Ssttt.. Satu Pembunuh Perawat RSDI Banjarbaru Lolos Penyergapan di Jawa Laut Cerita Relawan Banjar: Pahitnya Daun Sungkai Bisa Menyembuhkan Bantu Pasien Isoman, Menteri Muhadjir Pantau Asman Toga di Banjarmasin Utara Cerita Penggali Makam Jenazah Covid-19 di Tabalong: Semangat Kemanusiaan Kalahkan Ketakutan Ramai-Ramai Vaksinasi Massal, HSS Kekurangan Stok

Terdakwa Pencurian Motor di Masjid Menyesal, Pasrah Diganjar 1 Tahun 6 Bulan

- Apahabar.com     Rabu, 21 November 2018 - 20:27 WITA

Terdakwa Pencurian Motor di Masjid Menyesal, Pasrah Diganjar 1 Tahun 6 Bulan

Fajri ditemui usai persidangan. (apahabar.com/edy)

apahabar.com, BANJARMASIN– Ahmad Fajri alias Fajri terlihat lemas saat mendengar vonis dari hakim 1 tahun enam bulan. Di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin, pemuda 24 tahun tersebut didakwa percobaan pencurian sepeda motor.

Warga Desa Belawang Kabupaten Batola itu harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Hakim menilai, ia terbukti melakukan percobaan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) pada Kamis 24 Mei 2018 silam.

Pada sidang dengan agenda putusan itu, Hakim Ketua Rosmawati membacakan langsung putusan di hadapan terdakwa dan jaksa penuntut umum.

Dalam amar putusan bahwa terdakwa terbukti bersalah, sesuai dengan dakwaan dari JPU, yakni Pasal 362 KUHP tentang Tindak Pencurian dengan Pemberatan.

“Menimbang bukti dan kesaksian, terdakwa Ahmad Fajri divonis dengan hukuman 1 tahun 6 bulan dan membayar uang perkara sebesar Rp 2.500,” ujarnya dalam persidangan, Rabu (22/11) sore.

Vonis tersebut sesuai dengan tuntutan yang dilayangkan JPU. Mendengar putusan tersebut, baik Jaksa Penuntut Umum (JPU) Riky Pasaribu maupun terdakwa, menerima putusan saat ditanya Majelis hakim.

Usai sidang Fajri mengatakan, bahwa perbuatannya itu dilakukan karena tuntutan ekonomi.

“Saya terpaksa mencuri, karena tidak mempunyai pekerjaan dan uang, jadi mencuri merupakan jalan pintas,” kata Fajri kepada apahabar.com

Kasus yang menyeret terdakwa ke meja hijau berawal 24 Mei 2018. Sekitar pukul 14.45 wita korban Edi Lombong datang ke masjid Al Hidayah, jalan Brigjen Hasan Basri Kelurahan Alalak Banjarmasin Utara bermaksud salat Ashar.

Sampai di tempat parkir, korban memarkir sepeda motornya dan membuka jok untuk menaruh helm. Namun saat hendak meninggalkan sepeda motornya, korban lupa mencabut kunci sepeda motornya.

Di saat bersamaan, terdakwa datang ke masjid tersebut untuk istirahat karena kehabisan uang. Namun saat melewati tempat parkir, perhatiannya tertuju pada sepeda motor korban yang kuncinya masih menggantung.

Hal tersebut membuat niat jahatnya timbul untuk mengambil sepeda motor Yamaha Jupiter Z DA 3510 SR milik korban.

Editor: fariz

Reporter: apc01

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Ribuan Personel Pengamanan Ketupat Intan 2021 Disiapkan, Petugas Diminta Jangan Kaku
apahabar.com

Nasional

Gerhana Matahari Hari Ini, Berikut Perkiraan Waktunya di Indonesia
apahabar.com

Nasional

Ombudsman RI: Siapa yang Ambil Untung dari Rapid Test?
apahabar.com

Nasional

LSM: Perlu Pengawasan Ketat untuk Kelestarian Hiu
apahabar.com

Nasional

Hipmi Ingatkan Dampak Buruk Pelarangan Ekspor Nikel
apahabar.com

Kalsel

Ops Intan 2019, Kapolres Banjar Tekankan Tindakan Simpatik
apahabar.com

Kalsel

Horee! PLN Perpanjang Keringanan Tagihan hingga Desember 2020
apahabar.com

Kalsel

Berkah di Tengah Wabah, ‘Pengusaha Travel’ di Kotabaru Raup Untung Jutaan Rupiah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com