Buntut Demo, Koordinator BEM Kalsel Ahdiat Zairullah Resmi Tersangka Mubadala Petrolium Sosialisasi Pemboran Sumur Eksplorasi Yaqut-1 Upah Minimum Naik Rp 10 Ribu, Buruh Kalsel Meradang Koordinator BEM Kalsel Tersangka, Kuasa Hukum Siap Melawan BREAKING NEWS: Wakil Rektor ULM Penuhi Panggilan Polda Kalsel

Prabowo Bicara Kedubes Australia Pindah ke Yerusalem, Begini Tanggapan yang Muncul

- Apahabar.com Minggu, 25 November 2018 - 16:52 WIB

Prabowo Bicara Kedubes Australia Pindah ke Yerusalem, Begini Tanggapan yang Muncul

Prabowo Subianto Foto Merdeka.com

apahabar.com, JABAR– Calon presiden Prabowo Subianto tidak ikut mengecam pemindahan Kedutaan Besar (Kedubes) Australia di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem memunculkan sejumlah tanggapan.

Sebagaimana dilansir detik, pernyataan soal pemindahan Kedubes Australia ke Yerusalem disampaikan setelah Prabowo berpidato dalam Indonesia Economic Forum 2018 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu (21/11/2018).

Prabowo menjawab pertanyaan wartawan asing soal sikapnya mengenai rencana pemindahan Kedubes Australia dari Tel Aviv ke Yerusalem.

“Untuk pemindahan kedutaan, saya belum membaca soal keputusan Australia memindahkan kedutaannya ke Yerusalem. Kita sebagai pendukung Palestina, kita tentu punya pendapat sendiri, tapi Australia juga merupakan negara independen dan berdaulat, maka kita harus menghormati kedaulatan mereka,” kata Prabowo.

Menanggapi hal itu, Mantan pimpinan Komisi I DPR RI TB Hasanuddin yang menganggap bisa mencederai perjuangan perjuangan umat Islam.

“Pernyataan Prabowo ini juga sangat mencederai perjuangan umat Islam yang terus berjuang memerdekakan Palestina. Menentang Palestina menjadi negara merdeka, sama saja dengan mendukung penjajahan Israel atas Palestina,” ujarnya seperti dilansir rmoljabar.com, Jumat (23/11/2018).

Hasanuddin menilai dipindahkannya Kedubes Australia ke Yerussalem, maka wilayah Palestina menjadi semakin sempit.

“Bahkan Palestina bisa hilang dari peta dunia, karena memang tujuan pemindahan kedubes ini adalah konsep Israel untuk mempersempit ruang gerak bahkan ingin melenyapkan Palestina dari muka bumi,” tandasnya.

Pun dengan Mantan Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi. Tuan Guru Bajang (TGB), begitu biasa disapa, menyayangkan pernyataan yang dikeluarkan Prabowo.

“Saya sangat menyayangkan statement capres Bapak Prabowo Subianto yang menganggap rencana salah satu negara untuk memindahkan kedutaan besarnya ke Yerusalem sebagai hak dan kedaulatan negara tersebut, yang dengan demikian harus dihormati,” ujar TGB dilansir detik, Jumat (23/11/2018).

Sementara itu sekretaris Umum DPP Front Pembela Islam (FPI) Munarman, pihaknya tegas menentang rencana Australia yang ingin memindahkan kedutaan besar di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Sikap ini berbeda dengan calon presiden yang didukung organisasinya, Prabowo Subianto terkait kedubes Australia.

Munarman menegaskan FPI akan konsisten menentang negara yang berencana melakukan hal tersebut.

“Kalau Australia memindahkan kedubes ke Yerusalem, maka sikap FPI tetap konsisten, protes keras ke negara yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel,” ujar Munarman di lansir cnnindonesia, Jumat (23/11/2018).

Sementara itu, juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade coba mengklarifikasi pernyataan Prabowo terkait rencana Australia memindahkan kedutaan besarnya di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Facebook Siapkan Langkah untuk Kawal Pemilu 2019
apahabar.com

Nasional

KPK: 2 Pegawai Positif Covid-19 Masih Jalani Isolasi di Rumah Sakit
apahabar.com

Nasional

Sejarah Mayor Muller, Utusan Belanda yang Lenyap di Belantara Kalimantan
apahabar.com

Nasional

Gubernur Kalteng Minta Maaf Lempar Botol ke Lapangan  

Nasional

Heli Tempur TNI Hilang Kontak di Papua Belum Ditemukan
apahabar.com

Nasional

HUT RI, MUI Tegaskan Peneguhan Pancasila Ideologi Final
apahabar.com

Nasional

Unair Klaim Temukan 5 Senyawa Jadi Obat Covid-19, Berikut Faktanya
apahabar.com

Nasional

Viral Akan Ada Letusan Krakatau dan Gempa 8 SR, Begini Penjelasan BMKG
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com