Waspada, Potensi Hujan Disertai Angin Kencang Ancam 9 Wilayah Kalsel Kanwil Kemenkum HAM Kalsel Dorong UMKM Bentuk Perseroan Perseorangan Catat, Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Banjar Berhadiah Umrah Longsor di Maradapan Pulau Sembilan Kotabaru, Puluhan Rumah Terdampak Aksi Heroik Bripka Aan Kotabaru Bantu Ibu Melahirkan di Ambulans

Stok AS Meningkat, Harga Minyak Merosot

- Apahabar.com     Kamis, 29 November 2018 - 09:45 WITA

Stok AS Meningkat, Harga Minyak Merosot

Ilustrasi. Foto-SINDOnews

apahabar.com, New York – Badan Informasi Energi AS (EIA) mencatat kenaikan berkelanjutan dalam persediaan minyak mentah AS, melebihi ekspektasi pasar. Akibatnya, harga minyak dunia merosot pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB).

Stok minyak mentah AS mengalami kenaikan selama 10 minggu berturut, dengan kenaikan 3,6 juta barel dalam pekan yang berakhir 23 November kemari. Hal itu membuat kekhawatiran atas surplus pasokan dan pertumbuhan permintaan yang melorot, menurut laporan mingguan EIA yang dirilis pada Rabu (28/11).

Kendati demikian, para investor tetap tidak yakin apakah kesepakatan tentang pemangkasan produksi akan tercapai selama pertemuan OPEC pekan depan di Wina, karena Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan pada Rabu (28/11) negaranya tidak akan memangkas produksi minyaknya sendirian.

“Arab Saudi tidak akan melakukannya sendiri,” kata Falih, seperti dikutip Reuters, karena kartel minyak dan sekutunya telah mengantisipasi untuk mencapai keputusan yang membawa stabilitas kembali ke pasar.

Para analis mengatakan pernyataan Falih mengisyaratkan bahwa kerajaan itu berusaha untuk mengurangi pasokan global dalam menghadapi tekanan dari Presiden AS Donald Trump, yang telah berulang kali menyerukan kerajaan untuk terus menurunkan harga minyak.

Minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari turun 1,27 dolar AS menjadi menetap di 50,29 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan global minyak mentah Brent untuk pengiriman Januari, turun 1,72 dolar AS menjadi ditutup pada 58,76 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Denmark

Global

Vaksin 70 Persen Warganya, Denmark Bakal Cabut Pembatasan Covid-19
apahabar.com

Global

Indonesia-Taiwan Kerjasama Perlindungan Pekerja Migran
PM Israel

Global

Telepon PM Israel, Presiden AS Minta Kurangi Serangan ke Palestina
Vaksin

Global

Sudah Lebih 600 Ribu Orang Disuntik Vaksin Pfizer Covid-19
Investasi UEA

Ekbis

Dari Komitmen Investasi UEA, Indonesia Raih Rp 642,2 Triliun
apahabar.com

Global

Merasa Dikhianati Boeing, Rusdi Kirana Meradang!
Ivermectin

Global

Ivermectin Ternyata Juga Heboh di Malaysia
Nama Anak

Global

Dear Bunda, Ingat Berikut 12 Nama Anak Dilarang di Berbagai Negara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com