150 Rumah Hangus Terbakar, Simak Kronologi Lengkap Kebakaran di Kotabaru Alasan Mengapa Api di Patmaraga Kotabaru 5 Jam Baru Padam Si Jago Merah Mengamuk di Kotabaru: Berkobar Berjam-jam, Ratusan Rumah Ludes Terbakar! Ratusan Rumah Terbakar, Dapur Umum Mulai Dibuka di Patmaraga Kotabaru Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu

Polisi Pastikan Rekontruksi Kasus Mutilasi Sungai Tabuk Digelar

and - Apahabar.com Senin, 26 November 2018 - 18:05 WIB
and - Apahabar.com Senin, 26 November 2018 - 18:05 WIB

Polisi Pastikan Rekontruksi Kasus Mutilasi Sungai Tabuk Digelar

Anggota Polsek Sungai Tabuk, Polres Banjar, dan Ditkrimum Polda Kalsel, Rabu (21/11) pagi, melakukan olah TKP ditempat penemuan jasad tanpa kepala. apahabar/zay

apahabar.com, BANJARBARU– Masih ingat kasus mutilasi Lok Baintan, Sungai Tabuk di Kabupaten Banjar?

Polisi segera merekonstruksi kasus pembunuhan sadis terhadap Rahmadi alias Madi (21) oleh M Safrudin (19) itu.

“Rencananya akhir bulan November,” terang Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete kepada apahabar.com Senin (26/11) sore.

Kapolsek Sungai Tabuk AKP Idit Aditia menambahkan, rekontruksi kasus pembunuhan sadis akan dilaksanakan di lokasi kejadian.

“Rencananya dilaksanakan di lokasi kejadian penemuan Jenazah Rahmadi (21). Kami terus berkoordinasi dengan Polres Banjar,” ungkapnya.

Pihaknya siap menerjunkan seluruh personel satuan gabungan untuk mengamankan. Reka ulang di lokasi kejadian dibutuhkan untuk memastikan bagaimana kasus mutilasi bisa terjadi.

Baca: Ketika Dendam Berujung Mutilasi di Sungai Tabuk

“Kami juga harus siap nanti di lapangan, menjaminan keselamatan Tersangka M Saf (19). Saat reka ulang berlangsung nantinya,” terangnya.

Ditanya apakah nanti Polda Kalsel akan ikut dilibatkan dalam reka ulang ini? ia menyerahkan penuh ke Polres Banjar.

Seperti diketahui, mayat Rahmadi (21) ditemukan tanpa kepala di pinggiran Jalan Gubernur Syarkawi, Desa Lok Baintan, Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar Selasa (20/11) lalu.

Setelah melakukan berbagai penyelidikan, akhirnya polisi menetapkan M Safrudin alias Amat (19), warga Sei Berangas, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas sebagai tersangka pembunuhan.

Berdasar pemeriksaan, usai menghabisi nyawa Rahmadi, tersangka M Saf membungkus potongan kepala korban menggunakan plastik warna hitam. Kepala dibuang tersangka di Sungai Barito.

Selain menemukan potongan kepala mayat di Pulau Bakut dekat Jembatan Barito, petugas gabungan juga menemukan senjata tajam jenis parang yang diduga digunakan tersangka untuk menghabisi nyawa Rahmadi.
Sejauh kasus ini dikembangkan, motif sementara diduga dendam kesumat tersangka terhadap korban.

Baca: Polisi: Nekat Membunuh karena Sering Di-bully

Infografis/Nazmudin

Penulis: Zepi Al Ayubi
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ke Luar Negeri, DPRD Kalsel Andalkan Penerjemah
apahabar.com

Kalsel

Syamsudin Noor Menyongsong Arus Balik
apahabar.com

Kalsel

Pengaduan Terbanyak Soal Infrastruktur
apahabar.com

Kalsel

Di Birayang, Wabup Berry Singgung Faktor Penentu Pemerintahan Desa
apahabar.com

Kalsel

Objek Wisata Balanting di Halunuk HSS Mulai Dilirik Wisatawan
apahabar.com

Kalsel

Antisipasi Banjir, Polsek Karang Bintang Polres Tanah Bumbu Cek Debit Air
apahabar.com

Kalsel

Penembakan Puluhan Pekerja di Papua, Polda Kalsel Siaga
apahabar.com

Kalsel

Eks Pasar Burung yang Terbakar Pernah Jaya di 2010 hingga 2012
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com