Habib Banua Sedih Jokowi Legalkan Produksi Miras, Sentil Para Pembisik Presiden Kronologis Penangkapan Penusuk Wildan, Mahasiswa Tanbu yang Tewas Dikeroyok BRAVO! Para Penusuk Wildan Mahasiswa ULM asal Tanbu Diringkus Polisi Transkrip PPK Banjar Terima Rp10 Juta Beredar, Bawaslu Turun Tangan POPULER KALSEL SEPEKAN: Panasnya Sidang MK, Penangkapan Pedofil Tapin, hingga Kisruh Elpiji Langka

Seekor Badak Sumatera di Kalimantan Selamat dari Jebakan

and - Apahabar.com Kamis, 29 November 2018 - 11:33 WIB
and - Apahabar.com Kamis, 29 November 2018 - 11:33 WIB

Seekor Badak Sumatera di Kalimantan Selamat dari Jebakan

Badak Sumatera. Foto-mongabay.co.id

apahabar.com, KUTAI – Seekor Badak Sumatera (dicerorhinus Sumatrensis) berjenis kelamin betina berhasil diselamatkan di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Sebelumnya badak ini masuk ke dalam lubang jebakan (pit trap) nomor 4 di dekat aliran anak Sungai Tunuq pada Minggu (25/11), pukul 07.30 Wita.

“Pada pukul 09.00 Wita seluruh tim penyelamatan berangkat menuju lokasi lubang jebakan. Dan dalam waktu kurang dari 24 jam, badak tersebut dipindahkan dari pit trap ke boma atau kandang angkut,” jelas Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur Sunandar dalam keterangan tertulisnya diterima di Jakarta, Kamis (29/11/2018).

Pemindahan badak -yang kemudian diberi nama Pahu- dari lokasi penangkapan ke Suaka Rhino Sumatra (SRS) Hutan Lindung Kelian Lestari dilakukan pada Selasa (27/11), pukul 16.50 Wita dan tiba di SRS Kelian pada Rabu (28/11), pukul 06.15 Wita.

Baca Juga : Pencipta Spongebob Squarepants Meninggal Dunia

“Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi kesehatan badak Pahu tersebut stabil dan baik,” lanjut Sunandar.

Pemindahan badak Pahu ke SRS Hutan Kelian dilakukan berdasarkan rekomendasi dari tim dokter dan sesuai dengan Peraturan Dirjen KSDAE Nomor P.01/KSDAE/SET/KSA.2/2/2018 tentang Prosedur Operasi Standar Translokasi Badak Jawa, Badak Sumatera dan Badak di Kalimantan.

Badak Sumatera merupakan jenis satwa langka yang termasuk kategori “critically endangered” menurut IUCN. Berdasarkan data Population and Habitat Viability Analysis (PHVA) tahun 2016, populasi satwa ini diperkirakan kurang dari 100 individu di alam.

Selain di Sumatera, satwa ini dapat ditemukan di Kalimantan dalam jumlah yang sangat terbatas.

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

3 Provinsi Jadi Pusat Perhatian Satgas Covid-19
apahabar.com

Nasional

Serangan Roket Iran, Trump: Tak Ada WN Amerika yang Jadi Korban
apahabar.com

Nasional

Seorang Hakim di Balikpapan Terjaring OTT KPK
apahabar.com

Nasional

Ini Prediksi Harga Mobil Esemka Garuda 1 dan Bima
apahabar.com

Nasional

25 Pasutri Nikah Massal
apahabar.com

Nasional

Aturan Distribusi Vaksin Covid-19 Ditarget Rampung Pekan Depan
apahabar.com

Nasional

Ke Australia, Jokowi Bahas Investasi dan Kerja Sama Ekonomi

Nasional

Menggigil hingga Sakit Kepala, Mungkin Gejala Baru Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com