Cuaca Kalsel Hari Ini, Hampir Seluruh Wilayah Cerah Berawan Dana BOS Gencar Disosialisasikan, Berikut Pesan Kadisdik Kapuas Pernah Cekcok, Warga LAS HST Nekat Bacok Rekan Sekampungnya Kakek di Banjarmasin Meninggal Misterius di Hotel, Polisi Lakukan Pemeriksaan Polisi Tewas di Sungai Martapura, Sudah 2×24 Jam Faisal Diperiksa Intens

Suka Minum Kafein Saat Hamil, Bisa Memicu Bayi Lahir Prematur

and - Apahabar.com Senin, 26 November 2018 - 20:33 WIB
and - Apahabar.com Senin, 26 November 2018 - 20:33 WIB

Suka Minum Kafein Saat Hamil, Bisa Memicu Bayi Lahir Prematur

Foto: Detik.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Kebiasaan minum kopi ternyata kurang baik untuk ibu hamil. Sebuah penelitian mengemukakan, wanita yang suka minum kafein selama hamil lebih cenderung memiliki bayi yang berat badannya rendah atau premature.

Penelitian yang dipublikasikan di American Journal of Clinical Nutrition mengambil sampel 941 kelahiran di Irlandia, di mana sang ibu mengonsumsi kafein. Sekitar 40 persen minum kopi, dan selebihnya minum teh.

Dikutip dari New York Post, hasilnya cukup mengejutkan, setiap pengonsumsian 100 miligram kafein setiap hari di trimester pertama dikaitkan dengan bayi lahir dengan berat 2,5 ons lebih rendah dari berat normal. Sedangkan wanita yang mengonsumsi kafein setiap hari dapat melahirkan bayi dengan berat 6 ons lebih rendah.

Bukan hanya berat, namun kafein dikaitkan juga dengan tinggi dan lingkar kepala bayi, serta usia kehamilan. Dalam hal ini, kopi dan teh sama saja.

“Asupan kafein yang tinggi dapat menyebabkan aliran darah yang terbatas di plasenta yang kemudian dapat memengaruhi pertumbuhan janin Ling-Wei Chen, pemimpin penelitian kepada Reuters.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan wanita hamil mengonsumsi kafein kurang dari 300 miligram per hari. Sementara American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menyarankan untuk mengonsumsi hanya 200 miligram sehari.

“Kafein juga dapat melintasi plasenta dengan mudah, dan karena pengeluaran kafein melambat saat kehamilan berlanjut, akumulasi kafein dapat terjadi pada jaringan janin,” jelas Chen.

Walaupun penelitian ini tidak membuktikan secara langsung kaitan kafein dengan perkembangan janin, namun penelitian sebelumnya mendukung bahwa paparan kafein menyebabkan kelahiran yang kurang baik.

 

Sumber: Detik

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Di Tengah Pandemi, Audisi Atak Diang Batola Dimulai
apahabar.com

Gaya

Oppo Ungkap Jeroan Kamera Reno4 F
apahabar.com

Gaya

Melahirkan di Tengah Pandemi, Simak Cara agar Bayi Tak Terinfeksi Virus Corona
apahabar.com

Gaya

Inovatif, Dua Siswi MAN 4 Balangan Ciptakan ‘Jemuran Takut Hujan‘
apahabar.com

Gaya

Cara Maksimalkan Perlindungan Akun di Media Sosial
apahabar.com

Gaya

Waktu Mandi Dapat Pengaruhi Tumbuh Kembang Bayi
apahabar.com

Gaya

Orang Kaya Tertua di Dunia Ternyata Konglomerat Asal Negeri Tetangga
apahabar.com

Gaya

Studi: Jaga Asupan Air Minum Agar Hati Senang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com