Tragis, Petani Tabalong Tersambar Petir Sepulang Tanam Padi Ssttt.. Rampok Tanah Laut Lolos dari Penyekatan di Hutan Samboja Alasan H2D Kembali Tolak Hasil Rekapitulasi PSU di Banjarmasin Heboh Buronan Kalsel Kabur ke Hutan Samboja, Ternyata Rampok Tanah Laut Batal Tender Jalan di Batola, CV Ridho Menang Gugatan PTUN

Sekardangan Menjadi Kampung Terinovatif di Sidoarjo Berkat Sampah

- Apahabar.com Rabu, 28 November 2018 - 15:16 WIB

Sekardangan Menjadi Kampung Terinovatif di Sidoarjo Berkat Sampah

Ilustrasi menimbang sampah. Foto : akurat.co

apahabar.com, SIDOARJO – Kelurahan Sekardangan menjadi kampung terinovatif di sidoarjo, setelah memanfaatkan sampah untuk beberapa keperluan. Di antaranya dengan menjadikan sampah sebagai pembayaran iuran rutin warga.

Ketua RT 23 RW 07 Kelurahan Sekardangan Sidoarjo, Edi Priyatno mengatakan, “Di kampung ini tidak lagi menggunakan uang untuk pembayaran sampah, namun dapat dilakukan dengan menyetorkan sampah terpilah seperti botol minuman, plastik, kertas dan kardus, dan lainnya.”

Kampung yang terletak di pusat Kota Sidoarjo ini juga menjadi percontohan bagi kampung lainnya, dan termasuk kampung terinovatif dalam program Sidoarjo Bersih dan Hijau (SBH) tahun 2017-2018.

Baca juga : PN Jaksel Belum Pastikan Hakim Dan Panitera Yang Kena OTT

Edi menjelaskan, secara rumus kimia dibutuhkan waktu selama 200 hingga 1.000 tahun agar sampah plastik bisa terurai, juga sampah jenis pempers/popok membutuhkan 550 tahun untuk bisa terurai, dan sampah botol memerlukan waktu untuk terurai sekitar 450 tahun.

“Hal inilah yang menjadi fokus kami di kampung ini, sehingga menjadi perhatian seluruh warga dan masyarakat. Oleh karena itu, sampah yang ada di sekitar kampung kami pilah dan diolah dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Edi mengatakan, gerakan menjadikan Kampung Edukasi Sampah di wilayah Sekardangan diawali ketika kampung itu dinobatkan sebagai desa/kelurahan terinovatif pada SBH tahun 2017-2018.

Gerakan perubahan dalam masyarakat, kata dia, dilakukan bersama-sama dengan mengubah pola pikir masyarakat secara perlahan-lahan agar berperan aktif memperbaiki lingkungannya dari tempat-tempat yang kumuh menjadi tempat yang bersih, hijau, sehat dan asri.

Baca juga : Tiga Penyu Mati Di Pulau Pari Akibat Sampah

Sumber: Antara

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

THR

Nasional

Aturan THR Segera Diumumkan, Tahun Ini Beda
Bunuh IRT

Nasional

Sadis! Penjual Sawit Bunuh IRT, Kepala Korban Dicelup ke Parit Lalu Diseret Ditelanjangi

Nasional

Aliansi Masyarakat Peduli Karst Tolak Pabrik Semen di Kaltim

Nasional

Vaksin Covid-19 Tahap Delapan Tiba, Indonesia Total Terima 62,5 Juta Sinovac
apahabar.com

Nasional

Aneh, Bupati Lantik Diri Sendiri Jadi Kepala Dinas
apahabar.com

Nasional

Mahfud MD: Kejiwaan Penusuk Syekh Ali Jaber Ditentukan di Pengadilan
Lakalantas

Nasional

Penyebab Lakalantas Menewaskan Ibu Muda di Jakarta Terkuak, Dipantik Cekcok Polisi Versus Pegawai Bank
Eric

Nasional

Erick Thohir Ketua MES, AFSI: Terbukti Bawa Banyak Inovasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com