Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Polemik Taksi Online di Bandara Menemui Titik Terang

- Apahabar.com Rabu, 28 November 2018 - 20:05 WIB

Polemik Taksi Online di Bandara Menemui Titik Terang

Angkutan online seputar kawasan Bandara Syamsudin Noor datangi Kantor DPRD Kalsel. Foto: apahabar.com/baha

apahabar.com, BANJARMASIN – Keberadaan taksi online di kawasan Bandara Syamsudin Noor sempat dikeluhkan para sopir di sana.

Namun polemik di antara keduanya sudah menemui titik terang, setelah adanya kesepakatan terkait batas penarikan penumpang bandara.

Kesepakatan itu terjadi pada saat dialog yang diprakarsai Komisi III DPRD Kalsel, Rabu (28/11/2018).

Pada dialog yang dihadiri Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kalsel, perwakilan Dinas Perhubungan (Dishub) Kalsel dan PT Angkasa Pura (AP) I tak melarang angkutan berbasis aplikasi menarik penumpang.

Namun syaratnya tidak boleh di areal bandara. Taksi online hanya diperkenankan menarik penumpang di depan kediaman General Manager (GM) PT AP I.

“Kalau masih ada pelanggaran terjadi di luar bandara, itu kewenangan kepolisian. Kalau di bandara selain melapor ke polisi juga boleh beritahu saya,” ujar GM PT AP I, Indah Preastuti.

Sementara Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Supian HK mengungkapkan, dialog ini untuk mencari solusi permasalahan yang dikeluhkan kedua belah pihak selama ini.

“Hingga akhirnya ada kesepakatan tapal batas dimana angkutan online diperkenankan menarik penumpang,” terang Supian HK.

Anggota Fraksi Partai Golkar ini menambahkan pemerintah sebetulnya sudah mengakomodir kepetingan para sopir online lewat Peraturan Gubernur (Pergub) 6/2018, tentang angkutan berbasis aplikasi.

Sementara itu Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Yazidie Fauzi yang juga hadir menangkap keluhan para sopir terkait bonus yang mereka terima terus mengalami penurunan. Pun dengan tarif yang dikenakan kepada penumpang ikut turun.

Untuk itu lah pihaknya berencana menggelar rapat khusus dengan mengundang FDO dengan aplikator. “Kita akan pertanyakan terkait turunnya bonus dan tarif setiap driver mengangkut penumpang,” ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Terkait dengan kasus penganiayaan dan pengrusakan terhadap salah satu sopir online, Dirlantas Polda Kalsel, Kombes Pol Muji Ediyanto berjanji akan menindaklanjuti. “Kalau masih ada yang belum puas bisa melapor kembali,” pintanya.

Ketua FDO Kalsel, Pandu Setiawan merasa puas dengan dialog kali ini. “Alhamdulillah sudah ada kesepakatan. Kita akan berusaha mengikuti aturan main,” janjinya.

Reporter : Bahaudin Qusairi

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

H-5 Iduladha, Hewan Kurban Banjarmasin Stres dan Banyak Kelelahan
apahabar.com

Kalsel

Bupati Tala: Komitmen Kerja Tentukan Integritas ASN
apahabar.com

Kalsel

Personil Polda Kalsel Gelar Dzikir dan Doa Bersama Malam Pergantian Tahun
apahabar.com

Kalsel

Update Perbaikan Pipa PDAM, Ternyata Ini yang Menghambat
Cek Fakta Video Penjemputan Pasien Terduga Corona di Martapura, Kadinkes: Pasien Tidak Terjangkit

Kalsel

Cek Fakta Video Penjemputan Pasien Terduga Corona di Martapura, Kadinkes: Pasien Tidak Terjangkit
apahabar.com

Kalsel

Bantu Tenaga Medis, Kapolres Tapin Sopiri Truk AWC
apahabar.com

Kalsel

Dirangkai Puluhan Hari, Nanas Festival di Mekarsari Ludes 10 Menit
apahabar.com

Kalsel

Tuangkan Teh, Bentuk Dukungan Moril Hj Ananda Untuk TMMD
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com