2018 - 16:44 WITA

Pilu, Berniat Bela Anak, Nyawa Sang Ayah Melayang!

DIKAWAL BUSER: Syarpuji tersangka pembunuh Ikun Saleh dikawal personel Buser Polres Banjarbaru dan Polsek Banjarbaru Timur menuju Mapolres Banjarbaru, Senin (26/11) siang. apahabar.com/Zay

apahabar.com, BANJARBARU– Mengetahui sang anak, dianiaya, naluri Ikun Saleh (58) sebagai seorang ayah tergugah. Nahas, berniat membela sang anak, ia justru meregang nyawa.

Duel maut terjadi di Desa Pumpung Cempaka Kota Banjarbaru, Minggu (25/11) jam 9 malam. Korban Ikun Saleh tewas dibacok tersangka Syarpuzi. Keduanya pihak berselisih paham. Adik tersangka, AR Sidik menganiaya anak korban.

Korban yang tak terima, mendatangi rumah Abdul Rahman Sidik. Rupanya di sana sudah menunggu tersangka Syarpuzi. Cekcok pun dimulai.

“Terjadilah cek-cok dan perselisihan,” cerita Kapolres AKBP Kelana Jaya Senin (26/11) siang, saat rilis kasus di Mapolres Banjarbaru.

Dituturkan, anak korban, M Ridho berselisih dengan Sidik terkait permasalahan pekerjaan. Keduanya sama-sama buruh angkut pasir di Sungai Tiung Cempaka. Cekcok keduanya sebenarnya sempat damai setelah polisi turun tangan memediasi.

Naik pitam karena didatangi, pelaku Syarpuzi spontan mengambil parang yang ada di halaman rumah. Ditebasnya leher korban Ikun Saleh (58) sebanyak dua kali.

“Korban sempat diseret tersangka ke semak-semak untuk disembunyikan dan tersangka melarikan diri,” jelasnya.

Singkat cerita, tersangka diamankan polisi di kediamanya. Belasan polisi buru sergap yang disebar di Desa Pumpung, wilayah Cempaka menemukan korban bersembunyi di bawah ranjang.

Baca: Syarpuji Bersembunyi Dibawah Ranjang, Sang Adik Menyerahkan Diri

Kini, Syarpuji dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Adapun sang adik Abdul Rahman Sidik dijerat dengan pasal 351 ayat 2 KUHP, tentang Penganiayaan yang mengakibatkan korban luka berat dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

“Tersangka Syarpuzi kita amankan bersama dengan adiknya Abdul Rahman Sidik. Karena kejadian perselisihan satu dan lainnya saling berkaitan,” ujar Kelana.

Penulis: Zepi Al Ayubi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Terlanjur Mencinta

Tak Berkategori

Nyanyikan Lagu ‘Terlanjur Mencinta’, Vokalis Super Junior Ryeowook Trending Twitter
apahabar.com

Tak Berkategori

DPSHP Terbaru di HST Ditetapkan, Chairansyah Apresiasi PPDP
apahabar.com

Tak Berkategori

Daus Mini-Selvia Bulan Madu ke Bali
apahabar.com

Tak Berkategori

Dinsos Balangan Bantu Usaha Warga Miskin, Simak Perinciannya
Balikpapan

Tak Berkategori

Balikpapan Masih Terbelenggu PPKM Level IV, Ini Penyebabnya!
apahabar.com

Tak Berkategori

DPRD dan Pemkot Banjarbaru Bahas APBD Perubahan 2020, Dana Rp 1,24 Triliun Disepakati
apahabar.com

Tak Berkategori

Kaltim Pacu Produksi Budi Daya Perikanan

Tak Berkategori

VIDEO: Dua Kali Tersengat, Nyawa Maskot Banjarmasin Itu Tak Tertolong
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com