Naik, Harga Elpiji Kalsel Diklaim Termurah Se-Kalimantan Megaproyek Gedung Baru DPRD Banjarmasin, Ibnu Sina Buka Suara Lagi, Danau Eks Tambang di Banjar Renggut Korban Jiwa Ironi Gedung Baru DPRD: Orang Miskin di Banjarmasin Makin Banyak Blak-blakan Ibnu Sina Bicara Konsep IKN Nusantara: Jangan Oligarkis & Ngutang

Sunan Pengging dan Syekh Abdul Razak Disebut Berperan dalam Keislaman di Bayan

- Apahabar.com     Kamis, 29 November 2018 - 17:30 WITA

Sunan Pengging dan Syekh Abdul Razak Disebut Berperan dalam Keislaman di Bayan

Adat. Masyarakat adat Bayan menjadikan musyawarah sebagai jalan keluar. Sumber: http://jetsbudaya.blogspot.com

apahabar.com, LOMBOK – Setelah Datu Slam dan Datu Prapen, Kebo Kanigoro yang dikenal dengan Sunan Pengging juga disebut sebagai penyebar Islam di Tanah Lombok. Namun, masyarakat adat bayan juga meyakini nama lain sebagai penyebar Islam, “Syekh Abdur Razak”.

Menurut blog maspanjipatria.blogspot.com, Babad Tanah Jawi menyebutkan pada tahun 1510 M, Sunan pengging (lahir 1472) datang ke Lombok dan menikah dengan putri dari Kerajaan Purwadadi Lombok bernama Dewi Kencana Sari.

Sunan Pengging menyebarkan Agama Islam di daerah Purwa, Pujut dan pindah ke Bayan tahun 1517 dan di Bayan Sunan Pengging dikenal dengan nama Pangeran Mangkubumi.

Sunan Pengging menanamkan tentang prinsip dasar diterima dari gurunya Syekh Siti Jenar Wetu Telu ketika masih di Jawa

Dalam blog itu juga menyebutkan agama Islam menjadi agama negara di Kedatuan Bayan pada tahun 1515 M dan pertama memeluk Agama Islam dari kalangan keluarga Datu Bayan adalah Titi Mas Supakel.

Jika mengacu kepada kepercayaan masyarakat Adat Bayan itu, bahwa yang menyempurnakan keislaman mereka adalah Syekh Abdul Razak setelah sebelumnya ada Kedatuan Islam atau Kerajaan Islam di Bayan dengan pimpinan Datu Slam.

Apakah mungkin Syekh Abdul Razak itu merupakan Kebo Kanigoro atau Sunan Pengging yang pindah ke Bayan sesuai tulisan dalam Blog maspanjipatria.blogspot.com.

Sedangkan dalam Babad Lombok menyebutkan bahwa Sunan Prapen meninggalkan Raden dari Sumuliya dan Raden Salut untuk bertanggung jawab mempertahankan Islam di Lombok.

Atau, apakah Syekh Abdul Razak itu merupakan Raden dari Sumuliya? Menarik untuk dibahas dan dikaji siapa sebenarnya Syekh Abdul Razak yang dipercaya oleh masyarakat adat Bayan sebagai seorang wali penyebar Islam.

Baca Juga: Sunan Prapen, Penyebar Islam di Tanah Lombok

 

Sumber: Antara

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Religi

Muadzin di Zaman Rasulullah SAW Ternyata Bukan Hanya Bilal
apahabar.com

Religi

Kisah Sumur Zamzam yang Tak Pernah Kering Sepanjang Zaman
apahabar.com

Religi

Habib Tuna Netra Asal Yaman, Ungkap Keistimewaan Haul Abah Guru Sekumpul
apahabar.com

Religi

Alasan Guru As’ad Mengundurkan Diri dari Majelis Masjid Sungai Jingah Banjarmasin
apahabar.com

Religi

Menguji Anak Gembala, Sayidina Umar Dibuat Meneteskan Air mata
apahabar.com

Religi

Sesali Perang Badar, Anas bin Nadhar Jemput Syahid di Perang Uhud
apahabar.com

Religi

Kisah Wali Allah di Banua, Makam Datu Nuraya Disebut Terpanjang di Dunia
apahabar.com

Religi

Amalan Jumat Terakhir Bulan Rajab
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com